By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Bakercab GMNI Bandung Desak DPRD Kota Bandung Tolak LKPJ Pemkot Bandung
DPK GMNI IPB Soroti Dampak Reklamasi dan Tol Laut terhadap Nelayan Cilincing
Hantu Film Pesta Babi: Seseram Apakah bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran?
Soekarno, Marhaenisme, dan Krisis Demokrasi Modern
Lanjutkan Program Bersama PA GMNI, PERADI UTAMA Buka PKPA Beasiswa Murni Batch 3 untuk Kader GMNI se-Indonesia

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Mengedepankan Prinsip Kesetaraan Hukum dalam Kasus Sekjen PDI Perjuangan

Eko Zaiwan
Eko Zaiwan Diterbitkan : Senin, 6 Januari 2025 | 14:54 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Ilustrasi KPK vs Hasto Kristianto (Desain Foto: Redaksi)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Kasus permintaan penjadwalan ulang pemeriksaan oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam statusnya sebagai tersangka suap yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi sorotan publik. Permintaan tersebut memunculkan berbagai respons, terutama terkait prinsip kesetaraan hukum dan akuntabilitas pejabat publik.

Dalam konteks pemberantasan korupsi, transparansi dan kooperasi merupakan nilai yang harus dijunjung tinggi, khususnya oleh para tokoh politik. Indonesia adalah negara hukum, di mana semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di depan hukum. Permintaan penjadwalan ulang pemeriksaan oleh seorang tokoh politik dapat menimbulkan kesan adanya upaya penghindaran tanggung jawab. Jika tidak dikelola dengan baik, hal ini berpotensi melemahkan kepercayaan masyarakat terhadap independensi dan kredibilitas penegakan hukum.

Dalam hal ini, penting bagi KPK untuk menunjukkan ketegasan dan konsistensi dalam menerapkan aturan tanpa pandang bulu. Setiap langkah yang diambil harus tetap dalam koridor hukum, sehingga publik dapat melihat bahwa KPK tidak terpengaruh oleh tekanan politik atau jabatan tertentu.

Sebagai seorang Sekretaris Jenderal partai politik besar, Hasto Kristiyanto memiliki tanggung jawab moral untuk menunjukkan komitmennya terhadap pemberantasan korupsi. Ketidakhadiran atau permintaan penjadwalan ulang, jika tidak didukung oleh alasan yang valid dan dapat diterima secara hukum, hanya akan mencoreng citra partai dan dirinya sendiri. Publik mengharapkan tokoh politik untuk menjadi contoh dalam menghormati proses hukum. Sikap kooperatif terhadap KPK merupakan wujud penghormatan terhadap supremasi hukum dan penegasan bahwa partai politik berkomitmen pada transparansi dan integritas.

Kasus ini tidak hanya menjadi ujian bagi Hasto Kristiyanto secara pribadi, tetapi juga bagi PDIP sebagai institusi politik. Sebagai partai pemenang pemilu, PDIP memegang tanggung jawab besar untuk menjadi teladan dalam membangun budaya politik yang bersih dan akuntabel. Sikap partai dalam mendukung atau memfasilitasi proses hukum terhadap kadernya akan berdampak langsung pada citra dan kepercayaan masyarakat terhadap partai tersebut.

Baca Juga:   Murnikah 3 Pimpiman DPP GMNI Berbicara Persatuan untuk Menyatukan Kembali GMNI?

Jika partai terlihat tidak mendukung pemberantasan korupsi atau justru terkesan melindungi kader yang bermasalah, hal ini dapat menggerus elektabilitasnya di mata publik. Sebaliknya, jika PDIP mengambil sikap tegas dengan mendukung penuh proses hukum, hal ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan masyarakat. Sebagai lembaga antikorupsi, KPK harus menunjukkan independensi dan keberanian dalam menangani kasus-kasus besar, termasuk yang melibatkan tokoh politik penting. Penundaan pemeriksaan tidak boleh menjadi preseden buruk yang dapat dimanfaatkan oleh pihak lain untuk menghindari proses hukum.

KPK harus memastikan bahwa penanganan kasus ini berjalan secara transparan, adil, dan profesional. Permintaan penjadwalan ulang pemeriksaan oleh Sekjen PDIP adalah ujian bagi berbagai pihak: Hasto Kristiyanto, PDIP, dan KPK. Publik berharap ketiganya dapat menunjukkan komitmen terhadap supremasi hukum dan pemberantasan korupsi. Hasto harus menunjukkan sikap kooperatif, PDIP harus mendukung proses hukum secara terbuka, dan KPK harus konsisten dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

Hanya dengan menjaga prinsip kesetaraan hukum, akuntabilitas, dan transparansi, kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum dan politik dapat dipulihkan. Keberanian untuk menghadapi proses hukum dengan terbuka adalah langkah penting menuju budaya politik yang lebih sehat dan berintegritas.


Penulis: Eko Zaiwan, Alumni GMNI.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Bakercab GMNI Bandung Desak DPRD Kota Bandung Tolak LKPJ Pemkot Bandung
Senin, 11 Mei 2026 | 17:58 WIB
DPK GMNI IPB Soroti Dampak Reklamasi dan Tol Laut terhadap Nelayan Cilincing
Senin, 11 Mei 2026 | 17:16 WIB
Hantu Film Pesta Babi: Seseram Apakah bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran?
Senin, 11 Mei 2026 | 12:16 WIB
Soekarno, Marhaenisme, dan Krisis Demokrasi Modern
Minggu, 10 Mei 2026 | 19:33 WIB
Lanjutkan Program Bersama PA GMNI, PERADI UTAMA Buka PKPA Beasiswa Murni Batch 3 untuk Kader GMNI se-Indonesia
Minggu, 10 Mei 2026 | 01:02 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Foto: Pernyataan Sikap GMNI Jakarta Selatan. MARHAENIST

Pernyataan Sikap GMNI Jaksel: Cabut UU TNI dan RUU Kepolisian Negara serta Mendesak Reformasi Kepolisian yang Demokratis

Proses Historis: Dari Militerisme Orde Baru Ke Reformasi Yang Mandeg Sejarah Indonesia…

Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo, Prabowo Subianto, Pertandingan Melawan Korupsi

MARHAENIST - Indonesia memulai sebuah era baru, memilih presiden secara langsung pada…

Bantah Sakit, Prabowo Jogetan di Depan Jokowi

Marhaenist.id, Jakarta - Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dikabarkan sakit…

GMNI Berduka, H Soenardi Ex Presidium GMNI 1976 – 1979 Telah Berpulang Disisi Tuhan Yang Maha Esa

Marhaenist.id, Tengsel - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) saat ini dilanda kesedihan…

DPD GMNI Jatim Desak Pemerintah Prabowo-Gibran Pertimbangkan Ulang Kenaikan PPN 12%

Marhaenist, Surabaya – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI)…

Rayakan Dies Natalis GMNI Ke-70, DPK GMNI UIN Jakarta Bagikan Takjil Gratis di Ciputat

Marhaenis.id, Jakarta - Dewan Pengurus Komisariat GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Universitas…

Tiga Komponen Marhaenisme

Marhaenist.id - Salah satu karya agung Soekarno di lapangan pemikiran adalah Marhaenisme.…

Tigalisme, Klimaks Kehancuran GMNI: Persatuan???

Marhaenist.id - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), sebagai organisasi kader yang lahir…

Pengembangan Koperasi Listrik Zambia

Marhaenist - Delegasi pemerintah dari Zambia tiba di Nashville, Tennessee, untuk menghadiri…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?