By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Athar Hasimin Nahkodai PA GMNI Baubau, Konfercab I Tegaskan Perlawanan Apatisme Intelektual dan Pragmatisme Sempit
Aktivis ’98 Soroti Arah Kebijakan Pemerintahan Prabowo–Gibran dalam Momentum 71 Tahun KAA: Dasa Sila Bandung Jangan Dikhianati
Jelang Konfercab GMNI Purwokerto 2026, Eks Ketua DPK GMNI Humaniora UMP Tekankan Tiga Pilar Regenerasi
Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Lagi Viral Terkait Naturalisasi, Ini Perbedaan Kader Naturalisasi dan Naturalisasi Kader dalam GMNI

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 25 Mei 2024 | 12:12 WIB
Bagikan
Waktu Baca 5 Menit
Foto: Ilustrasi Naturalisasi dalam GMNI (Desain foto: Redaksi)/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) adalah salah satu organisasi mahasiswa tertua dan terkemuka di Indonesia. Sebagai garda terdepan dalam perjuangan mahasiswa, GMNI memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga integritas, identitas, dan kepentingan mahasiswa Indonesia.

Saat ini yang lagi viral dipublik GMNI adalah terkait Kader Naturalisasi dan ini perlu menjadi perhatian krusial didalam lingkaran GMNI karena mereka bukanlah berasal dari kalangan GMNI asli.

Secara garis besar dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Naturalisasi diartikan sebagai tata cara bagi orang asing (Orang yang memiliki status kewarganegaraan diluar dari Republik Negara Indonesia) untuk memperoleh Kewarganegaraan Republik Indonesia melalui sebuah permohonan.

Pembahasan tentang Naturalisasi ini kadang disalah mengerti sehingga arti atau maksud dari Kader Naturalisasi disalah artikan menjadi Naturalisasi Kader, sementara antara Kader Naturalisasi dan Naturalisasi Kader adalah dua makna yang berbeda meskipun memiliki sesamaan kata.

Inilah penjelasan makna tentang Naruralisasi tersebut menurut Marhaenist.id:

– Pengertian Naturalisasi dalam Oranganisasi

Kata Naturalisasi dalam organisasi merujuk pada arti pemberian status anggota kepada seorang yang berada di luar organisasi untuk diajak masuk, tinggal, dan menjadi bagian dalam organisasi sehingga ia secara tiba-tiba memiliki hak tinggal dan hak memiliki dalam organisasi itu.

Biasanya seseorang yang dimaksud dalam Naturalisasi ini, merujuk kepada seseorang yang telah menyandang status sebagai kader organisasi lain dan organisasi itu adalah organisasi yang masuk dalam Cipayung Plus atau organisasi kader lain.

– Pengertian Kader Naturalisasi dalam GMNI

Kata Naturalisasi dalam organisasi merujuk pada arti pemberian status anggota kepada seorang yang berada di luar organisasi untuk diajak masuk, tinggal, dan menjadi bagian dalam organisasi tanpa melewati proses masuk seperti yang dilakukan oleh orang yang telah lama tinggal didalam organisasi itu sehingga ia secara tiba-tiba memiliki hak tinggal dan hak memiliki dalam organisasi itu.

Baca Juga:   Peduli Nelayan Kerang Dara vs PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga, Akankah Suara Nelayan Terdengar?

Naturalisasi dalam GMNI dibedakan atas dua jenis, yakini Naturalisasi menjadi GMNI aktif dan Naturalisasi menjadi Alumni GMNI.

1. Naturaliasi menjadi GMNI aktif

Naturalisasi menjadi GMNI aktif adalah pemberian status dan pengakuan kepada seseorang yang didatangkan dari luar GMNI untuk menjadi Kader GMNI tanpa melewati proses PPAB sebagai syarat masuk untuk menjadi anggota GMNI dan menjadi bagian dari Barisan GMNI.

2. Naturalisasi menjadi Alumni GMNI

Naluralisasi menjadi Alumni GMNI adalah Pemberian status dan pengakuan kepada seseorang yang didatangkan dari luar GMNI untuk menjadi Alumni GMNI tanpa pernah ber-GMNI atau masuk di GMNI sama sekali saat ia masih berstatus mahasiswa.

Penyebab seseorang menjadi Kader Naturalisasi di GMNI

Seorang yang telah menjadi Kader Naturalisasi sudah pasti tidak pernah di PPAB sebagai syarat masuk menjadi Anggota di GMNI apalagi ber-GMNI. Dan secara garis besar yang menjadi penyebab hingga ia di menjadi Kader Naturalisasi adalah sebagai berikut:

– Hanya modal berpacaran dengan Anggota/Kader
– Hanya modal sering sama-sama dengan GMNI
– Hanya modal sering nanggung biaya Ngopi dan Rokok
– Hanya modal sering ngasih biaya untuk kegiatan
– Hanya modal minta rekomendasi untuk jadi Penyelengara dan Pengawas Pemilu dengan deal-deal harus berkorban uang disetiap kegiatan GMNI, jika jadi !!!

