By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

DPC GMNI Tangsel Sesalkan Tindakan Kekerasan terhadap Mahasiswa Katolik di Pamulang

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 7 Mei 2024 | 20:06 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Barqy Nafsin Kaida, Sekretaris DPC GMNI Tangsel/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id, Pamulang Tangsel – Baru-baru ini, sebuah video yang menjadi viral di media sosial menunjukkan sejumlah warga menyerbu Mahasiswa Katolik dari Universitas Pamulang (Unpam) di Setu, Tangerang Selatan (Tangsel) Provinsi Banten, pada malam Minggu, (5/4/2024).

Di video yang diunggah oleh akun X @Heraloebss pada Senin, (6/5/2024,) seorang mahasiswi bernama L menceritakan kronologi peristiwa yang terjadi dalam video tersebut. Menurutnya, kejadian dimulai ketika rekan L yang beragama Katolik sedang melakukan ibadah dan tiba-tiba dihadang oleh Ketua RT setempat yang melarang ibadah di kawasan tersebut.

Menanggapi hal itu, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Tangsel melalui Sekretarisnya, Barqy Nafsin Kaida, mengatakan bahwa peristiwa ini bertentangan dengan semangat cerdas, modern, dan religius yang menjadi motto Kota Tangsel.

“Kami menyesalkan tindakan penganiayaan tersebut. Ini sangat bertentangan dengan motto Kota Tangsel yang religius. Kota Tangsel ini diharapkan menjadi contoh harmoni antarumat beragama,” kata aktivis gerakan yang kerap disapa Bung Barqy ini dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/5/2024).

Atas hal itu juga, DPC GMNI Kota Tangsel meminta Pihak Kepolisihan agar segera menangkap para pelakunya serta memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga keharmonisan kerukunan antarumat beragama demi keutuhan Indonesia

“Kami juga mendesak kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kerukunan umat beragama,” ujar Barqy.

DPC GMNI Kota Tangsel, kata Barqy, mengutuk keras tindakan intoleran tersebut. Ia menegaskan bahwa peristiwa ini melanggar sangat nilai-nilai kemanusiaan dan kerukunan antarumat beragama dalam Pancasila.

“Ini sangat melanggar nilai-nilai yang terkandung dalam bingkai Pancasila, kita harus menghormati Ketuhanan Yang Maha Esa dan menjunjung tinggi kemanusiaan yang adil dan beradab. Kami mengutuk keras peristiwa itu dan kami percaya bahwa nilai-nilai ketuhanan haruslah mendorong pada penghormatan terhadap semua warga negara, tanpa memandang perbedaan suku, ras, dan agama,” tegas Bung Barqy.

Baca Juga:   Politik Budi Nurani Ir. Sukarno

DPC GMNI Kota Tangsel, melalui Bung Barqy memberikan pesan terhadap masyarakat Kota Tangsel dalam keterangannya tertulisnya kepada Marhaenist.id. Inilah pesannya:

“Peristiwa penganiayaan ini menjadi momentum bagi masyarakat Tangerang Selatan untuk bersatu dan memperkuat semangat toleransi.

Meneguhkan komitmen untuk membangun Kota Tangerang Selatan sebagai kota yang toleran, di mana setiap warga dapat hidup dengan damai dan menghormati keberagaman agama dan kepercayaan.

Semua pihak diharapkan dapat berperan aktif dalam mewujudkan visi ini, sehingga kekerasan dan intoleransi tidak lagi memiliki tempat dalam masyarakat yang beradab,” tandas Bung Barqy.***

Penulis: Bung Apriansyah Wijaya/ Editor: Bung Wadhar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Foto: Saat Abidin Fikri memaparkan materi Sosialisasi Empat Pilar dihadapan Mahasiswa Yogjakarta, Senin (20/4/2026) (Dok. Abidin Fikri)/MARHAENIST.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
Senin, 20 April 2026 | 23:18 WIB
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Senin, 20 April 2026 | 22:09 WIB
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
Senin, 20 April 2026 | 21:21 WIB
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
Senin, 20 April 2026 | 13:49 WIB
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa
Senin, 20 April 2026 | 12:35 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Foto: Pernyataan Sikap GMNI Jakarta Selatan. MARHAENIST

Pernyataan Sikap GMNI Jaksel: Cabut UU TNI dan RUU Kepolisian Negara serta Mendesak Reformasi Kepolisian yang Demokratis

Proses Historis: Dari Militerisme Orde Baru Ke Reformasi Yang Mandeg Sejarah Indonesia…

GMNI Sultra Siap Berperan Aktif Mengawal Pikada Damai 2024

Marhaenist.id, Kendari - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiawa Nasional Indonesia (GMNI)…

Pancasila dan Materialisme Historis: Perspektif Filsafat Ilmu

Marhaenist.id - Pancasila adalah dasar falsafah negara, pandangan hidup bangsa dan norma dasar…

Gemini Club Prediksikan Ganjar-Mahfud Akan Menang Tipis Pada Pilpres 2024

Marhaenist.id, Jakarta - Debat capres-cawapres dinilai bisa berpengaruh secara signifikan terhadap elektabilitas…

Mengedepankan Prinsip Kesetaraan Hukum dalam Kasus Sekjen PDI Perjuangan

Marhaenist.id - Kasus permintaan penjadwalan ulang pemeriksaan oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto,…

Pasang Surut Semangat Kartini dalam Gerakan Emansipasi Perempuan era Modern

Marhaenist.id - Perempuan, seringkali dianggap sebagai orang kedua atau pelengkap peran daripada laki-laki.…

Cipayung Plus Kendari Gelar Doa Bersama di Depan Polda Sultra Peringati 6 Tahun Gugurnya Randi-Yusuf

Marhaenist.id, Kendari - Organisasi Kemahasiswaan Cipayung Plus Kota Kendari yang terdiri dari…

Memahami Pesoalan Gugatan Imanuel terhadap Keabsahan GMNI Arjuna dengan Nomor Perkara Hukum: 115/Pdt.G/2025/Jkt Pst

Marhaenist.id - Amar putusan Pengadilan yang mengabulkan petitum Imanuel itu tidak melihat…

Tanggapi Diskusi PA GMNI Jakarta Raya, Arief Hidayat Apresiasi Gagasan Strategis Bambang Pacul dan Prof. Muradi untuk Menghadapi Tantangan Politik Nasional

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?