By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Kehilangan yang Tidak Disadari: Suku Terasing di Ambang Lenyap
Dirgahayu GMNI ke-72, Heri Pudyatmoko Serukan Penguatan Marhaenisme dan Persatuan
Memperkuat Demokrasi di Tengah Badai Digital: Tanggapan Kritis atas Buku “Bawaslu di Tengah Era Big Data”
Dies Natalis Ke 72, GMNI Jaktim Serukan Tetaplah di Garis Marhaen meski berada di Persimpangan Jalan antara Idealisme dan Realistis
Konflik Geopolitik dalam Perspektif Marhaen antara Perebutan Kuasa Global dan Nasib Rakyat Kecil

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Usai Seruduk DPRD, GMNI Jeneponto Tutup Aksi dengan Doa Bersama di Depan Polres

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 10 Maret 2026 | 02:08 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: DPC GMNI Jeneponto saat berada didepan Markas Polres Jeneponto (Dok. GMNI Jeneponto)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jeneponto – Setelah menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD Kabupaten Jeneponto guna mendesak pengesahan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jeneponto melanjutkan rangkaian aksinya dengan kegiatan doa bersama di depan Markas Kepolisian Resor (Polres) Jeneponto, Senin (9/3/2026).

Daftar Konten
Meneguhkan Nilai PerikemanusiaanSolidaritas Kemanusiaan dan Perjuangan Global

Aksi simpatik tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan atas sejumlah tragedi yang menimpa rakyat kecil di berbagai daerah, sekaligus sebagai refleksi ideologis atas nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.

Ketua DPC GMNI Jeneponto, Bung Nasrul Cicin, menegaskan bahwa kegiatan doa bersama ini merupakan respon moral terhadap berbagai peristiwa yang dinilai mencederai nilai-nilai demokrasi dan kemanusiaan.

Menurutnya, GMNI Jeneponto menyoroti beberapa kasus tragis yang terjadi belakangan ini, di antaranya meninggalnya Bertrand Eka Prasetyo (18) di Makassar serta Arianto Tawakal (14), seorang pelajar kelas IX MTs Negeri 1 Maluku Tenggara, yang juga menjadi korban tindakan represif oknum aparat.

Selain itu, GMNI Jeneponto juga menyampaikan duka atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, yang dipandang sebagai salah satu tokoh dunia yang konsisten melawan hegemoni global.

“Di Makassar, darah anak bangsa tumpah hingga nyawanya melayang. Di Maluku, tunas bangsa harus gugur sebelum berkembang. Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga penghinaan terhadap nilai kemanusiaan,” tegas Nasrul dalam orasinya.

Foto: DPC GMNI Jeneponto saat melakukan kegiatan doa bersama di depan Markas Polres Jeneponto, Senin (9/3/2026) (Dok. GMNI Jeneponto)/MARHAENIST.

Meneguhkan Nilai Perikemanusiaan

Dalam kesempatan tersebut, GMNI Jeneponto menegaskan bahwa perjuangan mereka berangkat dari nilai-nilai kemanusiaan sebagaimana yang diajarkan oleh Bung Karno.

Nasrul mengutip gagasan Sang Proklamator yang menekankan bahwa nasionalisme Indonesia adalah nasionalisme yang berlandaskan perikemanusiaan.

“Nasionalisme kita adalah nasionalisme yang berperikemanusiaan,” ujarnya.

Baca Juga:   Ketua GMNI Jatim Ajak Masyarakat Kawal Pemilu 2024

Ia menambahkan bahwa aksi doa di depan Polres Jeneponto juga merupakan pesan moral kepada institusi kepolisian agar tetap berpijak pada tugas utamanya sebagai pelindung dan pelayan masyarakat.

“Kami datang ke Polres setelah berjuang di DPRD untuk mengingatkan bahwa di balik seragam cokelat terdapat tanggung jawab moral kepada Tuhan dan kepada rakyat Marhaen,” lanjutnya.

