By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Komplikasi Program Makan Bergizi Gratis

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Mengenang Sejarah Hari Buruh: Tantangan dan Peluang Perjuangan di Era Digital

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Rabu, 30 April 2025 | 16:07 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
Foto: Asrul Sahputra Sekretaris DPC GMNI Bengkalis, mahasiswa STAIN Bengkalis Prodi Hukum Nata Negara/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Setiap tanggal 1 Mei, dunia memperingati Hari Buruh Internasional sebagai simbol perjuangan kelas pekerja melawan ketimpangan dan eksploitasi.

Di Indonesia, peringatan ini memiliki makna historis yang kuat,bukan sekadar ceremony tahunan, tapi cermin dari perjalanan panjang rakyat kecil menuntut keadilan.

Hari buruh juga sebagai penanda sejarah perjuangan kaum buruh dalam memenuhi hak hak nya sebagai pekerja,baik dari segi waktu, upah, bahkan perlawan terhadap penindasan fisik.

Di era digitalisasi kaum buruh mendapat tantangan baru, yaitu bekerja tanpa kontrak formal, tanpa jaminan kesehatan, tanpa kepastian pendapatan.

Mereka berada di zona abu-abu: bukan karyawan, bukan juga pengusaha.
Kita ambil dari contoh dari platform ojek online,pengantar paket,dll.

Model kerja berbasis algoritma menciptakan struktur kontrol baru yang tak kasat mata buruh tidak lagi di kontrol melalui atasan tetapi melalui sistem rating,waktu respon dan kepuasan pelanggan, ini adalah bentuk baru dari eksploitas yang halus tetapi tetap menekan.

Ini menjadi tantangan perjuangan yang baru bagi buruh di era digitalisasi. Namun didalam tantangan yang berat tersebut buruh juga mendapatkan peluang yang baik dalam memperjuangkan hak hak nya.

Sekarang buruh sudah bisa dengan mudah membentuk jaringan – jaringan baru baik itu lintas organisasi maupun lintas negara secara online, dan buruh juga bisa melakukan aksi gelobal di media online secara cepat mudah,murah dan efisien.

Perjuangan buruh di era digital bukan lagi soal mempertahankan kerja lama, tetapi berjalan mengikuti masa depan. Masa depan di mana teknologi di gunakan membebaskan pekerja bukan menindas. teknologi juga bukan musuh tetapi alat, Tergantung siapa yang menggunakannya dan tujuanya untuk apa. Buruh bisa kalah jika pasif dengan digitalisasi, tapi bisa menang jika adaptif dan terorganisir.

Baca Juga:   Pemerintah Lakukan Diskriminasi dalam Penghapusan Utang UMKM

Selamat hari buruh internasional
Merdeka!!***


Penulis: Asrul Sahputra Sekretaris DPC GMNI Bengkalis.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Sabtu, 18 April 2026 | 10:23 WIB
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Sabtu, 18 April 2026 | 10:01 WIB
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Sabtu, 18 April 2026 | 09:57 WIB
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:53 WIB
Komplikasi Program Makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:42 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Sambutan Penuh Cinta Dari Tambakberas Untuk Atikoh

Marhaenist.id, Jombang - Siti Atikoh Suprianti, istri calon Presiden RI Ganjar Pranowo…

Coming Soon, Ayo Dukung Konsolidasi Persatuan Nasional GMNI sebagai Upaya Menyelamatkan Organisasi dari Perpecahan!

Marhaenist.id - Hampir setahun lebih situasi di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

GMNI dan Seolah-Olah Berkuasa

Marhaenist.id - GMNI dari tahun 1953 sampai 2024 kini, telah melahirkan sejumlah…

DPC GMNI Kendari Desak Pemprov Sultra Hentikan Pembangunan Kopdes Merah Putih di Desa Polindu yang Berdiri Diatas Tanah Warga

Marhaenist.id, Kendari – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota…

Gelar Sosialisasi dan Dialog Interaktif, KPU Ajak GMNI Jaksel Kawal Pilkada Jakarta

Marhaenist.id, Jaksel - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Selatan (Jaksel) gelar…

MDH Sebagai Pisau Analisa Marhaenisme

Marhaenist.id - Marhaenisme Adalah Ideologi yang Digagas Bung karno dengan Mengunakan sebuah…

Ketum DPP GMNI Buka Dies Natalis ke 71 dan Konfercab ke VI GMNI Halut

Marhaenist.id, Halut - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia( GMNI)…

Jalan Rusak Loloda Utara Kembali Telan Korban, GMNI Halut Desak Pemprov dan Pemkab Bertanggung Jawab

Marhaenist.id, Halut — Sukacita Natal berubah menjadi duka mendalam bagi masyarakat Loloda…

Kembalikan Kedaulatan Aggraria di Desa Pamboborang

Marhsenist.id - Kedaulatan agraria adalah suatu kondisi di mana suatu negara, khususnya…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?