By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Reforma Agraria dan Krisis Keadilan Sosial
Ketua GMNI NTT Desak Presiden Prabowo Tetapkan Perangkat Desa sebagai ASN atau PPPK
Paul Finsen Mayor: Negara Harus Membaca Budaya Geopolitik Papua, Bukan Memaksakan Modal
GMNI Jakarta Selatan Serukan Aksi Solidaritas untuk Laras Faizati dan Aktivis yang Dikriminalisasi
Etika Negara Demokrasi: Ketika Kekuasaan Harus Tunduk pada Kepercayaan Rakyat

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNI

Gelar Seri Diskusi Publik Edisi V, PA GMNI Jakarta Raya Tekankan Front Marhaenis Ambil Peran untuk Berdaulat, Berdikari, Berbudaya

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 6 Desember 2025 | 23:40 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Bambang Patjul saat memaparkan materinya dalam Seri Diskusi Publik Edisi V yang digelar oleh DPD PA GMNI Jakarta Raya, Sabtu (6/12/2025) (Ist)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta — DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jakarta Raya menggelar Seri Diskusi Publik V bertema “Front Marhaenis Ambil Peran: Berdaulat, Berdikari, Berbudaya”.

Kegiatan tersebut telah menjadi bagian dari rangkaian agenda diskusi menuju Konferensi Daerah (Konferda) V PA GMNI Jakarta Raya yang digelar di Kantor DPP PA GMNI, Jakarta pada Sabtu (6/12/2025).

Diskusi menghadirkan dua narasumber penting, yakni Wakil Ketua MPR RI sekaligus kader GMNI, Bambang “Pacul” Wuryanto, dan Guru Besar Ilmu Politik Universitas Padjadjaran, Prof. Muradi. Acara berlangsung interaktif dengan partisipasi alumni dan kader GMNI dari berbagai wilayah di Jakarta.

Dalam pemaparannya, Bambang Wuryanto menekankan urgensi kemandirian finansial bagi kaum Marhaen sebagai fondasi perjuangan.

Ia menguraikan struktur sosial masyarakat, mulai dari kelompok lumpen, pekerja, birokrat, elite politik hingga pemilik modal.

“Kaum Marhaenis itu minimal harus bebas dari masalah keuangan. Kalau masih berada di posisi lumpen atau sekadar pekerja, sulit membangun barisan perjuangan,” ujarnya.

Ia juga menyinggung dinamika politik nasional pada 1967, termasuk proses lengsernya Bung Karno hingga penandatanganan kontrak Freeport. Menurutnya, pemikiran Soekarno tetap relevan, tetapi memerlukan pembaruan agar sesuai dengan konteks kekinian.

“Marhaenis muda harus membangun mentalitas kuat. Setelah berhasil, bantu yang lain dengan jaringan, tenaga, dan pikirannya,” tambahnya.

Sementara itu, Prof. Muradi menyoroti arah politik nasional yang dinilainya semakin pragmatis. Ia menyebut banyak aktor politik kehilangan konsistensi ideologis dan keberanian memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Pertanyaan pentingnya: apakah pemerintahan hari ini masih menjalankan nilai ideologis? Saya jawab tidak. Kita terjebak dalam sandera politik,” tegasnya.

Ia juga menilai kampus sebagai ruang terakhir tempat demokrasi tetap bertahan.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal DPP PA GMNI, Abdy Yuhana, memberikan perspektif historis mengenai karakter sosial masyarakat Indonesia yang terdiri dari priyayi, abangan, dan santri. menurutnya, kelompok abangan merupakan basis yang kuat bagi tradisi ideologi Soekarnois.

Baca Juga:   Pelantikan PA GMNI Kalsel, Momentum Menuju Organisasi Yang Lebih Baik

“Sepanjang republik ini ada, kaum abangan selalu hadir. Itu basis ideologis kita. Karena itu, tidak boleh ada ketakutan kehilangan massa,” ujarnya.

Abdy menegaskan perlunya menjaga fondasi ideologi dalam setiap langkah perjuangan.

“Taktik boleh berubah, tapi asas perjuangan tidak boleh bergeser,” katanya.

DPP PA GMNI mengapresiasi antusiasme peserta dan menilai forum ini sebagai momentum penting menjelang Konferda V. Diskusi dipandu oleh Direktur IPI, Karyono Wibowo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Ketua Umum DPP PA GMNI Ugik Kurniadi, Ketua Dewan Pakar DPD PA GMNI Jakarta Raya Rico Sinaga, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Dwi Rio Sambodo, Ketua DPD PA GMNI Jakarta Raya Ario Sanjaya, serta jajaran pengurus DPD dan DPC GMNI se-DKI Jakarta.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Reforma Agraria dan Krisis Keadilan Sosial
Kamis, 15 Januari 2026 | 15:13 WIB
Ketua GMNI NTT Desak Presiden Prabowo Tetapkan Perangkat Desa sebagai ASN atau PPPK
Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08 WIB
Paul Finsen Mayor: Negara Harus Membaca Budaya Geopolitik Papua, Bukan Memaksakan Modal
Kamis, 15 Januari 2026 | 09:03 WIB
GMNI Jakarta Selatan Serukan Aksi Solidaritas untuk Laras Faizati dan Aktivis yang Dikriminalisasi
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:27 WIB
Etika Negara Demokrasi: Ketika Kekuasaan Harus Tunduk pada Kepercayaan Rakyat
Rabu, 14 Januari 2026 | 22:55 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Front Marhaenis Ditengah Kekacauan Politik, Hukum, dan Ekonomi Indonesia Hari Ini

Marhaenist.id - Indonesia hari ini berada dalam pusaran kekacauan politik, hukum, dan…

Gelar PPAB, GMNI Morowali Lahirkan 13 Generasi Baru Pejuang Marhaenis yang Siap Mengabdi untuk Rakyat

Marhaenist.id, Morowali - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

DPC PA GMNI Kab Klaten Adakan Vaksinasi Booster Untuk Karyawan dan Buruh

Marhaenist - Dewan Pengurus Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC PA…

Menkeu: Rp 6,2 Triliun Telah Disalurkan Untuk Realisasi BLT BBM

Marhaenist - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, realisasi bantuan langsung tunai…

Semangat Muda Kaum Nasionalis: Deklarasi GSNI Pacitan

Marhaenist.id, Pacitan - Semangat kebangsaan di ranah pelajar kembali berkobar di Kabupaten Pacitan.…

Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Selatan, Dendy Se. MARHAENIST

GMNI Persoalkan 10 Calon Dewas KPK, Sebut Upaya Jokowi Lindungi Diri dari KKN

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta…

Beredar Akun Facebook Palsu Atas Nama Dirinya, Karyono Wibowo: Ada Orang yang tidak Bertanggungjawab – Mohon Abaikan

Marhaenist.id, Jakarta - Salah satu Dewan Redaksi Marhaenist.id yang juga Direktur Eksekutif…

Puluhan Mahasiswa Yogyakarta Gelar Diskusi Menolak Politisasi Bansos

Marhaenist.id, Yogyakarta - Puluhan mahasiswa Yogyakarta dengan mengatasnamakan Forum Mahasiswa Yogyakarta melakukan…

Bawaslu: Pengawas Pemilu atau Mitos Demokrasi?

Marhaenist.id-Seperti halnya urban legend yang sering terdengar kuat di permukaan tetapi sulit…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?