By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Desak DPR RI Segera Sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Geopolitik Pangan: Entok, Limbah Pangan, dan Masa Depan Kedaulatan Pangan Nusantara
Hadiri Kaderisasi GMNI, Bawaslu Kota Bekasi Ajak Mahasiswa Cermat Menyaring Informasi di Tengah Maraknya Hoaks
Di Forum MKRI–MK Mesir, Prof. Arief Hidayat Angkat Marhaenisme sebagai Etika Konstitusi
DPD GMNI DKI Jakarta Gelar Konferensi Daerah Pertama, Usung Tema Transformasi Jakarta Menuju Kota Global

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
IndonesianaKabar GMNI

DPD dan DPC GMNI Se-Indonesia Kecam Tindakan Represif Aparat dan Tuntut Keadilan atas Gugurnya Kawan Ojol Pejuang Demokrasi

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Jumat, 29 Agustus 2025 | 21:16 WIB
Bagikan
Waktu Baca 6 Menit
Ilustrasi Perlawanan GMNI (Desain: Redaksi)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Sebanyak 89 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, NTT hingga Papua mengeluarkan rilis pers dan pernyataan sikap bersama terkait tragedi gugurnya kawan Ojol yang terlindas mobil barakuda Brimob saat aksi bubarkan DPR di Jakarta pada Kamis (28/8/2025).

Menurut GMNI, peristiwa tersebut bukan hanya sebuah insiden yang memiluhkan bagi masyarakat Indonesia, melainkan ini telah menjadi bukti nyata bahwa praktik kekerasan yang dilakukan negara terhadap rakyat masih terus berlangsung hingga saat ini di Agustus 2025.

“Bagi kami, Aktivis GMNI, gugurnya kawan Ojol adalah duka mendalam sekaligus tamparan keras bagi demokrasi Indonesia. Nyawa yang melayang hari ini adalah representasi dari kegagalan negara dalam melindungi rakyatnya. Aparat yang seharusnya menjaga keamanan justru berubah menjadi alat represi yang merampas hak-hak rakyat,” ujar Mereka dalam keterangan persnya, Jumat (25/8/2025).

Dalam keterangan persnya, GMNI juga memberikan tanggapan bahwa semestinya demokrasi memberi ruang kebebasan berpendapat, kebebasan berkumpul, serta jaminan keselamatan bagi setiap warga negara yang menyampaikan aspirasi. Namun pada kenyataannya, yang kita saksikan hari ini adalah sebaliknya: kekerasan, ketakutan, dan korban jiwa.

“Di tengah duka ini, kami dari Aktivis GMNI, menegaskan dukungan penuh terhadap gerakan mahasiswa rakyat yang turun ke jalan. Demonstrasi yang dilakukan hari ini bukanlah tindakan tanpa makna, melainkan ekspresi murni dari keresahan rakyat terhadap kebijakan yang dianggap tidak adil dan merugikan,” sambung Mereka.

GMNI juga menyatankan bahwa aksi unjuk rasa adalah hak konstitusional yang dijamin oleh UUD 1945, dan dalam sejarah bangsa ini, ia telah menjadi salah satu jalan sah untuk mendorong perubahan.

Baca Juga:   Gelar PPAB Ke 3, DPK GMNI FISIP UHO Kendari Berharap Lahirkan SDM yang Berkualitas

Sehingga rakyat yang turun ke jalan adalah wujud nyata bahwa demokrasi masih hidup, meski harus dibayar dengan risiko besar. Mereka juga berdiri sepenuhnya bersama gerakan tersebut, karena mereka menganggap perjuangan rakyat adalah kelanjutan dari semangat Reformasi yang dulu juga diperjuangkan dengan darah, air mata, dan pengorbanan.

“Kami tidak akan pernah tinggal diam ketika rakyat menjadi korban kekerasan negara. Gugurnya kawan Ojol adalah panggilan moral bagi kita semua untuk melawan praktik represif dan brutalitas aparat kepolisian. Demokrasi harus dibela, dan kami akan terus berada di barisan rakyat,” tambah Mereka.

