By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Mayoritas Perempuan, PPAB DPK GMNI UBP Karawang Jadi Warna Baru Kaderisasi
Pingin Nonton “Pesta Babi” Full Movie, Yuk Klik Link dan Reviewnya Disini
DPC GMNI Jakarta Timur Soroti Pelemahan Rupiah, Desak Pemerintah dan BI Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional
Indonesia Menjadi Negara Agung dengan Jalan Kebangsaan ala Soekarno
Aliansi PERISAI Gelar Aksi di Jakarta, Soroti Militerisasi Ruang Sipil dan Kebijakan Pemerintah

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Pemerintah Godok RUU Disinformasi dan Propaganda Asing, DPP GMNI: Ancaman Serius Terhadap Demokrasi

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 10 Februari 2026 | 10:52 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Skuad DPP GMNI saat melakukan Pengukuhan Pengurus. (Foto: Adi Maliano)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dibawah kepemimpinan Sujarhi-Amir menyoroti keras penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Disinformasi dan Propaganda Asing yang saat ini tengah digodok oleh Pemerintah bersama DPR RI.

RUU tersebut dinilai mengandung banyak pasal karet, berpotensi mengkriminalisasi warga negara, membungkam kebebasan pers, serta dapat dijadikan alat kekuasaan untuk membungkam suara kritis atas nama pemberantasan “hoaks” dan “pengaruh asing”.

Ketua Umum DPP GMNI, Sujahri Somar, menegaskan bahwa problem utama dalam RUU ini terletak pada kaburnya definisi dan ukuran hukum mengenai disinformasi, misinformasi, dan malinformasi.

“Dalam praktik selama ini, pemerintah sering menggunakan ukuran yang tidak jelas dalam memaknai disinformasi. Jika RUU ini disahkan dengan rumusan yang kabur, maka kondisi tersebut sangat berbahaya bagi kebebasan berekspresi dan berpendapat, karena ekspresi yang sah dan dilindungi konstitusi bisa dengan mudah dikriminalisasi,” tegas Sujahri.

Menurutnya, pembatasan terhadap disinformasi sejatinya telah diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) maupun Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Bahkan, UU ITE telah menyediakan mekanisme moderasi konten terhadap informasi yang dianggap bermasalah.

“Kami menilai belum ada urgensi yang kuat hingga RUU ini harus masuk dalam pembahasan DPR. Namun demikian, GMNI akan terus mendalami dan mengkaji secara kritis setiap perkembangannya,” tambah Sujahri.

Senada dengan itu, Surya Dermawan Nasution, Ketua Bidang Agitasi dan Propaganda DPP GMNI, menyebut lahirnya RUU Disinformasi dan Propaganda Asing sebagai langkah yang kontraproduktif terhadap semangat Reformasi 1998 dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

“Kebebasan berekspresi dan berorganisasi merupakan syarat mutlak bagi bangsa yang merdeka secara pikiran. Upaya mengontrol informasi secara otoriter justru akan melemahkan kepercayaan rakyat dan membuka jalan bagi lahirnya otoritarianisme baru,” ujar Surya.

Baca Juga:   Sambut Dies Natalis ke 71 di Bulan Ramadhan, GMNI Kendari Gelar Buka Puasa Bersama dan Tasyakuran

Ia juga menilai wacana pembentukan RUU tersebut semakin menunjukkan watak pemerintah yang anti terhadap kritik dan oposisi, serta mengabaikan prinsip check and balance dalam sistem demokrasi.

“Pemerintah terlihat risih terhadap kritik dan tidak ingin dikoreksi oleh rakyatnya sendiri. Sikap ini jelas mengangkangi prinsip kedaulatan rakyat,” lanjutnya.

Lebih jauh, Surya menyebut bahwa narasi ancaman dan propaganda asing kerap dijadikan kambing hitam untuk menutupi kegagalan pemerintah dalam menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat.

