By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Adi Maliano Satu-Satunya dalam Catatan Sejarah Kader GMNI Kendari yang Menjabat sebagai Ketua KNPI Kendari
DPP GMNI Desak Pemerintah Segera Benahi Ketimpangan Infrastruktur dan Akses Pendidikan di Daerah 3T
Peta Baru Kekuasaan Kazakhstan Pasca-Referendum
Soekarno Bukan Sekedar Presiden
Ekonomi Biru: Analisis Kritis Atas Kapitalisme Maritim

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

DPC GMNI Tangsel Sesalkan Tindakan Kekerasan terhadap Mahasiswa Katolik di Pamulang

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 7 Mei 2024 | 20:06 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Barqy Nafsin Kaida, Sekretaris DPC GMNI Tangsel/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id, Pamulang Tangsel – Baru-baru ini, sebuah video yang menjadi viral di media sosial menunjukkan sejumlah warga menyerbu Mahasiswa Katolik dari Universitas Pamulang (Unpam) di Setu, Tangerang Selatan (Tangsel) Provinsi Banten, pada malam Minggu, (5/4/2024).

Di video yang diunggah oleh akun X @Heraloebss pada Senin, (6/5/2024,) seorang mahasiswi bernama L menceritakan kronologi peristiwa yang terjadi dalam video tersebut. Menurutnya, kejadian dimulai ketika rekan L yang beragama Katolik sedang melakukan ibadah dan tiba-tiba dihadang oleh Ketua RT setempat yang melarang ibadah di kawasan tersebut.

Menanggapi hal itu, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Tangsel melalui Sekretarisnya, Barqy Nafsin Kaida, mengatakan bahwa peristiwa ini bertentangan dengan semangat cerdas, modern, dan religius yang menjadi motto Kota Tangsel.

“Kami menyesalkan tindakan penganiayaan tersebut. Ini sangat bertentangan dengan motto Kota Tangsel yang religius. Kota Tangsel ini diharapkan menjadi contoh harmoni antarumat beragama,” kata aktivis gerakan yang kerap disapa Bung Barqy ini dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/5/2024).

Atas hal itu juga, DPC GMNI Kota Tangsel meminta Pihak Kepolisihan agar segera menangkap para pelakunya serta memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga keharmonisan kerukunan antarumat beragama demi keutuhan Indonesia

“Kami juga mendesak kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kerukunan umat beragama,” ujar Barqy.

DPC GMNI Kota Tangsel, kata Barqy, mengutuk keras tindakan intoleran tersebut. Ia menegaskan bahwa peristiwa ini melanggar sangat nilai-nilai kemanusiaan dan kerukunan antarumat beragama dalam Pancasila.

“Ini sangat melanggar nilai-nilai yang terkandung dalam bingkai Pancasila, kita harus menghormati Ketuhanan Yang Maha Esa dan menjunjung tinggi kemanusiaan yang adil dan beradab. Kami mengutuk keras peristiwa itu dan kami percaya bahwa nilai-nilai ketuhanan haruslah mendorong pada penghormatan terhadap semua warga negara, tanpa memandang perbedaan suku, ras, dan agama,” tegas Bung Barqy.

Baca Juga:   DPC GMNI Palembang Siap Dampingi Masyarakat dalam Kasus Drainase Tersumbat Akibat Ulah Developer

DPC GMNI Kota Tangsel, melalui Bung Barqy memberikan pesan terhadap masyarakat Kota Tangsel dalam keterangannya tertulisnya kepada Marhaenist.id. Inilah pesannya:

“Peristiwa penganiayaan ini menjadi momentum bagi masyarakat Tangerang Selatan untuk bersatu dan memperkuat semangat toleransi.

Meneguhkan komitmen untuk membangun Kota Tangerang Selatan sebagai kota yang toleran, di mana setiap warga dapat hidup dengan damai dan menghormati keberagaman agama dan kepercayaan.

Semua pihak diharapkan dapat berperan aktif dalam mewujudkan visi ini, sehingga kekerasan dan intoleransi tidak lagi memiliki tempat dalam masyarakat yang beradab,” tandas Bung Barqy.***

Penulis: Bung Apriansyah Wijaya/ Editor: Bung Wadhar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Adi Maliano Satu-Satunya dalam Catatan Sejarah Kader GMNI Kendari yang Menjabat sebagai Ketua KNPI Kendari
Senin, 13 April 2026 | 12:29 WIB
DPP GMNI Desak Pemerintah Segera Benahi Ketimpangan Infrastruktur dan Akses Pendidikan di Daerah 3T
Minggu, 12 April 2026 | 23:11 WIB
Foto: Fauzan Luthsa, Analis Geopolitik Eurasia Strategi Institute (Dokpri)/MARHAENIST.
Peta Baru Kekuasaan Kazakhstan Pasca-Referendum
Minggu, 12 April 2026 | 16:52 WIB
Soekarno Bukan Sekedar Presiden
Minggu, 12 April 2026 | 13:37 WIB
Foto: Benediktus Aquino, Alumni GMNI DKI Jakarta (Dokpri)/MARHAENIST.
Ekonomi Biru: Analisis Kritis Atas Kapitalisme Maritim
Sabtu, 11 April 2026 | 22:02 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. REUTERS/Andika Wahyu

Megawati dan SBY Dipastikan Tak Akan Ikut Upacara di IKN 17 Agustus Besok

MARHAENIST - Selain tidak dapat menghadiri acara kenegaraan pidato tahunan MPR RI…

Rezim Jokowi Sudah Jatuh Secara Moral dan De Facto

Tidak Diperlukan Lagi Pemilu, Tetapi Pemerintahan Transisi! Marhaenist.id - Walau sesungguhnya telah…

Taufiq Kiemas dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia

MARHAENIST - Palembang, siang hari yang terik, 19 Agustus 1960. Remaja yang…

DPP GMNI: Indonesia Berpeluang Jadi Mediator Pasca Berakhirnya Perjanjian Nuklir AS–Rusia

Marhaenist.id, Jakarta  – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Naik Bus, Ganjar-Mahfud Hadiri Sidang Putusan Sengketa Pilpres di MK

Marhaenist.id, Jakarta - Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor…

Ketua Mahkamah Konstitusi Buka Bimbingan Teknis Angkatan II PA GMNI

Marhaenist - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman membuka Bimbingan Teknis (Bimtek)…

Agung Nugroho: Proteksi Sosial Harus Bersama-Sama Kita Tingkatkan

Marhaenist - Acara Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun KSPSI yang ke 50…

Ketika Kapital Nasional Menguat: Apakah Marhaen Ikut Bangkit?

Marhaenist.id, Jakarta – Akuisisi 75 persen saham Blok Duyung di Natuna oleh…

Ketika Mantan Lawan di Pilpres Ingin Merapat ke Pemerintahan

Marhaenist - Harlah ke-26 PKB menjadi ajang bagi sejumlah partai di luar…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?