By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Athar Hasimin Nahkodai PA GMNI Baubau, Konfercab I Tegaskan Perlawanan Apatisme Intelektual dan Pragmatisme Sempit
Aktivis ’98 Soroti Arah Kebijakan Pemerintahan Prabowo–Gibran dalam Momentum 71 Tahun KAA: Dasa Sila Bandung Jangan Dikhianati
Jelang Konfercab GMNI Purwokerto 2026, Eks Ketua DPK GMNI Humaniora UMP Tekankan Tiga Pilar Regenerasi
Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Minim Subtansi, Maha Sakti Esa Jaya: Debat Pilkada Penajam Paser Utara Jadi Ajang Jual Program

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Jumat, 1 November 2024 | 18:23 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Maha Sakti Esa Jaya, Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Penajam Paser Utara – Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, Maha Sakti Esa Jaya mengkritik pelaksanaan debat Calon Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara sebagai ruang dialektika yang dianggapnya minim Pertarungan Gagasan.

Dirinya mengkritik keempat pasangan Calon Bupati Penajam Paser Utara yang hanya sebatas menawarkan pesan-pesan normatif dan kurang interaktif yang tidak memberikan pandangan berbasis data dan riset terkait dengan isu-isu sosial dalam masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara sehingga sebagian warga dan pemuda mempertanyakan makna debat.

“Tadi malam kita sudah melihat debatnya. Dan hasilnya setiap kandidat hanya membicarakan persoalan PPU sebatas tekstual Visi-Misi-nya yang minim pada pertarungan gagasan. Mestinya debat tadi malam masyarakat dapat disajikan kontekstual persamalahan sebagai ukuran yang jelas akan masing-masing potensi program dari setiap Kandidat,” katanya, Jumat (1/11/2024).

Maha sapaan akrabnya, menilai keempat pasangan memiliki visi misi yang cukup menarik, dan potensi yang sangat baik apabila diulas secara lebih mendalam terkhususnya dalam soal pembangunan, birokrasi dan lingkungan hidup.

“Akan tetapi, kami sangat menyayangkan ruang dialektika semalam hanya di jadikan ajang untuk jual-jual program kerja tanpa ada ulasan yang lebih spesifik dan ukuran yang jelas,” sambung Maha.

Ia juga mengkritik panggung debat pada Pilkada Kabupaten Penajam Paser Utara yang bersifat normatif dan tidak memenuhi syarat dari kualitas debat Pilkada.

“Pangung debat yang dipergunakan dan dipilih oleh KPU untuk depat kandidat Pasangan Calon Bupati Penajam Paser Utara tidak memenuhi standar dan kualitas debat Pilkada,” lanjut Maha.

Ia juga sangat menyayangkan tidak adanya dialog yang interaktif dalam ruang komunikasi politik sebagai penggambaran dari debat gagasan. Hal itu juga menguatkan pandangan tentang keterbatasan debat yang dibuatnya hanya sekadar formalitas.

Baca Juga:   DPC GMNI Kota Binjai Apresiasi Kinerja Kapolres dalam Penanganan Arus Lalu Lintas Mudik dan Pengamanan Idul Fitri 1445 H

“Debat di Indonesia ini memang masih bersifat formalitas, sehingga jarang dipergunakan untuk menggali potensi dan mengadu gagasan.” lanjut Maha lagi.

Ia juga sangat menyayangkan 2 momen debat pada sesi akhir yang tidak dipergunakan sebaik mungkin untuk mengupas kasus atau persoalan sosial untuk dibedah secara tajam.

“Tadi malam kita bisa lihat, dari beragam persoalan yang ada di PPU hanya Korupsi (Birokrasi) yang hanya disentuh dalam debat. Ini menimbulkan tanya di kelompok kaum muda akan keseriusan calon pemimpin dalam melihat persoalan isu-isu strategis di wilayah Penajam Paser Utara,” tandas Maha.

Diketahui, Pilkada Kabupaten Penajam Paser Utara diikuti empat pasangan, meliputi Pasangan Mudyat Noor-Abdul Waris Muin, Desmon Hariman Sormin-Naspi Arsyad, Hamdan Pongrewa-Ahmad Basir, dan Andi Harahap-Dayang Donna Faroek.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Athar Hasimin Nahkodai PA GMNI Baubau, Konfercab I Tegaskan Perlawanan Apatisme Intelektual dan Pragmatisme Sempit
Minggu, 19 April 2026 | 21:56 WIB
Aktivis ’98 Soroti Arah Kebijakan Pemerintahan Prabowo–Gibran dalam Momentum 71 Tahun KAA: Dasa Sila Bandung Jangan Dikhianati
Minggu, 19 April 2026 | 19:29 WIB
Jelang Konfercab GMNI Purwokerto 2026, Eks Ketua DPK GMNI Humaniora UMP Tekankan Tiga Pilar Regenerasi
Sabtu, 18 April 2026 | 17:53 WIB
Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Sabtu, 18 April 2026 | 10:23 WIB
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Sabtu, 18 April 2026 | 10:01 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Masivkan Pengkaderan, GMNI Jambi Adakan KTD dan Simposium Kebangsaan

Marhaenist.id, Jambi - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Pemerintah Harus Siapkan Jaminan Sosial Menyeluruh Bagi Masyarakat Miskin Ekstrem

Marhaenist - Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA…

Dilanda Bencana Alam, GMNI Touna Gelar Aksi Galang Dana untuk Korban Gempa Poso

Marhaenist.id, Touna - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tojo Una-Una (Touna) melakukan…

Satresnarkoba Polres Binjai di Bawah Komando AKP Ismail Pane: Garda Terdepan Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

Marhaenist.id, Binjai — Upaya pemberantasan dan pencegahan peredaran narkoba di Kota Binjai…

Revolusi Industri 4.0 dan Ancaman Pemiskinan Struktural Kaum Buruh

Marhaenist.id - Revolusi Industri 4.0, yang ditandai dengan integrasi teknologi digital, kecerdasan…

Kader GMNI di Jatim Kritik Oknum yang Tolak Kongres Persatuan

Marhaenist.id, Surabaya - Menanggapi pernyataan kontroversial dari pihak yang mengatasnamakan Dewan Pimpinan…

Dukung Wacana Pembentukan Zaken Kabinet di Pemerintahan Prabowo, Inilah Kata DPP GMNI!

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Prof. Arief Hidayat: Putusan MK 71 Teguhkan Prinsip Mens Rea dan Hentikan Ekspansi Tafsir Pasal 21 Tipikor

Marhaenist.id, Jakarta – Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S., Ketua Mahkamah Konstitusi…

Foto: Gibran memperagakan diri sedang mencari jawaban Mahfud di debat Pilpres 2024/Marhaenist.id.

TPN Ganjar Sebut Gibran Tidak Layak Bertarung di Pilpres

Marhaenist.id, Jakarta - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo - Mahfud MD…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?