By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Rumah Kelahiran Sang Fajar Bung Karno

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Infokini

KSP Akselerasi Percepatan Program Prioritas Reforma Agraria di Kabupaten Malang

Indo Marhaenist
Indo Marhaenist Diterbitkan : Kamis, 3 November 2022 | 16:47 WIB
Bagikan
Waktu Baca 5 Menit
Kunjungi Kabupaten Malang Tenaga Ahli Utama KSP Akselerasi Percepatan Program Prioritas Jokowi Reforma Agraria. MARHAENIST
Bagikan

Marhaenist – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia Usep Setiawan melakukan kunjungan di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kunjungan dilakukan di Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare dalam rangka menghadiri undangan masyarakat dari Kelompok Tani Mandiri Jawa Timur. Dalam kunjungannya Usep Setiawan memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait program prioritas Pemerintah Jokowi yaitu reforma agraria, Kamis, (03/11/2022).

Kelompok Masyarakat (Pokmas) Petani Penggarap “Wono Nggayuh Becik” di Desa Arjowilangun bersama Kelompok Tani Mandiri Jawa Timur mengundang Tenaga Ahli Utama KSP juga berkaitan kebutuhan masyarakat untuk lebih mengerti berkaitan Tanah Obyek Reforma Agraria, redistribusi tanah dan juga program pemberdayaan masyarakat paska redistribusi.

Di desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare sendiri terdapat tanah obyek reforma agraria (TORA) sebagai tanah negara eks perkebunan Belanda yang dikenal sebagai hak erpagh yang menjadi obyek reforma agraria. Masyarakat petani penggarap memiliki riwayat desa yang dibacakan setiap tahun sekali dalam hajat “Bersih Desa” dimana dari cerita yang ada kawasan itu menjadi desa sejak kedatangan bekas Laskar Diponegoro sebagai Demang (pimpinan kepala desa) disana yang menjadi salah satu pionir (perintis desa). Warga menghuni lokasi di desa tersebut secara turun temurun.

Dalam sosialisasi yang dilaksanakan Tenaga Ahli Utama KSP Usep Setiawan yang juga dikenal sebagai aktivis senior Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) ini menjelaskan tugas dalam kapasitas Tenaga Ahli Utama KSP, diantaranya, pertama untuk mengakselerasi percepatan program pemerintah Jokowi diantaranya program prioritas yang ada dalam Nawacita yaitu reforma agraria. Kedua untuk melancarkan jika ada persoalan di lapangan untuk memastikan kelancaran dan ketepatan program. Ketiga untuk mengkomunikasikan baik dari grass root ke pemerintah pusat maupun antar stake holder terkait di beberapa jenjang.

Baca Juga:   Warga Kebun Sayur Geruduk Polda: Stop Kriminalisasi, Intimidasi, dan Provokasi terhadap Warga!

Pengundang dari Gabungan Kelompok Masyarakat (Gapokmas) Tani Mandiri Jawa Timur melalui ketuanya Hadi Sucipto serta Pembina Marjoko nampak turut mendampingi di kegiatan tersebut. Kegiatan juga mengundang unsur Forkopimda Pemkab Malang, unsur GTRA (Gugus Tugas Reforma Agraria) Kabupaten Malang meski tidak nampak di lokasi kehadirannya. Nampak turut hadir Muspika Kecamatan Kalipare, Kepala Desa Arjowilangun, Ketua dan Pengurus Pokmas ‘Wono Gayuh Becik’ Ponimin, juga tokoh masyarakat dan warga petani penggarap.

Ponimin selaku Ketua Pokmas Wono Gayuh Becik, mengajukan harapan warga agar dapat ikut program Pemerintah Jokowi redistribusi tanah untuk rakyat. Warga Malang yang turun temurun berasal dari wilayah Bagelen Jawa Tengah ini menyebut bahwa memiliki tanah sendiri dan legalitas tanah adalah hal yang sudah lama menjadi impian bagi petani penggarap.

“Kami petani penggarap, yang selama ini sudah memanfaatkan tanah tersebut menjadi tanah garapan kami petani membutuhkan tanah,” katanya.

Dalam kesempatan itu Kepala Desa Arjowilangun Kuswanto, juga menyampaikan terimakasih atas kunjungan dari KSP di Desa Arjowilangun.

