
Marhaenist.id – Dalam dinamika pergerakan kepemudaan di Kota Kendari, hadir sosok yang mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai figur yang tidak hanya aktif, tetapi juga mampu menembus batas-batas organisasi. Sosok tersebut adalah Adi Maliano, satu-satunya kader GMNI Kendari yang berhasil menjabat sebagai Ketua KNPI Kendari.
Perjalanan Adi Maliano bukanlah sesuatu yang instan. Ia tumbuh dan ditempa dalam organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), sebuah organisasi yang dikenal melahirkan kader-kader dengan karakter ideologis yang kuat, berpijak pada ajaran Marhaenisme yang diwariskan oleh Bung Karno. Dari sinilah Adi Maliano mulai membangun kapasitas kepemimpinannya, baik dalam aspek intelektual, organisatoris, maupun dalam membangun jaringan pergerakan.
Di internal GMNI sendiri, Adi Maliano telah mengikuti hampir seluruh jenjang kaderisasi, sehingga hal itu mampu menempatkan dirinya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dibawah Kepemimpinan Sujarhi-Amir. Saat berada di DPP GMNI, ia juga dianggap sebagai Kader yang mampu menaklukkan Ibukota Jakarta dengan membangun jaringan Nasional hingga membuatnya dikenal oleh Para Pejabat Negara dan elit partai-partai besar, tak seperti yang lain.
Sebagai kader GMNI, Adi Maliano dikenal aktif dalam berbagai diskursus kebangsaan, advokasi sosial, serta kegiatan pengkaderan. Ia tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga sebagai penggerak. Konsistensi dan dedikasinya inilah yang kemudian mengantarkannya pada panggung yang lebih luas dalam dunia kepemudaan.

Terpilihnya Adi Maliano sebagai Ketua KNPI Kendari menjadi tonggak penting, tidak hanya bagi dirinya secara personal, tetapi juga bagi GMNI Kendari. Hal ini menjadi bukti bahwa kader GMNI mampu berkompetisi dan dipercaya untuk memimpin organisasi kepemudaan lintas elemen yang memiliki latar belakang beragam.
KNPI sebagai wadah berhimpunnya berbagai organisasi kepemudaan tentu membutuhkan figur yang mampu merangkul, mengayomi, serta menjembatani perbedaan. Dalam hal ini, Adi Maliano hadir dengan pendekatan yang inklusif dan progresif. Ia membawa semangat persatuan pemuda dengan tetap menjaga nilai-nilai idealisme yang menjadi akar dari perjalanan organisasinya.
Keberhasilan ini juga menjadi inspirasi bagi kader-kader muda lainnya, khususnya di GMNI Kendari, bahwa kerja keras, konsistensi, dan integritas akan selalu menemukan jalannya. Adi Maliano telah membuktikan bahwa kaderisasi bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan proses panjang yang menghasilkan pemimpin yang siap diuji di berbagai medan pengabdian.
Dengan capaian tersebut, Adi Maliano tidak hanya mencatat sejarah sebagai satu-satunya kader GMNI Kendari yang pernah menjabat Ketua KNPI Kendari, tetapi juga membuka jalan bagi generasi berikutnya untuk terus melanjutkan estafet kepemimpinan dengan semangat perubahan dan pengabdian kepada masyarakat.
Jenjang Karir Internal:
– Ketua DPK GMNI Unsultra,
– Pengurus DPD GMNI Sultra,
– Ketua DPP GMNI Bidang ESDM (Sekarang).
Jenjang Karir Eksternal
– Presma Unsultra,
– Pengurus Pusat BEMNUS,
– Ketua DPD KNPI Kota Kendari (Sekarang).
Penulis: Ali T, Kader GMNI Kendari.