By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Merdeka Menjadi Perempuan: Refleksi Nilai Kartini di Era Generasi Z
Melampaui Kartini: Ini Bukan Lagi Soal Mengenang, Tapi Melawan
Persimpangan Krisis Filsafat dan Ideologi dalam Menyelamatkan Alam
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNIMarhaenis

Tanggapi Dugaan Keracunan Massal MBG di Duren Sawit, Direktur Eksekutif Sentra Institute Soroti Lemahnya Pengawasan dan Transparansi Vendor

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Jumat, 3 April 2026 | 21:24 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Karikatur Gambar "Tanggapi Dugaan Keracunan Massal MBG di Duren Sawit, Direktur Eksekutif Sentra Institute Andi Aditya Soroti Lemahnya Pengawasan dan Transparansi Vendor" (Desain AI)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta – Akademisi sekaligus Praktisi Ekonomi dan Keterbukaan Informasi, Andi Aditya, memberikan respons tegas terkait musibah dugaan keracunan makanan yang menimpa sedikitnya 135 siswa dan guru di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur.

Data per 3 April 2026 mencatat korban tersebar di SDN Pondok Kelapa 01, 07, 09, serta SMAN 91 Jakarta, dengan belasan korban harus menjalani rawat inap di berbagai rumah sakit.

Andi Aditya menilai insiden ini sebagai alarm keras bagi pemerintah dalam mengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menekankan dua aspek krusial: Akuntabilitas Ekonomi dan Hak Atas Informasi.

Transparansi Vendor dan Rantai Pasok

Andi yang juga merupakan mantan Ketua DPD GMNI DKI Jakarta mendesak pemerintah untuk membuka identitas vendor penyedia makanan di lokasi tersebut sebagai bentuk keterbukaan informasi publik.

“Masyarakat berhak tahu siapa penyedianya dan bagaimana standar prosedur operasional (SOP) yang mereka jalankan. Dalam perspektif ekonomi, efisiensi anggaran dalam program MBG jangan sampai mengabaikan kualitas bahan baku dan higienitas,” tegas Andi, Jumat (2/4/2026).

Salah satu Siswa Korban MBG Duren Sawit (Foto: Andi)/MARHAENIST.

Audit Menyeluruh Program MBG

Sebagai praktisi ekonomi, Andi menyoroti perlunya audit terhadap proses tender dan pengawasan di lapangan. Ia mempertanyakan sistem monitoring yang dilakukan oleh Satlak Pendidikan maupun Dinas terkait sebelum makanan didistribusikan ke siswa.

“Kita tidak boleh hanya fokus pada pengobatan korban, tetapi juga harus mengusut tujuannya: apakah ada maladminstrasi dalam pemilihan rekanan atau kelalaian dalam kontrol kualitas (Quality Control)?” tambahnya.

Jaminan Keamanan Pangan bagi Siswa

Andi Aditya meminta Pemerintah Kota Jakarta Timur untuk segera merilis hasil uji laboratorium secara jujur ke publik. Hal ini penting guna meredam kepanikan orang tua murid dan memastikan bahwa program MBG tetap layak dilanjutkan dengan pengawasan yang jauh lebih ketat.

Baca Juga:   Hati-Hati Advokat! KUHP Baru Bisa Menjerat Jika Langgar Etika, Ini Tips Waketum PERADI

“Kejadian ini sangat mencederai semangat program peningkatan gizi nasional. Jika tidak ada tindakan tegas terhadap oknum atau vendor yang lalai, kepercayaan publik terhadap kebijakan ini akan runtuh secara sistemik,” tutup Andi.

Hingga saat ini, laporan sementara menunjukkan 135 orang terdampak, dengan rincian 15 siswa masih dalam perawatan intensif di RSUD Duren Sawit, RS Harum, dan RS Islam Pondok Kopi.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

Andi Aditya
Akademisi & Praktisi Ekonomi dan Keterbukaan Informasi

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Merdeka Menjadi Perempuan: Refleksi Nilai Kartini di Era Generasi Z
Selasa, 21 April 2026 | 22:17 WIB
Ilustrasi Gambar tentang "Melampaui Kartini: Ini Bukan Lagi Soal Mengenang, Tapi Melawan" karya Noufal Hanif (Desain AI)/MARHAENIST.
Melampaui Kartini: Ini Bukan Lagi Soal Mengenang, Tapi Melawan
Selasa, 21 April 2026 | 20:10 WIB
Persimpangan Krisis Filsafat dan Ideologi dalam Menyelamatkan Alam
Selasa, 21 April 2026 | 10:25 WIB
Foto: Saat Abidin Fikri memaparkan materi Sosialisasi Empat Pilar dihadapan Mahasiswa Yogjakarta, Senin (20/4/2026) (Dok. Abidin Fikri)/MARHAENIST.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
Senin, 20 April 2026 | 23:18 WIB
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Senin, 20 April 2026 | 22:09 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

DPC GMNI Balikpapan Kecam Keras Pelanggaran HAM oleh Kodim Balikpapan terhadap Massa Aksi Solidaritas Andrie Yunus

Marhaenist.id, Balikpapan – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Implikasi Putusan MK Yang Menghapus Presidential Threshold

Marhaenist.id - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membatalkan ketentuan Pasal 222 UU…

Bung Karno Bukanlah Komunisme!

Marhaenist.id - Sukarno itu Marxis sejati tetapi bukanlah komunis sama sekali, karena…

Ditangkap dan Ditersangkakan, Kader GMNI Dikriminalisasi Oleh Polres Binjai?

Marhaenist.id, Binjai – Penangkapan aktivis masyarakat sekaligus Kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Masivkan Pengkaderan, GMNI Jambi Adakan KTD dan Simposium Kebangsaan

Marhaenist.id, Jambi - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Menolak Usulan Perguruan Tinggi Mengelola Tambang: Ancaman terhadap Demokrasi dan Kebebasan Akademik

Marhaenist.id - Usulan pemberian izin usaha pertambangan kepada perguruan tinggi telah menjadi…

GMNI Soroti Penurunan Kuota KIP Kuliah dan LPDP 2023–2026: Alarm Darurat Akses Pendidikan Tinggi Nasional

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Kedaulatan Digital di Tengah Krisis Privasi Nasional: Menggugat Janji UU Perlindungan Data Pribadi

Marhaenist.id - Saat data pribadi — termasuk data kesehatan, identitas resmi (NIK),…

Akses Permodalan UMKM di Jakarta Timur Harus Ramah Pedagang dan Tepat Sasaran

Marhaenist.id, Jakarta Timur — Wakil Kepala Bidang Ekonomi Kerakyatan dan UMKM DPC…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?