Usep Setiawan menyampaikan salam dari Moeldoko Kepala Kantor Staf Presiden RI kepada warga Desa Arjowilangun yang disambut tepuk tangan warga. Tenaga Ahli Utama KSP yang juga penulis buku “Kembali Ke Agraria” dan beberapa kolom di surat kabar nasional ini menegaskan bahwa sudah menjadi tugas dari staf KSP untuk turun ke basis mendengar dan mengetahui jika ada permasalahan terkait program presiden di masyarakat.

Usep juga mengapresiasi upaya petani penggarap sebagaimana Pokmas setempat dalam memohonkan haknya atas tanah kepada negara sudah tepat dan tinggal bagaimana prosedur selanjutnya ditaati dan utamanya bagaimana program yang ada benar-benar bisa berkontribusi pada kemakmuran rakyat sebagaimana juga diatur dalam Peraturan Presiden No 86 tahun 2018 tentang Reforma Agraria terutama yang berkaitan dengan percepatan penyelesaian permasalahan tanah di Indonesia.

Baca Juga:   Polda Metro Jaya Jakarta Didatangi Warga Kebun Sayur, Tuntut Pembebasan Pak Juned dan Pak Jumadi Tanpa Syarat

“Presiden Indonesia Bapak Joko Widodo sudah memberikan dasar hukum yang jelas dalam menyelesaikan sengketa tanah di negara ini. Bahwa tanah dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa bagi seluruh Bangsa Indonesia pada tingkatan tertinggi dikuasai oleh negara dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat,” katanya.

Menurut Tenaga Ahli Utama KSP ini masyarakat perlu paham bahwa Reforma Agraria adalah berkaitan penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, serta pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan. Terutama penataan aset disertai dengan penataan akses untuk kemakmuran rakyat Indonesia.

“Jajaran pemerintahan dari pusat sampai ke desa tentunya wajib menyukseskan program pemerintah pak Jokowi untuk mengusahakan kemakmuran rakyat seperti reforma agraria ini,” ungkapnya.

Perhelatan acara nampak berjalan lancar penuh kesederhanaan dan diwarnai antusiasme warga desa sepanjang acara berlangsung.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB
Rumah Kelahiran Sang Fajar Bung Karno
Minggu, 11 Januari 2026 | 13:43 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Kucing Hitam Atau Kucing Putih dan Deng Xiaoping

MARHAENIST - Ketika mendengar ungkapan "Kucing Hitam Kucing Putih", pikiran tentang kucing…

Buntut Hina Suporter Persib dan Suku Sunda, GMNI Secara Tidak Hormat Pecat Youtuber Resbob

Marhaenist.id, Surabaya — Youtuber Muhammad Adimas Firdaus Putra Nasihan atau yang dikenal…

Kunjungi Pasar Tomohon, Ganjar Ingin Wujudkan Harga Bahan Pangan Murah

Marhaenist.id, Manado - Ganjar Pranowo ingin mewujudkan harga bahan pokok murah bagi…

IMM dan GMNI Riau: Reformasi Polri Harus Tunduk pada Mandat Konstitusi, Bukan jadi Komoditas Politik Kekuasaan

Marhaenist.id, Pekanbaru – Koalisi Masyarakat Sipil yang terdiri dari IMM dan GMNI…

UKT Naik, Mahasiswa Tercekik, GMNI Surabaya: Pemerintah Tidak Berpihak Pada Pendidikan

Marhaenist.id, Surabaya - Maraknya gelombang protes mahasiswa akibat melejitnya Uang Kuliah Tunggal…

Pulau Buru dan Pengarahan Tenaga Kerja Tapol

Marhaenist.id - Pada tahun 1969, 800-an tahanan politik yang dituduh terlibat dalam…

Jokowi Contoh Teladan Bapak Nepotisme

Marhaenist.id, Jakarta- Pengamat politik, Eep Saefullah Fatah dalam video terbaru, secara terang-terangan…

Menimbang Arah Indonesia dari Cermin Sejarah

Marhaenist.id - “Sejarah berulang,” begitulah teori klasik yang mengonfirmasi bacaan kita tentang…

Front Marhaenis Ditengah Kekacauan Politik, Hukum, dan Ekonomi Indonesia Hari Ini

Marhaenist.id - Indonesia hari ini berada dalam pusaran kekacauan politik, hukum, dan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?