By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Reforma Agraria dan Krisis Keadilan Sosial
Ketua GMNI NTT Desak Presiden Prabowo Tetapkan Perangkat Desa sebagai ASN atau PPPK
Paul Finsen Mayor: Negara Harus Membaca Budaya Geopolitik Papua, Bukan Memaksakan Modal
GMNI Jakarta Selatan Serukan Aksi Solidaritas untuk Laras Faizati dan Aktivis yang Dikriminalisasi
Etika Negara Demokrasi: Ketika Kekuasaan Harus Tunduk pada Kepercayaan Rakyat

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Lakukan Kunjungan ke Daerannya, GMNI Mataram Gelar Aksi Damai: Wapres Gibran Cuma Bisa Omon-Omon

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 2 Agustus 2025 | 03:57 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Player aksi damai DPC GMNI Mataram di perempatan Islamic Center, Jumat (1/8/2025) mengenai evaluasi terhadap 285 hari masa kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Mataram – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Mataram menggelar aksi damai di perempatan Islamic Center, Jumat (1/8/2025), sebagai bentuk evaluasi terhadap 285 hari masa kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Aksi itu pula berlangsung bertepatan dengan kunjungan Wapres ke Mataram untuk menghadiri penutupan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS).

Dalam aksi tersebut, para kader GMNI menyampaikan orasi secara bergiliran dan membagikan selebaran berisi kritik tajam terhadap kinerja Wapres Gibran, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kecintaannya terhadap Bangsa dan Negara. Aksi berlangsung tertib namun kami mendapat tekanan secara verbal oleh aparat kepolisian agar kami tidak melanjutkan aksi.

Ketua DPC GMNI Kota Mataram, Satya Ubhaya Sakti, menegaskan bahwa aksi ini bukan bentuk penolakan terhadap kedatangan Wakil Presiden ke Nusa Tenggara Barat, melainkan bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa untuk melakukan kontrol sosial atas janji-janji politik yang dinilai belum terealisasi secara konkret.

“Kami menghormati kehadiran Wapres ke NTB. Namun, sebagai organisasi yang berpihak pada kepentingan rakyat, kami merasa perlu menyampaikan evaluasi terbuka. Janji penciptaan 19 juta lapangan kerja yang digaungkan saat kampanye, hingga hari ini belum terlihat wujud nyatanya. Justru yang terjadi, data menunjukkan ribuan pekerja mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) di awal masa pemerintahan ini” ujar Satya.

Mengacu pada laporan serikat buruh, tercatat sekitar 60 ribu buruh di berbagai sektor telah kehilangan pekerjaan hanya dalam tiga bulan pertama 2025. Sementara data resmi Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sebanyak 42.385 orang di-PHK sepanjang Januari hingga Juni 2025.

“Tidak semua anak muda Indonesia seperti mas Wapres, punya privilege, yang bahkan bisa membuat aturan menyesuaikan terhadap dirinya” Sambung Satya.

Baca Juga:   Peringati Dies Natalis Ke 70, DPK GMNI STAI YPIQ Baubau Gelar Diskusi Publik dalam Menyambut PILKADA Serentak 2024

Selain itu, GMNI juga menyoroti ketimpangan perhatian antara kegiatan seremonial dan penanganan persoalan mendasar masyarakat. Menurut Satya, pembangunan daerah harus diarahkan pada hal-hal yang lebih substansial, seperti pendidikan, pengentasan pengangguran, dan pemerataan akses ekonomi.

“Kami mendesak Gubernur NTB agar tidak sekadar hadir dalam agenda-agenda simbolik, tetapi benar-benar bekerja menangani persoalan yang dihadapi rakyat di daerah, seperti tingginya angka pengangguran, akses pendidikan yang belum merata, dan ketimpangan sosial-ekonomi,” tegasnya.

Aksi ini merupakan bentuk konsistensi DPC GMNI Kota Mataram dalam menjalankan fungsi kontrol sosial serta menyuarakan kepentingan rakyat, baik di tingkat lokal maupun nasional. GMNI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal jalannya pemerintahan secara kritis dan bertanggung jawab demi terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Reforma Agraria dan Krisis Keadilan Sosial
Kamis, 15 Januari 2026 | 15:13 WIB
Ketua GMNI NTT Desak Presiden Prabowo Tetapkan Perangkat Desa sebagai ASN atau PPPK
Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08 WIB
Paul Finsen Mayor: Negara Harus Membaca Budaya Geopolitik Papua, Bukan Memaksakan Modal
Kamis, 15 Januari 2026 | 09:03 WIB
GMNI Jakarta Selatan Serukan Aksi Solidaritas untuk Laras Faizati dan Aktivis yang Dikriminalisasi
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:27 WIB
Etika Negara Demokrasi: Ketika Kekuasaan Harus Tunduk pada Kepercayaan Rakyat
Rabu, 14 Januari 2026 | 22:55 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Anak Yang Terlibat Judi Online Harus Ditangani Dengan Cara Pendekatan Psikologis

Marhaenist - Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kementerian…

Menjelang 100 Hari Pemerintahan WS-HADIR, GMNI Mamasa Serukan Refleksi Pancasila sebagai Dasar Kepemimpinan

Marhaenist.id, Mamasa - Jelang Hari Lahir Pancasila, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Wacana Penulisan Ulang Sejarah Indonesia, GSNI Surabaya Khawatir Bentuk Pengkhianatan Integritas Bangsa

Marhaenist.id, Surabaya - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI)…

Ekonomi Lesu, Larangan Jual Rokok Ketengan Sangat Tidak Tepat

Marhaenist - Ekonom menilai larangan menjual rokok eceran sangat tidak tepat di…

GMNI Kiamat?

Marhaenist.id - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) pernah berdiri gagah sebagai kawah…

Gelar Sarasehan, GMNI Surabaya: Teguhkan Persatuan Kader, Akhiri Dualisme Kepemimpinan

Marhaenist.id, Surabaya - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Picuh Kemarahan Rakyat hingga Lahirnya Gerakan Bubarkan DPR, Inilah Deretan Anggota DPR RI yang Dianggap Kontroversial!

Marhaenist.id - Beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) belakangan…

Ancaman Pidana dan Krisis Penegakan Hukum: Vakum Badan Sengketa PDP

Marhaenist.id - UU PDP dan Fondasi Keamanan Hukum - Undang-Undang Nomor 27…

Krisis Penyerapan Susu Lokal Menuai Aksi Simbolis Mandi Susu di Boyolali

Marhaenist.id - Sabtu (9/11/2024) lalu terjadi aksi simbolis mandi susu di Tugu Susu…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?