Solidaritas Kemanusiaan dan Perjuangan Global

GMNI Jeneponto juga menegaskan bahwa solidaritas kemanusiaan tidak hanya terbatas pada isu lokal, tetapi juga mencakup perjuangan melawan ketidakadilan di tingkat internasional.

Dalam konteks tersebut, mereka turut menyampaikan penghormatan atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran sebagai simbol solidaritas terhadap kekuatan dunia yang melawan dominasi global.

Bagi GMNI, setiap perjuangan melawan penindasan, baik di tingkat lokal maupun internasional, merupakan bagian dari semangat solidaritas New Emerging Forces (NEFO) yang pernah digaungkan oleh Bung Karno.

Kegiatan doa bersama berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran kepolisian setempat, termasuk Kasat Intel Polres Jeneponto, yang turut menyaksikan jalannya aksi.

Aksi tersebut menegaskan bahwa semangat perjuangan kader GMNI tidak selalu diwujudkan melalui kemarahan di jalanan, tetapi juga melalui refleksi moral dan doa bagi para korban ketidakadilan.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Kehilangan yang Tidak Disadari: Suku Terasing di Ambang Lenyap
Rabu, 25 Maret 2026 | 09:44 WIB
Dirgahayu GMNI ke-72, Heri Pudyatmoko Serukan Penguatan Marhaenisme dan Persatuan
Selasa, 24 Maret 2026 | 09:31 WIB
Memperkuat Demokrasi di Tengah Badai Digital: Tanggapan Kritis atas Buku “Bawaslu di Tengah Era Big Data”
Senin, 23 Maret 2026 | 14:20 WIB
Dies Natalis Ke 72, GMNI Jaktim Serukan Tetaplah di Garis Marhaen meski berada di Persimpangan Jalan antara Idealisme dan Realistis
Senin, 23 Maret 2026 | 10:30 WIB
Konflik Geopolitik dalam Perspektif Marhaen antara Perebutan Kuasa Global dan Nasib Rakyat Kecil
Jumat, 20 Maret 2026 | 16:53 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

AS-Rusia dan Metamorfosis Perang Dingin

"Sejarah mencatat, Perang Dingin AS vs Uni Soviet dulu dimenangkan oleh AS.…

Mengapa Bung Karno Melepas Seluruh Kenegaraaan di Makam Rasullulah?

Marhaenist.id - Pada tahun 1955, Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, menunaikan…

Pelantikan PA GMNI, Megawati: Sering Kali Orang Lupa Dengan Sumpah

Marhaenist - Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (AGMNI) yang juga Mantan Presiden…

Konferda PA GMNI Sumbar Digelar di Bukittinggi, Ini Alasannya

Marhaenist - Konferensi daerah (Konferda) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Ketua DPC GMNI Jaktim Efrem Ndruru: Tegaskan Kedudukan POLRI di Bawah Presiden Berlandaskan Hukum yang Jelas

Marhaenist.id, Jakarta Timur - Efrem Elman Siarif Ndruru selaku Ketua Dewan Pimpinan…

Foto: Deodatus Sunda Se, Ketua DPD GMNI DKI Jakarta (Dokpri)/MARHAENIST.

Hidup 13 Hari, Disebut Tidak Miskin: DPD GMNI DKI Jakarta Bongkar Kemiskinan Semu Versi Negara

Marhaenist.id, Jakarta, – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Aksi Nyata untuk Lingkungan yang Lebih Hijau, GMNI Malang dan Kaliku Gelar Gerakan Penanaman Pohon di Sepadan Kali Curungrejo

Marhaenist.id, Malang - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto saat berjalan bersama Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. FILE/GolkarpediaKetua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto saat berjalan bersama Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. FILE/Golkarpedia

Survei CSIS: PDIP Kalah Populer Dari Golkar Untuk Pemilih Muda

Hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menempatkan Golkar menjadi…

Populisme dan Krisis Musyawarah dalam Demokrasi Kita

Marhaenist.id - Dalam beberapa tahun terakhir, populisme semakin menonjol dalam praktik politik…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?