By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNIKabar GMNI

Akhiri Dualisme Kepeminpinan Nasional, GMNI Sumsel Deklarasikan Forkomcab dan Serukan Kongres Persatuan

Marhaenist Indonesia
Marhaenist Indonesia Diterbitkan : Kamis, 3 Juli 2025 | 16:10 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Konsolidasi dan Sarasehan GMNI se-Sumsel, Rabu (2/7/2025) (Simber Foto: SUMATERAEKSPRES.ID)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Sumsel – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Sumatera Selatan (Sumsel) mengambil langkah strategis demi memperkuat soliditas organisasi di tengah gejolak internal nasional.

Melalui Forum Konsolidasi dan Sarasehan yang berlangsung hangat, delapan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI se-Sumsel sepakat membentuk Forum Komunikasi Cabang (Forkomcab) sebagai media koordinasi dan konsolidasi gerakan lintas cabang.

Forum yang digelar baru-baru ini dihadiri oleh tujuh DPC definitif dan satu DPC karateker, yaitu GMNI Palembang, Lubuklinggau, Ogan Ilir, Lahat, OKU, OKU Timur, OKU Selatan, dan Musi Rawas.

Dalam forum itu, para perwakilan cabang menyepakati sikap bersama untuk mendorong pelaksanaan Kongres GMNI yang menjunjung tinggi persatuan, bukan sebagai ajang mempertajam friksi kepengurusan di tingkat pusat, Rabu (2/7/2025).

Pesan Damai dari Sumsel untuk GMNI Nasional

Pembentukan Forkomcab tidak hanya dilihat sebagai respons atas konflik dualisme di Dewan Pimpinan Pusat (DPP), tetapi juga sebagai bentuk ikhtiar kolektif dalam menjaga marwah perjuangan mahasiswa nasionalis.

Ditegaskan bahwa GMNI di Sumsel tidak akan terseret dalam arus sektarianisme atau manuver politik yang mengorbankan nilai-nilai ideologis organisasi.

“GMNI bukan wadah perebutan jabatan, melainkan rumah bagi perjuangan ideologi kerakyatan dan keadilan sosial,” tegas salah satu perwakilan Forkomcab.

Sikap Netral dan Semangat Gotong Royong menjadi Napas Utama Deklarasi ini

Seluruh DPC berkomitmen untuk tetap utuh di bawah panji nasionalisme progresif yang diwariskan Bung Karno, meskipun dinamika di pusat belum menemukan titik temu.

Dukungan Alumni: Dewasa dan Terarah

Langkah Forkomcab GMNI Sumsel turut mendapat dukungan penuh dari DPD Persatuan Alumni GMNI Sumatera Selatan

Ketua Harian DPD PA GMNI Sumsel, Hendri Almawijaya, mengapresiasi inisiatif ini sebagai bentuk kedewasaan kader dalam menyikapi perbedaan.

Baca Juga:   GMNI Gelar Dialog Terbuka Kader, Bahas Tantangan dan Potensi Organisasi Ideologis

Menurutnya, langkah ini membuktikan bahwa kader GMNI di daerah mampu menjadi motor pemersatu yang tidak terjebak dalam konflik elite.

“Kami bangga melihat anak-anak ideologis kita di Sumsel tetap menjunjung etika perjuangan yang bersih dan bermartabat,” ujarnya.

Pesan untuk Nasional: Bersatulah!
Forum Forkomcab tidak hanya bertujuan menjaga koordinasi antar-cabang, tetapi juga berfungsi sebagai jembatan dialog bagi DPC-DPC di seluruh Indonesia.

Mereka berharap agar upaya ini menjadi pemantik semangat serupa di provinsi lain untuk tidak larut dalam perpecahan.

“Kami berharap Kongres mendatang menjadi momentum pemersatu. Mari kembali ke jalan ideologi, bukan pragmatisme kekuasaan,” bunyi pernyataan resmi Forkomcab.

Dengan deklarasi ini, GMNI Sumsel menunjukkan bahwa semangat persatuan bukan sekadar wacana.

Mereka bergerak konkret, mengingatkan bahwa gerakan mahasiswa sejatinya adalah pelopor, bukan pengekor konflik.***

Penulis: Dudun, Jurnalis Sumateraekspres.id/Editor: Redaksi.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Satu Oktober: Nyawa Lenyap, Tragedi Kanjuruhan, dan Pelanggaran HAM

Penulis: Aryasatya Krishdiansyah (Wakabid Sosial Politik GMNI UINSA Gunung Anyar).   Marhaenist.id…

Sudah Sejahterakah Buruh Hari Ini? Telaah Kritis Melalui Perspektif Marxis

Marhaenist.id - Di tengah kemajuan teknologi, liberalisasi ekonomi, dan pergeseran dunia kerja,…

Mengapa Harus #AdiliJokowi? Analisis Dampak Kebijakan dan Pengelolaan Anggaran yang Menyebabkan Kesengsaraan Rakyat

Marhaenist.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh pemerintahan Prabowo…

Tidak Cukup Minta Maaf: Tuntut Tindakan Nyata untuk Kematian Pengemudi Ojol

Marhaenist.id - Demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada Kamis (28/8/2025) kembali…

IMM dan GMNI Riau: Reformasi Polri Harus Tunduk pada Mandat Konstitusi, Bukan jadi Komoditas Politik Kekuasaan

Marhaenist.id, Pekanbaru – Koalisi Masyarakat Sipil yang terdiri dari IMM dan GMNI…

Megaphone Diplomacy, Upaya Penggalangan Sokongan Publik Penyelenggara Pemilu

Marhaenist - "Megaphone diplomacy" adalah upaya mengandalkan pers untuk manggalang sokongan publik,…

Rakyat, Pajak, dan Hak Pilih: Kenapa Pilkada Lewat DPRD Harus Kita Tolak

Marhaenist.id - Memasuki awal tahun 2026, wacana mengembalikan mekanisme Pemilihan Kepala Daerah…

DPD dan DPC GMNI Se-Indonesia Kecam Tindakan Represif Aparat dan Tuntut Keadilan atas Gugurnya Kawan Ojol Pejuang Demokrasi

Marhaenist.id - Sebanyak 89 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD)…

Mahasiswa, Politik Kampus, dan Miniatur Negara

Marhaenist.id - Dalam lorong-lorong kampus yang sepi, di pojok-pojok gedung tua yang…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?