By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kapitalisme

Banyaknya Kepentingan di Balik Perpanjangan Kenaikan HET Beras

Marhaenist ID
Marhaenist ID Diterbitkan : Rabu, 20 Maret 2024 | 19:25 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Pedagang beras di Pasar Rangkasbitung Kabupaten Lebak datangkan beras dari Jawa Barat dan Jawa Timur karena pasokan beras lokal menurun.ANTARA/Mansur
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Keputusan pemerintah melanjutkan relaksasi harga eceran tertinggi (HET) beras premium hingga April 2024 dinilai tidak tepat dan sarat kepentingan dari segelintir pihak.

Ekonom pertanian dari Center of Reform on Economics (Core) Eliza Mardian menilai keputusan tersebut tidak menjawab akar persoalan anomali stok dan harga beras, khususnya di ritel modern, yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Dia pun mengutip temuan Ombudsman RI bahwa pasokan beras di pasaran masih dalam kondisi terbatas di sejumlah gerai ritel modern di Jakarta dan sekitarnya.

“Temuan Ombudsman yang sidak di beberapa lokasi pasar di Jakarta itu ternyata pasokan beras premium memang mulai tersedia kembali di ritel modern, tetapi jumlahnya masih terbatas. Selain itu, masih ditemukan di beberapa titik ritel modern harga beras premium tidak sesuai dengan ketentuan relaksasi HET, atau di atas HET,” ujar Eliza, Rabu (20/03/2024).

Menurut Eliza, hal yang seharusnya dilakukan pemerintah adalah menelusuri secara mendalam pihak-pihak yang berpotensi secara sengaja ingin mendorong kenaikan HET secara resmi.

“Ini kan perlu ditelusuri oleh pemerintah; apakah ada pihak-pihak yang sengaja ingin mendorong agar HET ini resmi naik, tidak hanya relaksasi sementara. Pemerintah perlu menindak tegas oknum-oknum yang memanfaatkan asimetris informasi ini untuk keuntungan segelintir pihak saja,” pintanya.

“Pemerintah kemarin menyoroti kenaikan harga tiket pesawat, semestinya hal serupa dilakukan untuk pengusaha pangan yang mengendalikan pasokan ini, karena pasokan yang mereka kendalikan itu memengaruhi harga [beras],” tegasnya.

Untuk itu, dia menegaskan bahwa pemerintah berhak untuk mengatur pasokan beras karena itu bagian daripada kebijakan pemerintah.

“Sebagian besar beras petani itu, tanaman padinya menggunakan pupuk subsidi, di sini pemerintah berhak mengatur pasokan beras karena di situ ada intervensi pemerintah dengan pemberian subsidi pupuk yang menggunakan APBN,” ujarnya.

Baca Juga:   Ekonomi Negara Sedang Dalam Keadaan Tidak Baik-Baik Saja

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan Presiden Joko Widodo menyepakati relaksasi HET selaras dengan kenaikan harga beras premium sebesar Rp1.000/kg hingga sebulan ke depan atau April 2024. Dengan demikian, HET beras premium naik dari Rp13.900/kg menjadi Rp14.900/kg.

“Bapanas menyampaikan pada Pak Presiden agar relaksasi harga beras premium sebelumnya Rp13.900/kg ke Rp14.900/kg. Kita minta izin dan disetujui untuk diperpanjang satu bulan supaya stok di market, terutama modern market dan outlet-outlet terjaga,” kata Ariefa, Selasa (19/03/2024).

Arief menjelaskan perpanjangan kebijakan ini dalam upaya untuk menunggu turunnya harga gabah kering panen (GKP) menjelang panen raya pada Maret dan April.

Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) memang telah meminta pemerintah untuk menaikkan sementara HET beras di gerai-gerai pasar modern, alih-alih memaksa pengusaha menekan margin di tengah isu gangguan pasok.

Ketua Umum Aprindo Roy Nicolas Mandey mengatakan pada dasarnya peritel tetap akan menyediakan beras, kendati dengan margin yang menipis. Terlebih, beras dan bahan pokok lainnya merupakan faktor pendorong masyarakat berbelanja ke ritel modern.

Di sisi lain, lanjutnya, kondisi gangguan pasok di ritel makin diperburuk dengan adanya harga beras perusahaan swasta yang dijual mahal. Sementara itu, ritel tidak bisa menjual rugi karena terdapat kebijakan HET.

Dengan demikian, Roy menyebut telah mengusulkan agar pemerintah merelaksasi HET dan harga acuan beberapa komoditas pangan, seperti beras, gula, minyak goreng, serta beberapa komoditas pangan lainnya yang berpotensi mengalami kenaikan pada Februari.

“Otomatis kami berharap ada relaksasi HET, atau  Bulog harus bisa menjamin pasokan beras masuk ke ritel. Kita meeting [sudah melakukan pertemuan untuk] meminta jaminan itu,” ujarnya saat ditemui Senin (12/02/2024).

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Skandal Korupsi Tol Balikpapan-Samarinda: Keresahan Masyarakat Kalitim Sejak 2023 Akhirnya Terjawab

Marhaenist.id - Jalan tol merupakan jalur alternatif yang disediakan pemerintah untuk masyarakat…

KUHP Baru Berlaku 2 Januari 2026, Warganet Soroti Ancaman Kriminalisasi Kritik Hingga Trending Platform X

Marhaenist.id, Jakarta — Kata kunci “KUHP” menjadi trending topic di platform X…

Aku Lelah, Mencintaimu adalah Tindakan Masokis

Marhaenist.id- Mencintaimu adalah ibadah paling melelahkan yang pernah aku jalani. Ia bukan…

Raymundus Sau Fernandes dalam Kenangan: Marhaenis Sejati dan Pancasilais yang Teguh

Marhaenist.id - "Pada pagi hari 8 Oktober 1995 itu, Kak Niko dan…

Desak Jokowi Mundur, Alumni Unas Bergerak: Demokrasi di Jurang Kematian

Marhaenist - Alumni Universitas Nasional (Unas) yang menamakan diri ‘Alumni Unas Bergerak’ membuat…

Resmikan Sekretariat Gotong-Royong GMNI Banyuwangi, Rifqi Nuril Huda: Ini Siap Jadi Pusat Penguatan Intelektual Kader

Marhaenist.id, Banyuwangi - Sekretariat Gotong Royong Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Banyuwangi di…

Ibu, Ibu, dan Sejarah Hari Ibu

Marhaenist.id - Setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu. Peringatan Hari…

Pengesahan RUU KUHAP Dinilai Terburu-Buru, Kritik Publik Menguat

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang…

Krisis Pengungsi Rohingya Berlarut, GMNI: Bukti Lemahnya Diplomasi Pertahanan Kita

Marhaenist.id, Jakarta - Sebanyak 157 orang pengungsi Rohingya mendarat di Desa Karang Gading,…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?