By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Bakercab GMNI Bandung Desak DPRD Kota Bandung Tolak LKPJ Pemkot Bandung
DPK GMNI IPB Soroti Dampak Reklamasi dan Tol Laut terhadap Nelayan Cilincing
Hantu Film Pesta Babi: Seseram Apakah bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran?
Soekarno, Marhaenisme, dan Krisis Demokrasi Modern
Lanjutkan Program Bersama PA GMNI, PERADI UTAMA Buka PKPA Beasiswa Murni Batch 3 untuk Kader GMNI se-Indonesia

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

UKT Naik, Mahasiswa Tercekik, GMNI Surabaya: Pemerintah Tidak Berpihak Pada Pendidikan

Marhaenist Indonesia
Marhaenist Indonesia Diterbitkan : Rabu, 22 Mei 2024 | 17:01 WIB
Bagikan
Waktu Baca 5 Menit
Foto: Jajaran Pengurus DPC GMNI Surabaya Periode 2022-2024 (Dok Istimewa)/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id, Surabaya – Maraknya gelombang protes mahasiswa akibat melejitnya Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mencerminkan absennya keberpihakan pemerintah terhadap mahasiswa, terutama mahasiswa dengan ekonomi menengah kebawah.

Sejumlah isu yang berkembang di media sosial baik podcast maupun curahan hati mahasiswa, berita online maupun surat kabar bahwa kenaikan biaya UKT didominasi oleh PTN pada lingkungan Kementerian Pendidikan & Kebudayaan, Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud).

Fenomena kenaikan UKT pada PTN tersebut turut direspon Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Surabaya karena hanya memperbolehkan masyarakat kelas atas atau orang kaya di Indonesia untuk bisa mengeyam pendidikan tinggi di PTN.

“Kami meminta agar Kemendikbud meninjau ulang atas fenomena baru, dengan beberapa terobosan kebijakan dengan menghadirkan keberpihakan terhadap pendidikan yang setara, layak, berkualitas, dan dapat dijangkau oleh masyarakat dengan ekonomi menengah kebawah yang mempunyai mimpi dalam mewujudkan generasi emas 2045,” ujar Wakil Kepala Bidang Sosial Politik DPC GMNI Surabaya, Wahyu W. Kurniawan dalam keterangan persnya, Rabu (22/5/2024).

Selain itu, DPC GMNI Surabaya menyayangkan pernyataan pesimis yang di sampaikan oleh Plt Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kemnendikbudristek Tjitjik Sri Tjahjandarie dengan mengatakan bahwa “Pendidikan tinggi merupakan pendidikan tersier atau pilihan yang tidak masuk dalam wajib belajar 12 tahun” yang disampaikannya Rabu (16/5/2024) di Kantornya.

“Pernyataan yang dilontarkan Tjahjandarie tersebut adalah pendapat pesimis dan pendapat pesimis itu dibenarkan olehnya,” sambung Wahyu W. Kurniawan.

DPC GMNI Surabaya juga mendesak agar Plt Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kemendikbudristek tersebut mengundurkan diri dari jabatannya. Pasalnya, pernyataan tersebut tidak memberikan solusi dan menciptakan kegaduhan publik.

Baca Juga:   DPP GMNI Desak Presiden dan DPR Segera Sahkan RUU PPRT, 22 Tahun Tanpa Kepastian Hukum

“Yang dikhawatirkan adalah berdampak pada anak bangsa yang ingin mengenyam pendidikan tinggi, diurungkan. Mahalnya biaya pendidikan secara holistik harusnya diselesaikan dengan baik, namun malah memberikan umpan balik dengan secara tegas bahwa pendidikan tinggi merupakan tertiary education. Maka dari itu, ia harus mengudurkan diri,” lanjut Wahyu W. Kurniawan.

DPC GMNI Surabaya juga meminta kepada Kemendikbudristek untuk mengevaluasi ulang dan memberikan kebijakan baru atas kenaikan Biaya UKT, terkhusus kepada PTN Badan Hukum (PTN-BH).

“Respon terhadap naiknya UKT yang sedang terjadi belakangan ini menandakan bahwa sistem pendidikan kita mendapat evaluasi secara holistik oleh masyarakat luas khususnya mahasiswa,” tandas Wakil Kepala Bidang Sosial Politik DPC GMNI Surabaya itu.

Dalam keterangan persnya, DPC GMNI Surabaya juga melontarkan sikap tertulisnya kepada pemerintah untuk merespon kenaikan biaya UKT pada PTN yang terjadi dibeberapa kabupaten/kota di Indonesia. Inilah sikap DPC GMNI Surabaya:

“DPC GMNI Surabaya meminta agar Pemerintah turut serta aktif dan partisipasif dalam rangka mengawal biaya pendidikan yang murah dan terjangkau bagi semua kalangan. Pasalnya, Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah cita cita bangsa indonesia ketika lepas dari penjajahan, sehingga pendidikan merupakan hal wajib yang harus dipenuhi oleh pemerintah.