“Tidak mengherankan jika isu gangguan asing terus diproduksi, sementara persoalan mendasar seperti keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat justru diabaikan,” tegasnya.

Tiga Sikap Tegas DPP GMNI

Sebagai bentuk sikap politik organisasi, DPP GMNI menyatakan tiga tuntutan tegas, yaitu:

1. Meminta Presiden Republik Indonesia dan DPR RI untuk menghentikan seluruh proses pembahasan dan rencana pengesahan RUU Disinformasi dan Propaganda Asing.

2. Mendesak lahirnya regulasi yang benar-benar pro-rakyat melalui partisipasi publik yang luas, menjunjung tinggi prinsip transparansi, hak asasi manusia, serta kemerdekaan pers.

3. Menyerukan kepada seluruh elemen mahasiswa, pers, akademisi, dan masyarakat sipil untuk memperkuat gerakan penolakan terhadap segala bentuk pembatasan kebebasan berekspresi di Indonesia.

DPP GMNI menegaskan bahwa penguatan nasionalisme tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan demokrasi dan nilai-nilai kemanusiaan. Nasionalisme Indonesia harus berwatak adil, berani berpihak pada rakyat, serta menghormati suara-suara minoritas.***

Penulis: Redaksi/Editor: Redaksi.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Mayoritas Perempuan, PPAB DPK GMNI UBP Karawang Jadi Warna Baru Kaderisasi
Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:42 WIB
Pingin Nonton “Pesta Babi” Full Movie, Yuk Klik Link dan Reviewnya Disini
Jumat, 22 Mei 2026 | 20:29 WIB
DPC GMNI Jakarta Timur Soroti Pelemahan Rupiah, Desak Pemerintah dan BI Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional
Jumat, 22 Mei 2026 | 15:40 WIB
Indonesia Menjadi Negara Agung dengan Jalan Kebangsaan ala Soekarno
Jumat, 22 Mei 2026 | 10:38 WIB
Aliansi PERISAI Gelar Aksi di Jakarta, Soroti Militerisasi Ruang Sipil dan Kebijakan Pemerintah
Jumat, 22 Mei 2026 | 01:25 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Feodalisme Digital dalam Ekonomi Creator: Membaca Ulang Generasi Emas 2045 dari Kacamata Marhaenisme

Marhaenist.id – Saat ini Indonesia telah berupaya mewujudkan visi besar “Generasi Emas…

Sekelompok suporter membawa seorang korban pria di stadion Kanjuruhan, Malang selama huru-hara keributan terjadi. AFP/Getty Images

127 Orang Tewas Dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang

Marhaenist - Sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal dunia dalam tragedi yang terjadi…

PDIP Lantik Pengurus Baru, Diantaranya Alumni GMNI, Siapa Aja Yang Kamu Kenal?

Marhaenist - Sekertaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto dalam acara pelantikan pengurus…

Gelar Halal Bihalal, PA GMNI Serukan Penguatan Karakter dan Gotong Royong Hadapi Tekanan Global

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Sukses Gelar PPAB, Ketua GMNI Halut: Bumikan Ajaran Bung Karno!

Marhaenist.id, Halut - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halmahera Utara (Halut), sukses…

Aksi Mahasiswa: Bubarkan DPR?

Marhaenist.id - Salah satu syarat dari Negara Hukum yang demokratis ya harus…

Jalan Pulang Pemuda Desa Menuju Kedaulatan Pangan Nasional

Marhaenist.id - Di balik hamparan sawah hijau di Dusun Alas Kebong, Desa…

Selamat Datang di “AI New Normal”

Marhaenist.id - Ketika membaca Penyambung Lidah Rakyat (PLR), penulis melihat cover belakang…

Proyek Pembangunan Daerah dan Kewenangan Eksekutif Tanpa Persetujuan DPRD

Marhaenist.id - Dalam sistem pemerintahan daerah di Indonesia, hubungan antara kepala daerah…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?