Atas dasar itu pula, sebanyak 89 DPD dan DPC GMNI se-Indonesia menyatakan sikap sebagai berikut:

1. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas tewasnya kawan Ojol, pejuang demokrasi yang gugur dalam perjuangan menegakkan hak-hak rakyat.

2. Menuntut hukuman berat dan adil terhadap anggota Polri yang menabrak hingga menyebabkan meninggalnya kawan Ojol. Tidak boleh ada impunitas bagi aparat pelanggar hukum.

3. Mengecam keras tindakan brutal aparat dalam menghadapi demonstrasi rakyat. Kebebasan berpendapat adalah hak konstitusional yang harus dilindungi.

4. Menuntut Presiden segera mencopot Kapolri karena gagal mengendalikan situasi dan membiarkan aparat melakukan tindakan brutal yang mengakibatkan korban jiwa.

5. Aktivis GMNI berkomitmen penuh untuk terus bersama semua elemen bangsa untuk memperjuangkan demokrasi dan menolak segala bentuk pembungkaman, intimidasi, serta kekerasan dari negara.

6. Hentikan elit politik yang mempertontonkan kepongahan dan kesombongan yang kontradiktif dengan kondisi kesusahan rakyat sekarang.

Mereka juga memberikan pesan kepada masyarakat Indonesia bahwa gugurnya kawan Ojol adalah pengingat keras bahwa demokrasi Indonesia masih dalam ancaman serius.

Bagi mereka, darahnya tidak akan sia-sia, melainkan menjadi api perjuangan yang terus menyala demi tegaknya keadilan dan kebebasan rakyat.

Baca Juga:   GMNI Pertanyakan Kenaikan Laba Pertamina Ditengah Kesulitan Masyarakat Akibat Kenaikan BBM

Adapun 89 DPD dan DPC GMNI yang bertanda tangan adalah sebagai berikut:

1. GMNI Jaksel
2. GMNI Sijunjung
3. GMNI Bukittinggi
4. GMNI Bangka Belitung
5. GMNI Mataram
6. GMNI Kota Tegal
7. GMNI Padang Pariaman
8. GMNI Kutai Timur
9. ⁠GMNI Ciamis
10. ⁠GMNI Cirebon
11. GMNI Kota Tanggerang
12. GMNI Kabupaten Serang
13. GMNI Samarinda
14. GMNI Jakarta Pusat
15. GMNI Palembang
16. GMNI Ogan Ilir
17. GMNI Malang
18. GMNI Pematangsiantar
19. GMNI Tanah Datar
20. GMNI Riau
21. GMNI Pekanbaru
22. GMNI Bengkalis
23. GMNI Rokan Hulu
24. GMNI Inhil
25. GMNI Kabupaten Tangerang
26. GMNI Kota Bekasi
27. GMNI Kabupaten Bekasi
28. GMNI Lahat
29. GMNI Batam
30. GMNI Sulawesi Barat
31. GMNI Buru
32. GMNI Temanggung
33. GMNI Kendari
34. GMNI Jeneponto
35. GMNI Morowali
36. GMNI Aceh Tengah
37. GMNI Baubau
38. GMNI Kabupaten Sorong
39. GMNI Mamasa
40. ⁠GMNI Kota Sorong
41. ⁠GMNI Indramayu
42. GMNI Paser
43. GMNI Touna
44. GMNI Garut
45. GmnI Oku
46. GMNI Mamuju Tengah
47. GMNI Manadi
48. GMNI Kafamenanu
49. GMNI Bener Meriah
50. GMNI Halmahera Utara
51. GMNI Jakarta Barat
52. GMNI Tuban
53. GMNI Langkat
54. ⁠GMNI Lombok Timur
55. ⁠GMNI Surabaya
56. GMNI Banyuwangi
57. ⁠GMNI Jombang
58. GMNI Kabupaten Mimika
59. GMNI Buol
60. GMNI Ende
61. GMNI Bulungan
62. GMNI Jakarta Timur
63. GMNI Ngada
64. GMNI Majene
65. GMNI Bangkalan
66. GMNI Bojonegoro
67. GMNI Sumsel
68. GMNI Brebes
69. GMNI Tanjung Pinang
70. GMNI Malang Raya
71. ⁠GMNI Jawa Timur
72. GMNI Lingga
73. ⁠GMNI Probolinggo
74. GMNI Tanggerang Selatan
75. GMNI Mamuju
76. ⁠GMNI Sumatera Barat
77. GMNI Mojokerto
78. GMNI Yogyakarta
79. ⁠GMNI Jember
80. GMNI Sampang
81. GMNI Kabupaten Bima
82. GMNI Bantaeng
83. GMNI Pangkep
84. ⁠GMNI Pamekasan
85. DPD GMNI DKI Jakarta
86. ⁠GMNI Kediri
87. GMNI Kota Pariaman
88. GMNI Balikpapan
89. GMNI Wakatobi

