By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNI

Konsistensi Jiwa Sang Patriot Palar Batubara

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Minggu, 11 Agustus 2024 | 21:56 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: Diskusi peluncuran buku 75 tahun Palar Batubara, Jiwa Sang Patriot di Aula Komplek DPR RI, Kalibata, Jakarta, Minggu (11/08/2024)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Para tokoh nasional memberikan testimoni dan kesaksian kiprah panjang politikus senior Partai Golkar dan alumni GMNI, Palar Batubara. Karier politiknya mewarnai pasang surut pergulatan kebangsaan Indonesia dari era Orde Baru hingga Orde Reformasi.

Demikian benang merah kesaksian para tokoh nasional saat peluncuran buku “75 Tahun Bang Palar Batubara, Jiwa Sang Patriot” di Jakarta, Minggu (11/08/2024).

Hadir memberikan testimoni antara lain: mantan Menakertrans Siswono Yudohusodo, budayawan Erros Djarot, aktivis senior Hariman Siregar, Sekjen PA GMNI Abdy Yuhana, hingga aktor senior Roy Marten.

“75 Tahun Bang Palar Batubara, Jiwa Sang Patriot” semacam buku biografi yang dituangkan lebih ringkas dari perjalanan hidup dari seorang politisi bernama Palar Batubara.

Politikus Senior Golkar Theo L Sambuaga menilai, rekam jejak dan pemikiran Palar Batubara diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi anak-anak muda, terkhusus dalam konteks politik kebangsaan.

“Semoga buku yang ditulis Bung Palar dapat kita baca dan menjadi referensu bagi para anak muda penerus bangsa ini,” kata Theo dalam testimoninya.

Di kesempatan yang sama, Sekjen PA GMNI Abdy Yuhana memuji pemikiran Palar Batubara yang selalu kritis.

“Meski Bang Palar berada di Golkar, namun setiap pemikirannya Bang Palar tetap menyampaikan pemikiran pemikiran seorang Sukarnois. Selamat Bang Palar yang terus konsisten, dalam menjalankan cita-cita dan perjuangannya,” beber Abdy.

Palar Batubara, merupakan politisi dengan latar belakang aktivis dan organisastoris. Kini memasuki usianya yang ke 75 tahun, sejak kelahirannya pada 11 Agustus 1949 di sebuah kampung kecil di Mariah Bandar, Pematang Bandar, Simalungun, Sumatera Utara.

Foto: Para tokoh nasional usai diskusi peluncuran buku 75 tahun Palar Batubara, Jiwa Sang Patriot di Aula Komplek DPR RI, Kalibata, Jakarta, Minggu (11/08/2024)/Marhaenist.id.

Semasa muda aktif di dunia aktivis dan gerakan, sejak SMA sampai mahasiswa aktif di organisasi pergerakan. Saat SMA di SMA Negeri IX Bulungan, Jakarta aktif  di GSNI (Gerakan Siswa Naisional Indonesia), kemudian saat mahasiswa, melanjutkan kegairahannya dalam pergerakan dengan masuk ke GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia).

Baca Juga:   Ketua MK: Hukum Tanpa Demokrasi Akan Jadi Tirani

Aktivitas dalam pergerakan mahasiswa di GMNI, lantas menggiringnya aktif di KNPI, Kosgoro sampai kemudian berlabuh ke Golkar. Sampai hari ini, Bang Palar, demikian panggilan akrab Palar Batubara, berada di Dewan Pakar Golkar yang sejak era reformasi telah menjadi Partai Golkar.

Suara rakyat yang tercermin dari hasil Pemilu 1999, menurut Bang Palar, ditelikung menjadi pertarungan politik antar elit yang akhirnya hanya menempatan PDIP sebagai Wakil Presiden. Momen ini yang menurut Bang Palar, menjadi masalah awal dari reformasi dimana komposisi negara tidak mencerminkan suara rakyat melalui Pemilu 1999.

“Ibarat sebuah buku, demokrasi rakyat sebagai tuntutan inti dari gerakan reformasi, justru telah dirusak di halaman pertamanya,” demikian menurut Bang Palar.

Di sepanjang bukunya, Bang Palar memberikan refleksi atas berbagai momen istimewa dalam kehidupannya. Tersebar di dalam buku yang mencapai 200 halaman ini. Termasuk refleksi akhirnya di usia 75 tahun terhadap kondisi dan fenomena politik kekinian di Tanah Air.

Penulis: K. Wisnubroto/ Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Umumkan Pasangan Cagub-Cawagubnya, PDIP Tak Munculkan Nama Anies

Marhaenit.id, Jakarta - DPP PDI Perjuangan mengumumkan enam bakal pasangan calon gubernur dan…

Gelar Konferda ke I, Mahdiani Bukamo Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua DPD PA GMNI Sulteng

Marhaenist.id, Palu - Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Provinsi…

Warga TPU Kebun Nanas Didampingi GMNI Jakarta Timur dan Yayasan Teman Baik Ajukan Pengaduan ke Komnas HAM RI

Marhaenist.id, Jakarta Timur  – Sejumlah warga yang bermukim di sekitar Taman Pemakaman…

Marhaenis Dalam Bingkai Foto

Marhaenist - Ever Onward Never Retreat. Kalau pemuda sudah berumur 21-22 tahun…

Hidupkan Suara Utusan Golongan di MPR

Marhaenist.id - Rusaknya bangsa ini karena semua semua ditentukan suara terbanyak. Dari…

Diskusi Pra-Konfercab DPC GMNI Jaksel: Menegakkan Supremasi Sipil atau Mempertahankan Kekuasaan?

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Breaking News: Yurike Sanger, Istri Ke 7 Bung Karno Dikabarkan Meninggal Dunia

Marhaenist.id, USA -Yurike Sanger, istri ketujuh dari Proklamator sekaligus Presiden pertama RI,…

GMNI Penajam Paser Utara Nilai Pilkada DPRD Langgar Putusan MK dan Legalkan Politik Dagang Sapi

Marhaenist.id, Penajam Paser Utara - Wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan…

DPP PA GMNI Salurkan Bantuan Gempa ke Pasaman dan Pasaman Barat

Marhaenist - Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni (DPP PA) GMNI menyalurkan bantuan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?