By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Manifesto GMNI di Tengah Jerat Hegemoni Sosial
Tanggapi Akan Adanya Pelaporan Firman Masengi, Pimred Marhaenist.id: Tuduhan Harus Diuji Secara Adil, Jangan Bungkam Ruang Kritik
Mengapa Kepemilikan Alat Produksi tetap menjadikan Marhen Miskin?
Routa Dikepung Oligarki Nikel dan Rakyat Dipinggirkan, DPP GMNI Bidang ESDM Siap Bergabung dalam Koalisi Besar Save Routa
GMNI Cabang Bandung, Rumah yang Menghidupkan Pikiran dan Perjuangan

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Infokini

Bahas Otonomi Daerah, Mahfud MD Akan Isi FGD di Agenda 45

Indo Marhaenist
Indo Marhaenist Diterbitkan : Sabtu, 20 Juli 2024 | 00:08 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. FOTO ANTARA
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta– Mantan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD akan menjadi keynote speaker dalam diskusi kelompok terarah (FGD) bertema ‘Memperkuat Otonomi Daerah melalui Pilkada’ yang digelar oleh Agenda 45 di Jakarta, Sabtu (20/07/2024) siang.

Pada kesmepatan itu, Mahfud akan memaparkan pemikirannya soal Undang-Undang Otonomi Daerah dalam memberi ruang seluas-luasnya kepada daerah untuk berkembang dengan manfaatkan dan mengelola sumber daya alam, sumber daya manusia dan kearifan lokal.

Pemaparan Mahfud tersebut, akan ditanggapi oleh sejumlah pakar seperti Abdon Nababan (pegiat masyarakat adat), Arman Suparman Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Bivitri Susanti (pakar Hukum Tata Negara), Hilmar Farid (Dirjen Kebudayaan), Ida Budiarti, (Komisioner KPU RI 2008-2013), Eka Prabawa Eka Sutanta (Pengajar STPDN).

Warsito Ellwein, Direktur Eksekutif Agenda 45, menjelaskan, diskusi kelompok terarah ini digelar merujuk pada sejumlah hal yang menjadi latar belakang.

Satu di antaranya, dalam kenyataannya banyak persoalan yang membuat pelaksanaan otonomi daerah tak maksimal.

Padahal, keanekaragaman wilayah NKRI membutuhkan model pembangunan yang tidak bersifat sentralistis karena masing-masing wilayah memiliki karakter budaya dan kondisi geografis yang berbeda-beda.

“Agar semuanya bisa berkembang sesuai dengan potensinya, tiap wilayah membutuhkan kewenangan mengatur urusannya sendiri,” kata Warsito.

Dalam perjalanannya, Undang-Undang Otonomi Daerah telah direvisidan dikoreksi dengan UU yang baru. Namun, sejauh ini terlihat adanya semangat yang semakin mengarah pada resentralisasi dengan memberikan kewenangan pemerintah pusat kembali semakin besar dalam mengatur dan mengelola daerah.

Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 27 November 2024 amat perlu untuk mengkaji kembali masalah otonomi daerah secara serius.

“Otonomi Daerah akan bisa berfungsi maksimal apabila Pilkada serentak nanti menghasilkan kepala-kepala daerah yang berpihak kepada peningkatan kesejahteraan sosial, mereka pun harus berhati-hati dalam mengelola sumber daya alam, sehingga otonomi daerah ada artinya tidak sekadar kertas,” ujarnya.

Baca Juga:   Warga Kebun Sayur Geruduk Polda: Stop Kriminalisasi, Intimidasi, dan Provokasi terhadap Warga!

Warsito menambahkan bahwa ada dua tujuan utama FGD itu.

Pertama, publik mengerti bahwa pilkada kali ini adalah momentum untuk memilih kepala daerah yang berpihak kepada kepentingan rakyatnya sendiri.

Kedua, memberi bekal kepada para calon agar menggunaka nisu-isu yang memberi penguatan kepada masyarakat di wilayahnya.

“Kedua tujuan itu diharapkan menghasilkan rekomendasi-rekomendasi perbaikan UU Otda atau kebijakan-kebijakan yang lebih berpihak kepada kepentingan daerah dalam koridor NKRI,” pungkasnya.***

Penulis/Editor: Redaksi.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Manifesto GMNI di Tengah Jerat Hegemoni Sosial
Rabu, 15 April 2026 | 14:58 WIB
Tanggapi Akan Adanya Pelaporan Firman Masengi, Pimred Marhaenist.id: Tuduhan Harus Diuji Secara Adil, Jangan Bungkam Ruang Kritik
Rabu, 15 April 2026 | 14:13 WIB
Mengapa Kepemilikan Alat Produksi tetap menjadikan Marhen Miskin?
Selasa, 14 April 2026 | 20:54 WIB
Routa Dikepung Oligarki Nikel dan Rakyat Dipinggirkan, DPP GMNI Bidang ESDM Siap Bergabung dalam Koalisi Besar Save Routa
Selasa, 14 April 2026 | 19:40 WIB
GMNI Cabang Bandung, Rumah yang Menghidupkan Pikiran dan Perjuangan
Selasa, 14 April 2026 | 19:26 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Jakarta Utara Merah, Ribuan Warga Pluit Jalan Sehat Bareng Ganjar

Marhaenist.id, Jakarta - Jelang debat pamungkas calon Presiden RI Ganjar Ganjar Pranowo…

Antara Disiplin TNI dan Ancaman Terhadap Supremasi Sipil Dalam Demokrasi Indonesia

Marhaenist.id -Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah lama dikenal sebagai institusi yang disiplin…

GMNI, Marhaen, dan Kebangkitan yang tak Kunjung Datang

Marhaenist.id - Di tengah negeri yang tenggelam dalam lumpur korupsi, oligarki ekonomi,…

Sesak Napas di Realita: Seni Melukis Mooi Indië Ala Wali Kota Jakarta Timur

Marhaenist.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta…

Gelar Seri Diskusi Publik Edisi V, PA GMNI Jakarta Raya Tekankan Front Marhaenis Ambil Peran untuk Berdaulat, Berdikari, Berbudaya

Marhaenist.id, Jakarta — DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jakarta…

Cegah Provokasi dan Anarkisme, GSNI Surabaya Tegaskan Komitmen Gerakan Damai

Marhaenist.id, Surabaya - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) Kota…

Benarkah Koperasi Desa Merah Putih Butuh Mobil Pick Up?

Marhaenist.id - Rencana pengadaan 105.000 mobil pick up untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah…

PPAB Ke-2 GMNI Situbondo Sukses Digelar Meriah, Irham Kahfi Sampaikan Pesan Penting untuk Kader Muda

Marhaenist.id, Situbondo — Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Situbondo kembali mencatatkan…

Gelar Aksi Solidaritas di Jakarta, 5 Elemen Organisasi Desak Hentikan Penggusuran Petani Padang Halaban

Marhaenist.id, Jakarta — Puluhan massa dari Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), Gabungan Serikat…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?