Baca Juga:   Mengapa Harus #AdiliJokowi? Analisis Dampak Kebijakan dan Pengelolaan Anggaran yang Menyebabkan Kesengsaraan Rakyat

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

DPP GMNI Desak DPR RI Segera Sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
Senin, 26 Januari 2026 | 23:10 WIB
Geopolitik Pangan: Entok, Limbah Pangan, dan Masa Depan Kedaulatan Pangan Nusantara
Senin, 26 Januari 2026 | 22:59 WIB
Hadiri Kaderisasi GMNI, Bawaslu Kota Bekasi Ajak Mahasiswa Cermat Menyaring Informasi di Tengah Maraknya Hoaks
Senin, 26 Januari 2026 | 03:18 WIB
Di Forum MKRI–MK Mesir, Prof. Arief Hidayat Angkat Marhaenisme sebagai Etika Konstitusi
Minggu, 25 Januari 2026 | 19:29 WIB
DPD GMNI DKI Jakarta Gelar Konferensi Daerah Pertama, Usung Tema Transformasi Jakarta Menuju Kota Global
Minggu, 25 Januari 2026 | 18:18 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Alumni GMNI dan Tuntutan Pemberian Hak-Hak Pensiun Untuk Bung Karno

Marhaenist - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa…

Hukum sebagai Instrumen Penindasan oleh Rezim Kuasa: Studi Kasus Putusan Pidana Tom Lembong

Marhaenist.id - Beredar info tersiar di media massa, Mantan Menteri Perdagangan 2015–2016,…

Ajukan Banding atas Putusan PN Jakpus Nomor 115/Pdt.G/2025/PN Jkt.Pst, DPP GMNI Ajak Penggugat Dialog dan Mediasi

Marhaenist.id, Jakarta – Didampingi Tim Kuasa Hukum PSHN & Partners, Dewan Pimpinan…

Kepemimpinan Baduy Menjaga Pangan Indonesia

Marhaenist.id - Di tengah krisis iklim dan ketergantungan pangan pada pasar global,…

Arief Hidayat Gantikan Ahmad Basarah Jadi Ketua Umum PA GMNI

Marhaenist - Hakim Mahkamah Konstitusi Prof Arief Hidayat terpilih secara aklamasi sebagai…

Innalillahi, Hamzah Haz Wapres ke 9 RI Meninggal Dunia di Usia 84 Tahun Hari Ini

Marhaenist - Kabar duka datang dari Tanah Air. Wakil Presiden ke-9 RI…

Ganjar dan Politik Rasional

Marhaenist.id - Di dunia politik, banyak hal omong kosong yang dipertontonkan bahkan…

Marhaenisme, Marhaen dan Kita

Marhaenist.id - Banyak fenomena ganjil yang terjadi diantara kita. Terutama tentang Marhaenisme.…

Foto: Ratusan Kader GMNI Jakarta Selatan. MARHAENIST

Ratusan Kader GMNI Jaksel Gruduk DPR RI Tolak RUU TNI

Marhaenist, Jakarta - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?