By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Bakercab GMNI Bandung Desak DPRD Kota Bandung Tolak LKPJ Pemkot Bandung
DPK GMNI IPB Soroti Dampak Reklamasi dan Tol Laut terhadap Nelayan Cilincing
Hantu Film Pesta Babi: Seseram Apakah bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran?
Soekarno, Marhaenisme, dan Krisis Demokrasi Modern
Lanjutkan Program Bersama PA GMNI, PERADI UTAMA Buka PKPA Beasiswa Murni Batch 3 untuk Kader GMNI se-Indonesia

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Lagi Viral Terkait Naturalisasi, Ini Perbedaan Kader Naturalisasi dan Naturalisasi Kader dalam GMNI

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 25 Mei 2024 | 12:12 WIB
Bagikan
Waktu Baca 5 Menit
Foto: Ilustrasi Naturalisasi dalam GMNI (Desain foto: Redaksi)/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) adalah salah satu organisasi mahasiswa tertua dan terkemuka di Indonesia. Sebagai garda terdepan dalam perjuangan mahasiswa, GMNI memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga integritas, identitas, dan kepentingan mahasiswa Indonesia.

Saat ini yang lagi viral dipublik GMNI adalah terkait Kader Naturalisasi dan ini perlu menjadi perhatian krusial didalam lingkaran GMNI karena mereka bukanlah berasal dari kalangan GMNI asli.

Secara garis besar dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Naturalisasi diartikan sebagai tata cara bagi orang asing (Orang yang memiliki status kewarganegaraan diluar dari Republik Negara Indonesia) untuk memperoleh Kewarganegaraan Republik Indonesia melalui sebuah permohonan.

Pembahasan tentang Naturalisasi ini kadang disalah mengerti sehingga arti atau maksud dari Kader Naturalisasi disalah artikan menjadi Naturalisasi Kader, sementara antara Kader Naturalisasi dan Naturalisasi Kader adalah dua makna yang berbeda meskipun memiliki sesamaan kata.

Inilah penjelasan makna tentang Naruralisasi tersebut menurut Marhaenist.id:

– Pengertian Naturalisasi dalam Oranganisasi

Kata Naturalisasi dalam organisasi merujuk pada arti pemberian status anggota kepada seorang yang berada di luar organisasi untuk diajak masuk, tinggal, dan menjadi bagian dalam organisasi sehingga ia secara tiba-tiba memiliki hak tinggal dan hak memiliki dalam organisasi itu.

Biasanya seseorang yang dimaksud dalam Naturalisasi ini, merujuk kepada seseorang yang telah menyandang status sebagai kader organisasi lain dan organisasi itu adalah organisasi yang masuk dalam Cipayung Plus atau organisasi kader lain.

– Pengertian Kader Naturalisasi dalam GMNI

Kata Naturalisasi dalam organisasi merujuk pada arti pemberian status anggota kepada seorang yang berada di luar organisasi untuk diajak masuk, tinggal, dan menjadi bagian dalam organisasi tanpa melewati proses masuk seperti yang dilakukan oleh orang yang telah lama tinggal didalam organisasi itu sehingga ia secara tiba-tiba memiliki hak tinggal dan hak memiliki dalam organisasi itu.

Baca Juga:   Dies Natalis Ke 72, GMNI Jaktim Serukan Tetaplah di Garis Marhaen meski berada di Persimpangan Jalan antara Idealisme dan Realistis

Naturalisasi dalam GMNI dibedakan atas dua jenis, yakini Naturalisasi menjadi GMNI aktif dan Naturalisasi menjadi Alumni GMNI.

1. Naturaliasi menjadi GMNI aktif

Naturalisasi menjadi GMNI aktif adalah pemberian status dan pengakuan kepada seseorang yang didatangkan dari luar GMNI untuk menjadi Kader GMNI tanpa melewati proses PPAB sebagai syarat masuk untuk menjadi anggota GMNI dan menjadi bagian dari Barisan GMNI.

2. Naturalisasi menjadi Alumni GMNI

Naluralisasi menjadi Alumni GMNI adalah Pemberian status dan pengakuan kepada seseorang yang didatangkan dari luar GMNI untuk menjadi Alumni GMNI tanpa pernah ber-GMNI atau masuk di GMNI sama sekali saat ia masih berstatus mahasiswa.

Penyebab seseorang menjadi Kader Naturalisasi di GMNI

Seorang yang telah menjadi Kader Naturalisasi sudah pasti tidak pernah di PPAB sebagai syarat masuk menjadi Anggota di GMNI apalagi ber-GMNI. Dan secara garis besar yang menjadi penyebab hingga ia di menjadi Kader Naturalisasi adalah sebagai berikut:

– Hanya modal berpacaran dengan Anggota/Kader
– Hanya modal sering sama-sama dengan GMNI
– Hanya modal sering nanggung biaya Ngopi dan Rokok
– Hanya modal sering ngasih biaya untuk kegiatan
– Hanya modal minta rekomendasi untuk jadi Penyelengara dan Pengawas Pemilu dengan deal-deal harus berkorban uang disetiap kegiatan GMNI, jika jadi !!!

