By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Indonesiana

Mengapa PDI Perjuangan Memecat Joko Widodo?

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Rabu, 18 Desember 2024 | 04:44 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
Foto: Joko Widodo dan Surat Pemecatanya/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – PDI Perjuangan resmi memecat pemecatan Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, Bobby Nasution, dan 27 kader lainnya dari keanggotaan partai berlambang kepala banteng hitam itu. Keputusan pemecatan ini tertuang lewat surat keputusan terpisah tertanggal 4 Desember 2024.

Melalui Surat Keputusan Nomor 1649/KPTS/DPP/XII/2024, PDIP menjelaskan bahwa pemecatan terhadap mantan presiden itu dari keanggotaan partai lantaran sikap dan tindakan yang dilakukan Joko Widodo dinilai telah melanggar aturan partai.

Menurut Mohamad Guntur Romli, Politisi PDI Perjuangan dalam media sosial Facebooknya, Selasa (16/12/2024), Joko Widodo dipecat karena telah melanggar prinsip-prinsip utama partai, mencederai semangat demokrasi, dan bertindak bertentangan dengan konsep negara hukum yang menjadi dasar perjuangan bangsa.

Beberapa alasan utama pemecatan tersebut seperti yang dikatakan Mohamad Guntur Romli meliputi:

1. Merusak Demokrasi

Joko Widodo telah melakukan langkah-langkah yang mengikis prinsip demokrasi, baik melalui kebijakan maupun tindakan yang melanggengkan praktik oligarki dan mengabaikan aspirasi rakyat.

2. Korupsi yang Merajalela

Di bawah kepemimpinan Joko Widodo, terdapat indikasi kuat bahwa tindak korupsi terus berkembang tanpa pengawasan efektif, melemahkan kepercayaan publik terhadap lembaga negara.

3. Penyalahgunaan Kekuasaan

Joko Widodo dianggap menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi dan kelompok tertentu, melanggar batas-batas etika politik yang telah diatur oleh partai dan konstitusi negara.

4. Pelanggaran Prinsip Partai

Sebagai anggota partai, Joko Widodo tidak mematuhi pedoman dan arahan partai yang jelas, termasuk dalam mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Foto: Saat Abidin Fikri memaparkan materi Sosialisasi Empat Pilar dihadapan Mahasiswa Yogjakarta, Senin (20/4/2026) (Dok. Abidin Fikri)/MARHAENIST.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
Senin, 20 April 2026 | 23:18 WIB
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Senin, 20 April 2026 | 22:09 WIB
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
Senin, 20 April 2026 | 21:21 WIB
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
Senin, 20 April 2026 | 13:49 WIB
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa
Senin, 20 April 2026 | 12:35 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Prabowo Subianto di Asrama Perguruan Tinggi (API) Pondok Pesantren Salafi Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. FILE/Twitter @prabowo

Kunjungan Prabowo ke Kiai NU Dinilai Sebagai Upaya Garap Suara Umat

Marhaenist - Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menyatakan…

GMNI Situbondo Tolak Pemberian Gelar Pahlawan Nasional Kepada Soeharto

Marhaenist.id, Situbondo - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Resah Terhadap Kondisi Bangsa, GMNI Ikut Serta Dalam Aksi #IndonesiaGelap di Depan Istana Presiden

Marhaenist.id, Jakarta - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ikut ambil bagian dalam…

Para aktivis berkumpul selama pertemuan musim gugur tahunan IMF untuk memprotes pendanaan bahan bakar fosil di seluruh dunia. FOTO: AFP

IMF dan Bank Dunia Dituntut Tangani Perubahan Iklim

Marhaenist - Puluhan pengunjuk rasa berdemonstrasi di luar tempat pertemuan tahunan Dana…

Gelar Diskusi Publik, GMNI Jaksel: Ada Bayang-Bayang Otoritarianisme dalam Wacana Pilkada Tidak Langsung

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

GMNI Bersama Masyarakat Mamuju Tengah Gelar Aksi di Kantor ATR/BPN, Desak Pencopotan Kepala BPN

Maehaenist.id, Mamuju Tengah -Puluhan kader dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang…

GMNI Dibelah-Belah, Tanggungjawab!!!

Marhaenist.id - Perpecahan dalam tubuh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia menurut saya bukanlah…

DPC GMNI Jakarta Timur Audiensi dengan BAWASLU Jakarta Timur Bahas Penguatan Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Marhaenist.id, Jakarta Timur – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Kembalikan Kedaulatan Aggraria di Desa Pamboborang

Marhsenist.id - Kedaulatan agraria adalah suatu kondisi di mana suatu negara, khususnya…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?