Apabila kita bandingkan, coba kita lihat Nippon atau Jepang setelah tragedi pemboman Nagasaki dan Hiroshima, yang terlebih dahulu di prioritaskan adalah para guru sebagai pengajar untuk mempersiapkan generasi Jepang menjadi generasi yang terdidik.

Selain itu, sejak era orde lama banyak generasi muda yang disekolahkan ke luar negeri bahkan dibiayai oleh Negara untuk mengenyam pendidikan dan belajar agar dapat memberikan kebermanfaatan bagi Negara dan Bangsa.

Pendidikan merupakan hal yang wajib dan mutlak harus dipenuhi oleh Negara dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045. Belajar dari sejarah peradaban ekonomi, negara-negara maju adalah negara yang didominasi oleh produktivitas manusia, pendidikan merupakan sebuah keniscayaan dan kenikmatan yang membuat manusia terus berinovasi dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi”.

Sementara itu, Sekretaris Jendral (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI, M. Ageng Dendy yang juga berasal dari DPC GMNI Surabaya turut menyampaikan responnya terkait mahalnya biaya UKT tersebut.

Baca Juga:   Kedaulatan Rakyat Digugat, DPD GMNI Jakarta: Mengapa Pengadilan Militer Memperlakukan Korban Seperti Terpidana?

“Dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 negara harus hadir dalam peningkatan SDM masyarakat dengan menekan biaya pendidikan seminim mungkin dan kualitas pendidikan yang unggul. Hal itu telah menjadi tantangan bagi Pemerintah dan perguruan tinggi,” kata Dendy sapaan akrab Sekjend DPP GMNI itu, Rabu (22/5/2024).

Dendy juga memberikan keterangan bahwa DPC GMNI Surabaya akan terus mengawal setiap isu pendidikan yang menyengsarakan masyarakat terkhusus isu kenaikan biaya UKT.

“Meskipun isu tersebut menjadi nasional, DPC GMNI Surabaya akan mengawal isu pendidikan khususnya kenaikan UKT pada wilayah regional Kota Surabaya. serta akan turut aktif dan responsif dalam menyampaikan tanggapan terhadap setiap kebijakan Pemerintah dalam menangani problem/isu Pendidikan yang hadir,” tutup Dendy.***

Penulis: Bung Cahyono/ Editor: Bung Wadhar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Bakercab GMNI Bandung Desak DPRD Kota Bandung Tolak LKPJ Pemkot Bandung
Senin, 11 Mei 2026 | 17:58 WIB
DPK GMNI IPB Soroti Dampak Reklamasi dan Tol Laut terhadap Nelayan Cilincing
Senin, 11 Mei 2026 | 17:16 WIB
Hantu Film Pesta Babi: Seseram Apakah bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran?
Senin, 11 Mei 2026 | 12:16 WIB
Soekarno, Marhaenisme, dan Krisis Demokrasi Modern
Minggu, 10 Mei 2026 | 19:33 WIB
Lanjutkan Program Bersama PA GMNI, PERADI UTAMA Buka PKPA Beasiswa Murni Batch 3 untuk Kader GMNI se-Indonesia
Minggu, 10 Mei 2026 | 01:02 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Etika Negara Demokrasi: Ketika Kekuasaan Harus Tunduk pada Kepercayaan Rakyat

Marhaenist.id - Demokrasi modern bertumpu pada satu prinsip utama: kedaulatan berada di…

Polemik Pembangunan Kopdes Merah Putih, GMNI Kendari Bongkar Dugaan Penyerobotan Lahan Warga oleh Kepala Desa Polindu

Marhaenist.id, Kendari — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

GMNI Jakarta Selatan

GMNI Jaksel Desak Transparansi: Bareskrim Harus Buka Hasil Pemeriksaan Dugaan Korupsi Direksi PT ATPI ke Publik

Marhaenist, Jakarta - Korupsi di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali…

Iran Ajukan Proposal Kontroversial di Islamabad, Pengamat: Tatanan Maritim Dunia Sedang Didefinisikan Ulang

Marhaenist.id, Jakarta – Proposal 10 poin yang diajukan Iran kepada Amerika Serikat dalam…

Benarkah Koperasi Desa Merah Putih Butuh Mobil Pick Up?

Marhaenist.id - Rencana pengadaan 105.000 mobil pick up untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah…

Ribuan Kader dan Alumni GMNI Napak Tilas Ziarahi Makam Bung Karno

Marhaenist - Ribuan kader dan alumni dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Sevisi Dengan Kader PDIP Yogyakarta, Arya Siap Dipasangkan Jadi Wakil Walikota

Marhaenist, Yogyakarta - Ariyanto menyatakan dirinya siap menjadi calon wakil walikota untuk…

GMNI Rokan Hulu Tegas Tolak Wacana Penempatan Polri di Bawah Kementerian

Marhaenist.id, Rokan Hulu — Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional…

Konferda GMNI Sumut Dinilai Kehilangan Arah Ideologis: Kader Soroti Intervensi Senior dan Mandeknya Sidang

Marhaenist.id, Medan- Konferensi Daerah (Konferda) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumatera Utara…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?