Maka orang itu, telah dianggap bagian dari GMNI atau di Naturalisasi menjadi Kader GMNI atau lebih tepat disebut Kader Naturalisasi.

– Pengertian Naturalisasi Kader dalam GMNI

Naturalisasi Kader dalam organisasi merujuk pada arti pemberian status anggota kepada seorang di luar GMNI yang sebelumnya telah menyandang status kader organisasi untuk diajak masuk, tinggal, dan menjadi bagian dalam organisasi dengan cara mengikuti PPAB sebagai langka awal untuk disahkan menjadi anggota GMNI sehingga ia diberi hak untuk tinggal dan hak memiliki dalam organisasi GMNI.

Baca Juga:   DPC GMNI Rokan Hulu Salurkan Donasi Pakaian dan Logistik untuk Warga Terdampak Bencana di Maninjau - Agam

Naturalisasi seseorang yang dimaksud dalam pengertian ini adalah pemurnian seseorang untuk meninggalkan status oraganisasi lamanya ke organisasi GMNI. Pemurnian yang dimaksud adalah pembersihan pemikiran dari doktrin pemikiran yang diisi oleh organisasi lama dan isi oleh materi GMNI sebagai dokrin pemikiran dalam berorganisasi.

– Manakah yang diperbolehkan dan dianggap sah dalam GMNI, antara Kader Naturalisasi dan Naturalisasi Kader?

Dari keduanya, antara Kader Naturalisasi dan Naturalisasi Kader, menurut Marhaenist.id, yang diperbolehkan dalam GMNI adalah Naturalisasi Kader dan dianggap sah sebagai kader GMNI.

Sementara itu, untuk Kader Naturalisasi dalam GMNI tidak diperbolehkan atau dilarang keras karena merugikan Kader Asli di GMNI.***


Penulis: La Ode Mustawwadhaar, Kader GMNI dan Jurnalis Marhaenist.id.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Bakercab GMNI Bandung Desak DPRD Kota Bandung Tolak LKPJ Pemkot Bandung
Senin, 11 Mei 2026 | 17:58 WIB
DPK GMNI IPB Soroti Dampak Reklamasi dan Tol Laut terhadap Nelayan Cilincing
Senin, 11 Mei 2026 | 17:16 WIB
Hantu Film Pesta Babi: Seseram Apakah bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran?
Senin, 11 Mei 2026 | 12:16 WIB
Soekarno, Marhaenisme, dan Krisis Demokrasi Modern
Minggu, 10 Mei 2026 | 19:33 WIB
Lanjutkan Program Bersama PA GMNI, PERADI UTAMA Buka PKPA Beasiswa Murni Batch 3 untuk Kader GMNI se-Indonesia
Minggu, 10 Mei 2026 | 01:02 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

GMNI Situbondo Gelar Dies Natalies ke 71 dengan Berbagi Takjil dan Diskusi

Marhaenist.id, Situbondo - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Situbondo menggelar kegiatan Dies…

Penangkapan Nicolas Maduro dan Intervensi di Venezuela Bukti Nyata Kebiadapan Amerika Serikat Ingin Memonopoli Dunia

Marhaenist.id - Barusan kita disuguhkan sebuah kabar yang sangat memilukan, dimana Presiden…

Aji Chayono, Penulis Lepas/MARHAENIST.

GMNI dalam Persimpangan Jalan: Machtsvorming sebagai Gagasan Pemersatu

Marhaenist.id - Di tengah arus disorientasi ideologis dan pragmatisme politik yang menjangkiti banyak…

Routa Dikepung Oligarki Nikel dan Rakyat Dipinggirkan, DPP GMNI Bidang ESDM Siap Bergabung dalam Koalisi Besar Save Routa

Marhaenist.id, Jakarta - Ekspansi tambang nikel di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi…

GMNI Sulsel Apresiasi Langkah Prabowo Bebaskan Dua Guru di Luwu Utara

Marhaenist.id, Makassar - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tambang Menguat, Pendidikan Melemah?

Marhaenist.id - Indonesia dalam sejarahnya dikenal sebagai salah satu negara yang kaya…

Foto: Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Selatan, Dendy Se. MARHAENIST

Surati Sejumlah Lembaga Pemerintah, GMNI Jaksel Tolak Penganugrahan Gelar Phalawan terhadap Soeharto

Marhaenist.id, Jaksel – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Pilkada Melalui DPRD: Ancaman Sentralisme Kekuasaan dan Lonceng Kematian Demokrasi Lokal

Marhaenist.id - Wacana pengembalian mekanisme Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada ke tangan…

Lagi Viral, Tren Pengibaran Bendera One Piece adalah Simbol Keresahan Rakyat terdahap Pemerintah

Marhaenist.id - Menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, media sosial diramaikan oleh…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?