By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Selamat Datang di “AI New Normal”
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Marhaenis Muda Harus Mengawal Demokrasi dari Desa

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 18 Desember 2025 | 22:18 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
Foto: GMNI Wonosobo bersama Bupati Wonosobo dan Bupati Temanggung (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Demokrasi Indonesia tidak bisa hanya dipahami dari dinamika politik nasional dan ruang-ruang kekuasaan di pusat. Demokrasi justru menemukan ujian terbesarnya di desa, sebagai ruang sosial paling dekat dengan rakyat.

Melalui talkshow “Desa dan Demokrasi Indonesia”, kami ingin menegaskan bahwa desa bukan objek pembangunan semata, melainkan subjek utama demokrasi yang harus dijaga bersama.

Sebagai Marhaenis muda, kami meyakini bahwa demokrasi sejati adalah demokrasi yang berpihak kepada rakyat kecil—Marhaen—yang hidup dan bekerja di desa. Karena itu, penguatan demokrasi desa tidak cukup hanya melalui kebijakan formal, tetapi harus dibarengi dengan partisipasi aktif masyarakat, keterbukaan informasi publik, serta penyelenggaraan demokrasi yang berintegritas.

Secara personal, saya tumbuh dan berproses di lingkungan desa yang mengajarkan bahwa musyawarah, gotong royong, dan rasa keadilan bukan sekadar konsep, melainkan praktik hidup sehari-hari. Dari desa pula saya belajar bahwa ketika suara rakyat kecil tidak didengar, demokrasi kehilangan maknanya. Pengalaman inilah yang menjadi alasan mengapa isu desa dan demokrasi bukan sekadar tema diskusi, tetapi panggilan tanggung jawab moral bagi kami dan Kader Marhaenis.

Kehadiran Bupati Wonosobo dan Bupati Temanggung dalam forum ini kami pandang sebagai bentuk komitmen kepala daerah dalam menjaga demokrasi dari tingkat paling dasar. Sementara itu, kehadiran alumni GMNI yang kini mengabdi di KPU Jawa Tengah dan Komisi Informasi Pusat RI menjadi bukti bahwa nilai-nilai perjuangan ideologis dapat dan harus diaktualisasikan dalam lembaga-lembaga negara.

Melalui forum ini, kami berharap terbangun dialog yang jujur dan konstruktif antara pemerintah daerah, penyelenggara demokrasi, dan generasi muda. Mahasiswa, khususnya mahasiswa ilmu politik, tidak boleh berhenti sebagai penonton demokrasi prosedural, tetapi harus menjadi bagian dari proses pengawalan demokrasi yang kritis dan berpihak.

Baca Juga:   Toleransi Beragama: Jalan Hidup Damai Antar Umat Beragama di Indonesia

Akhir kata, talkshow ini merupakan ikhtiar kecil kami untuk mengembalikan demokrasi pada akarnya: rakyat di desa. Dengan semangat Marhaenisme, kami percaya bahwa demokrasi Indonesia hanya akan kuat jika tumbuh dari bawah, dijaga bersama, dan terus dikawal oleh generasi muda yang sadar ideologi dan tanggung jawab sejarah.***


Penulis: Bintang Sawijaya, Koordinator Pelaksana Talkshow Desa dan Demokrasi Indonesia,
Ketua Komisariat GMNI FKSP UNSIQ.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
Minggu, 22 Februari 2026 | 21:23 WIB
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:25 WIB
Selamat Datang di “AI New Normal”
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:06 WIB
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:13 WIB
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Korban KDRT Didiskriminasi, Kabid Hukum GMNI Halut Angkat Bicara

Marhaenist.id, Halut - Kasus Kekerasan Dalamy Rumah Tangga (KDRT) yang sempat viral pada…

Soroti Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Pasar, GMNI Mamasa Desak Kejati Sulbar Segera Tetapkan Tersangkanya

Marhaenist.id, Mamasa - Terkait dengan kasus korupsi pembebasan lahan Pasar Mamasa, pihak…

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto. FILE/PDI Perjuangan

Hasto Sebut Banyak Manuver PSI Yang Merugikan PDI Perjuangan

Marhaenist - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, meski sesama…

Tanggapi Kenaikan PPN 12%, DPD GMNI Sultra Sebut Pemerintahan Prabowo-Gibran Tak Lagi Memegang Amanat Rakyat

Marhaenist.id, Kendari - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Investor Khawatirkan Stabilitas Keuangan RI Imbas Program Makan Siang Gratis

Marhaenist - Program makan siang gratis untuk anak sekolah yang diusung oleh…

Foto: Saat Bung Karno jatuh sakit dan saat Bung Karno wafat/MARHARNIST.

Ironi, Bung Karno Bapak Proklamator Kemerdekaan yang Diakhir Hayatnya Malah Diperkosa Kemerdekaannya

Marhaenist.id - Kalah itu Bung Karno kesakitan. Ia berteriak "Sakit....Sakit ya Allah...Sakit...!"…

Tragis! Nenek Penolak Tambang Emas Ilegal di Pasaman Timur Dianiaya Brutal dan Dibuang, Sempat Dikira Tewas

Marhaenist.id, Pasaman Timur — Peristiwa kekerasan yang memilukan menimpa seorang nenek renta…

Skenario Perbaikan Demokrasi dan Pemerintahan Dibutuhkan Oleh Masyarakat Sipil

MARHAENIST - Di tengah kondisi kehidupan bangsa yang tengah menurun dalam berbagai…

Ganjar dan Politik Rasional

Marhaenist.id - Di dunia politik, banyak hal omong kosong yang dipertontonkan bahkan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?