Maka orang itu, telah dianggap bagian dari GMNI atau di Naturalisasi menjadi Kader GMNI atau lebih tepat disebut Kader Naturalisasi.

– Pengertian Naturalisasi Kader dalam GMNI

Naturalisasi Kader dalam organisasi merujuk pada arti pemberian status anggota kepada seorang di luar GMNI yang sebelumnya telah menyandang status kader organisasi untuk diajak masuk, tinggal, dan menjadi bagian dalam organisasi dengan cara mengikuti PPAB sebagai langka awal untuk disahkan menjadi anggota GMNI sehingga ia diberi hak untuk tinggal dan hak memiliki dalam organisasi GMNI.

Baca Juga:   DPD GMNI Aceh Salurkan Bantuan Hasil Perkebunan untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh Tengah

Naturalisasi seseorang yang dimaksud dalam pengertian ini adalah pemurnian seseorang untuk meninggalkan status oraganisasi lamanya ke organisasi GMNI. Pemurnian yang dimaksud adalah pembersihan pemikiran dari doktrin pemikiran yang diisi oleh organisasi lama dan isi oleh materi GMNI sebagai dokrin pemikiran dalam berorganisasi.

– Manakah yang diperbolehkan dan dianggap sah dalam GMNI, antara Kader Naturalisasi dan Naturalisasi Kader?

Dari keduanya, antara Kader Naturalisasi dan Naturalisasi Kader, menurut Marhaenist.id, yang diperbolehkan dalam GMNI adalah Naturalisasi Kader dan dianggap sah sebagai kader GMNI.

Sementara itu, untuk Kader Naturalisasi dalam GMNI tidak diperbolehkan atau dilarang keras karena merugikan Kader Asli di GMNI.***


Penulis: La Ode Mustawwadhaar, Kader GMNI dan Jurnalis Marhaenist.id.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Athar Hasimin Nahkodai PA GMNI Baubau, Konfercab I Tegaskan Perlawanan Apatisme Intelektual dan Pragmatisme Sempit
Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB
Aktivis ’98 Soroti Arah Kebijakan Pemerintahan Prabowo–Gibran dalam Momentum 71 Tahun KAA: Dasa Sila Bandung Jangan Dikhianati
Minggu, 19 April 2026 | 19:29 WIB
Jelang Konfercab GMNI Purwokerto 2026, Eks Ketua DPK GMNI Humaniora UMP Tekankan Tiga Pilar Regenerasi
Sabtu, 18 April 2026 | 17:53 WIB
Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Sabtu, 18 April 2026 | 10:23 WIB
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Sabtu, 18 April 2026 | 10:01 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

GMNI Berduka! Anggota Dewan Pakar DPP PA GMNI, dr. Andi Talman Nitidisastro Wafat

Marhaenist.id, Jakarta – Kabar duka datang dari Keluarga Besar Persatuan Alumni Gerakan…

Gelar FGD, PA GMNI Sepakat Dorong PLTN Sebagai Energi Alternatif

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Analisa Kelas-Kelas Dalam Masyarakat Tiongkok, Mao Zedong

Marhaenist - Mao Zedong, seorang tokoh revolusioner dan pemimpin China yang kontroversial,…

Menjadi Negeri Para Jenderal, Firman Tendry Masengi Kritik Dominasi Militer dalam Ruang Publik dan Politik Nasional

Marhaenist.id, Jakarta - Advokat sekaligus alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Firman…

Aliansi Mahasiswa Gelar Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Musibah Kebakaran Pasar Tobelo

Marhaenist.id, Tobelo - Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Kemanusiaan, yang tergabung di…

Hidupkan Suara Utusan Golongan di MPR

Marhaenist.id - Rusaknya bangsa ini karena semua semua ditentukan suara terbanyak. Dari…

Resolusi GMNI 2026

Marhaenist.id - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) merupakan organisasi yang berkedudukan di…

Mengedepankan Prinsip Kesetaraan Hukum dalam Kasus Sekjen PDI Perjuangan

Marhaenist.id - Kasus permintaan penjadwalan ulang pemeriksaan oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto,…

Kesederhanaan Hamba Tuhan dan Pemimpin Tinggi Vatikan, Paus Fransiskus

MARHAENIST - Pemimpin Gereja Katolik Dunia Paus Fransiskus tiba di Indonesia pada…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?