By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Komplikasi Program Makan Bergizi Gratis

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Krisis Penyerapan Susu Lokal Menuai Aksi Simbolis Mandi Susu di Boyolali

Marhaenist Indonesia
Marhaenist Indonesia Diterbitkan : Rabu, 27 November 2024 | 00:01 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Aksi Mandi Susu di Boyolali, Jawa Tengah (9/11/2024). (Sumber Foto: Kumparan)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Sabtu (9/11/2024) lalu terjadi aksi simbolis mandi susu di Tugu Susu Tumpah, Boyolali, Jawa Tengah. Hal ini terjadi lantaran banyaknya susu dari peternakan di Kabupaten Boyolali tidak terserap oleh pelaku Industri Pengolahan Susu (IPS) karena mereka lebih memilih mengambil susu produk impor dan membuat susu lokal banyak terbuang karena basi.

Terkait peristiwa tersebut banyak sekali komentar negatif yang diterima para peternak sapi perah Boyolali bukan malah mendapatkan dukungan, mulai dari pernyataan aksi tersebut mubazir dan menyarankan peternakan membagikannya. Selain itu juga ada yang menyampaikan aksi itu tidak mencerminkan selayaknya orang beragama. Dengan adanya pembatasan penyerapan susu lokal, susu lokal yang diproduksi sebesar 200 ton perhari sebagian dibagikan ke masyarakat secara gratis akan tetapi hal ini memicu keresahan peternak karena mereka kehilangan potensi pendapatan yang signifikan.

Bagaimana dengan program susu gratis Prabowo Gibran? Bukannya ini mejadi angin segar bagi para peternak sapi perah? namun kenyataannya menurut data dari badan pusat statistik Indonesia saat ini gencar melakukan impor susu. Data susu impor dengan rentang waktu Januari-Oktober 2024 volume impor susu tercatat mencapai 257.300 ton. Angka ini meningkat 7,07 persen dibanding tahun 2023 yang mencapai 240.300 ton.

Menyikapi Peristiwa tersebut Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah mereka menyampaikan bahwasannya perihal susu sapi yang tidak terserap dari peternakan lokal karena ada peningkatan syarat kualitas susu sehingga terjadi penumpukan setoran susu lokal di Industri Pengolahan Susu (IPS). Respon cepat dilakukan oleh Andi Amran Sulaiman selaku Menteri Pertanian RI dan menekankan secara tegas bagi Industri Pengolahan Susu (IPS) wajib menyerap susu lokal dari peternakan sapi perah di Indonesia kecuali susu yang memang rusak.

Baca Juga:   Demutualisasi Bursa dan Krisis Akuntabilitas Hukum

Seharusnya terdapat beberapa langkah yang bisa kita lakukan sebagai cerminan Mahasiswa Kedokteran Hewan untuk mengatasi persoalan tersebut dengan cara:

Mendukung penuh dan menghargai para peternak sapi perah Boyolali yang terus bekerja dalam situasi tidak menguntungkan. Pengorbanan dalam menyediakan pasokan susu segar yang melimpah harus mendapat perhatian yang lebih serius dari semua pihak, terutama Industri Pengolahan Susu (IPS).

Sebagai Mahasiswa Kedokteran Hewan yang peduli terhadap kesejahteraan hewan dan keberlanjutan industri peternakan, seluruh stekholder yang terlibat harus mewajibkan Industri Pengolahan Susu (IPS) untuk melakukan penyerapan susu lokal yang masih layak dengan maksimal, kebijakan ini harus diimplementasikan secara tegas agar peternak sapi perah tidak lagi dirugikan dan produksi susu lokal tetap berjalan dengan baik. Kemudian mendukung program peningkatan kualitas susu lokal dengan menyediakan pelatihan dan teknologi yang tepat kepada peternak, agar susu yang dihasilkan memenuhi standar industri, namun tetap memperhatikan kesejahteraan hewan.

Menolak secara tegas ketergantungan pada susu impor, berdasarkan data dari badan pusat statistik mengenai peningkatan angka susu impor, saya menilai bahwa kebijakan tersebut berdampak buruk terhadap keberlanjutan industri peternakan sapi perah lokal.

Dalam pandangan Kedokteran Hewan hal yang harus diperhatikan juga mengenaipentingnya pengelolaan kesehatan hewan yang baik dalam meningkatkan produksi susu yang berkualitas, mendukung kebijakan yang mengedepankan pengawasan kesehatan ternak secara ketat, mendorong pengembangan riset di bidang kedokteran hewan untuk menemukan solusi yang lebih efektif dalam mengatasi masalah-masalah kesehatan ternak yang dapat mengurangi produktivitas susu.

Harapan kedepan terhadap pemerintah terkait beberapa langkah yang telah disampaikan tadi dapat diimplementasikan dan tentunya dijalankan secara konsisten di seluruh Indonesia, termasuk di Boyolali.


Penulis: Dexa Ramadhani, Ketua Komisariat GmnI FKH UWKS Surabaya dan Sekjen PB IMAKAHI 2023-2024.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Sabtu, 18 April 2026 | 10:23 WIB
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Sabtu, 18 April 2026 | 10:01 WIB
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Sabtu, 18 April 2026 | 09:57 WIB
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:53 WIB
Komplikasi Program Makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:42 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Che Guevara: Kader Tulang Punggung Revolusi

Marhaenist - Tak perlu lagi untuk meragukan watak khas  revolusi kita,tentang hal-ikhwalnya,…

Murnikah 3 Pimpiman DPP GMNI Berbicara Persatuan untuk Menyatukan Kembali GMNI?

Marhaenist.id - Berbicara persatuan ditubuh GMNI telah digaungkan di 2020 oleh Kubu…

Tragis! Nenek Penolak Tambang Emas Ilegal di Pasaman Timur Dianiaya Brutal dan Dibuang, Sempat Dikira Tewas

Marhaenist.id, Pasaman Timur — Peristiwa kekerasan yang memilukan menimpa seorang nenek renta…

Mengawal Pemilihan Kepala Daerah Dengan Keterbukaan Informasi Publik

  Marhaenist.id - Hak untuk memperoleh informasi merupakan hak asasi manusia dalam…

Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di Rumah Sakit Malang, GMNI Jatim: Desak Penegakan Hukum Tegas

Marhaenist.id, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Refleksi Akhir Tahun: Catatan Fakta dari Negeri Konoha

Marhaenist.id - Di Negeri Konoha, kritik sering dianggap gangguan ketertiban, bukan vitamin…

Rencana Perluas Perkebunan Sawit, Kader GMNI Kota Tangsel Kritik Presiden

Marhaenist.id, Tangsel – Pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong perluasan perkebunan…

Ijazah yang Cacat, Rekam Akademik yang Tak Lagi Menyelamatkan

Marhaenist.id - Dalam hukum administrasi dan pidana, keaslian sebuah dokumen tidak bergantung…

Akar Desa Indonesia Gelar Seminar dan Luncurkan Buku Pedoman Perdes Transisi Energi dan Keadilan Iklim

Marhaenist.id, Jakarta - Akar Desa Indonesia resmi meluncurkan Buku Pedoman Pembentukan Peraturan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?