By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Bahlil Lahadalia dan Reorientasi Ideologis Golkar: Mengembalikan Partai Karya ke Akar Marhaenisme Soekarno
KPK dan Tangan Besi Sudewo ‘Bupati Pati’
Hadiri Kaderisari GMNI, Bawaslu Kota Bekasi Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan dan Aktif Laporkan Masalah Kebencanaan
Keraton Surakarta dan Gagasan Negara Kebudayaan Soekarno
DPC GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Korupsi di DJP: Pajak Rakyat Tidak Aman

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

DPC GMNI Tangsel Sesalkan Tindakan Kekerasan terhadap Mahasiswa Katolik di Pamulang

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 7 Mei 2024 | 20:06 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Barqy Nafsin Kaida, Sekretaris DPC GMNI Tangsel/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id, Pamulang Tangsel – Baru-baru ini, sebuah video yang menjadi viral di media sosial menunjukkan sejumlah warga menyerbu Mahasiswa Katolik dari Universitas Pamulang (Unpam) di Setu, Tangerang Selatan (Tangsel) Provinsi Banten, pada malam Minggu, (5/4/2024).

Di video yang diunggah oleh akun X @Heraloebss pada Senin, (6/5/2024,) seorang mahasiswi bernama L menceritakan kronologi peristiwa yang terjadi dalam video tersebut. Menurutnya, kejadian dimulai ketika rekan L yang beragama Katolik sedang melakukan ibadah dan tiba-tiba dihadang oleh Ketua RT setempat yang melarang ibadah di kawasan tersebut.

Menanggapi hal itu, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Tangsel melalui Sekretarisnya, Barqy Nafsin Kaida, mengatakan bahwa peristiwa ini bertentangan dengan semangat cerdas, modern, dan religius yang menjadi motto Kota Tangsel.

“Kami menyesalkan tindakan penganiayaan tersebut. Ini sangat bertentangan dengan motto Kota Tangsel yang religius. Kota Tangsel ini diharapkan menjadi contoh harmoni antarumat beragama,” kata aktivis gerakan yang kerap disapa Bung Barqy ini dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/5/2024).

Atas hal itu juga, DPC GMNI Kota Tangsel meminta Pihak Kepolisihan agar segera menangkap para pelakunya serta memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga keharmonisan kerukunan antarumat beragama demi keutuhan Indonesia

“Kami juga mendesak kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kerukunan umat beragama,” ujar Barqy.

DPC GMNI Kota Tangsel, kata Barqy, mengutuk keras tindakan intoleran tersebut. Ia menegaskan bahwa peristiwa ini melanggar sangat nilai-nilai kemanusiaan dan kerukunan antarumat beragama dalam Pancasila.

“Ini sangat melanggar nilai-nilai yang terkandung dalam bingkai Pancasila, kita harus menghormati Ketuhanan Yang Maha Esa dan menjunjung tinggi kemanusiaan yang adil dan beradab. Kami mengutuk keras peristiwa itu dan kami percaya bahwa nilai-nilai ketuhanan haruslah mendorong pada penghormatan terhadap semua warga negara, tanpa memandang perbedaan suku, ras, dan agama,” tegas Bung Barqy.

Baca Juga:   GMNI Jakarta Selatan Bedah Pemikiran Tan Malaka dan Soekarno dalam Dialog Sejarah dan Ideologi

DPC GMNI Kota Tangsel, melalui Bung Barqy memberikan pesan terhadap masyarakat Kota Tangsel dalam keterangannya tertulisnya kepada Marhaenist.id. Inilah pesannya:

“Peristiwa penganiayaan ini menjadi momentum bagi masyarakat Tangerang Selatan untuk bersatu dan memperkuat semangat toleransi.

Meneguhkan komitmen untuk membangun Kota Tangerang Selatan sebagai kota yang toleran, di mana setiap warga dapat hidup dengan damai dan menghormati keberagaman agama dan kepercayaan.

Semua pihak diharapkan dapat berperan aktif dalam mewujudkan visi ini, sehingga kekerasan dan intoleransi tidak lagi memiliki tempat dalam masyarakat yang beradab,” tandas Bung Barqy.***

Penulis: Bung Apriansyah Wijaya/ Editor: Bung Wadhar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Bahlil Lahadalia dan Reorientasi Ideologis Golkar: Mengembalikan Partai Karya ke Akar Marhaenisme Soekarno
Selasa, 20 Januari 2026 | 08:47 WIB
KPK dan Tangan Besi Sudewo ‘Bupati Pati’
Selasa, 20 Januari 2026 | 08:34 WIB
Hadiri Kaderisari GMNI, Bawaslu Kota Bekasi Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan dan Aktif Laporkan Masalah Kebencanaan
Senin, 19 Januari 2026 | 23:13 WIB
Keraton Surakarta dan Gagasan Negara Kebudayaan Soekarno
Senin, 19 Januari 2026 | 21:12 WIB
DPC GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Korupsi di DJP: Pajak Rakyat Tidak Aman
Senin, 19 Januari 2026 | 21:11 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Survei Negara Paling Bahagia dan Paradoks Indonesia

Marhaenist.id - besar manusia Indonesia di panggung global hari ini terperangkap dalam…

Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan kaos bertuliskan nama “Jokowi” kepada Presiden RI, usai pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/10/2022). Setkab/Rahmat

Presiden FIFA Minta Persiapan Piala Dunia U-20 Ditangani Secara Profesional

Marhaenist - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama FIFA memastikan Piala Dunia U-20…

Hari Ibu di Kandang Rakyat: Ir. Robi Agustiar Salah Satu Pendiri GMNI Sumedang Tegaskan Peternak adalah Marhaen Modern

Marhaenist.id, Bandung - Di tengah peringatan Hari Ibu, Ir. Robi Agustiar, S.Pt.,…

GMNI Penajam Desak Evaluasi Proyek RDMP Bukti Lemahnya Pengawasan Disnaker & DPRD

Marhaenist.id, Penajam Paser Utara - Duka mendalam menyelimuti kalangan masyarakat Penajam usai insiden longsor…

DPD GMNI Jatim Desak Pemerintah Prabowo-Gibran Pertimbangkan Ulang Kenaikan PPN 12%

Marhaenist, Surabaya – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI)…

Cipayung Plus Kendari Gelar Doa Bersama di Depan Polda Sultra Peringati 6 Tahun Gugurnya Randi-Yusuf

Marhaenist.id, Kendari - Organisasi Kemahasiswaan Cipayung Plus Kota Kendari yang terdiri dari…

Merdeka dalam Bayang-Bayang Kekerasan dan Kebijakan Serampangan: Refleksi 80 Tahun Republik Indonesia

Marhaenist.id - Delapan puluh tahun Indonesia merdeka, kita kembali ditarik pada pertanyaan…

Monumen Burung Garuda Pancasila Menghadap Kedepan, PA GMNI Mojokerto Lapor Pihak Berwajib

Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mojokerto menyayangkan peristiwa peresmian…

RUU TNI 2024: Adaptasi atau Ancaman bagi Demokrasi?

Marhaenist.id - Perubahan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI 2024 membawa sejumlah perbedaan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?