By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Merdeka Menjadi Perempuan: Refleksi Nilai Kartini di Era Generasi Z
Melampaui Kartini: Ini Bukan Lagi Soal Mengenang, Tapi Melawan
Persimpangan Krisis Filsafat dan Ideologi dalam Menyelamatkan Alam
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Dies Natalis Ke 72, GMNI Jaktim Serukan Tetaplah di Garis Marhaen meski berada di Persimpangan Jalan antara Idealisme dan Realistis

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Senin, 23 Maret 2026 | 10:30 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Jansen Henry Kurniawan, Ketua DPC GMNI Jakarta Timur (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta — Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-72 Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ketua DPC GMNI Jakarta Timur, Jansen Henry Kurniawan, menyampaikan pernyataan sikap terkait arah perjuangan organisasi di tengah dinamika zaman yang semakin kompleks.

Menurutnya, peringatan Dies Natalis tidak hanya menjadi momentum seremonial, melainkan juga refleksi atas perjalanan panjang GMNI sebagai organisasi kader ideologis yang lahir dari rahim sejarah perjuangan bangsa.

GMNI sendiri resmi berdiri pada 23 Maret 1954 sebagai hasil fusi tiga organisasi mahasiswa nasionalis, yakni Gerakan Mahasiswa Marhaenis di Yogyakarta, Gerakan Mahasiswa Merdeka di Surabaya, dan Gerakan Mahasiswa Demokrat Indonesia di Jakarta.

Penyatuan ini bertujuan memperkuat barisan mahasiswa nasionalis dalam menghadapi dinamika politik pasca-kemerdekaan.

“GMNI adalah organisasi yang telah teruji oleh zaman. Berbagai tantangan, baik dari eksternal maupun internal, tidak mampu meruntuhkan fondasi ideologis yang telah dibangun sejak awal,” ujar Jansen dalam keterangannya, Senin (23/3/2026).

Ia menegaskan bahwa Marhaenisme sebagai ajaran utama yang diwariskan oleh Bung Karno tetap menjadi landasan berpikir dan bergerak dalam menjawab persoalan rakyat, khususnya kaum tertindas dan termarjinalkan.

Dalam perjalanan sejarahnya, GMNI memainkan peran penting dalam mengawal semangat anti-imperialisme, anti-kolonialisme, serta memperjuangkan keadilan sosial.

Namun, organisasi ini juga pernah mengalami tekanan besar, terutama pasca peristiwa 1965 di era Orde Baru, yang menyebabkan fragmentasi internal dan pembatasan ruang gerak.

Meski demikian, GMNI tetap bertahan sebagai organisasi kader dengan menjaga api ideologi di tengah keterbatasan.

Memasuki era Reformasi 1998, GMNI kembali bangkit dan aktif dalam mengawal isu demokrasi, keadilan sosial, serta perjuangan rakyat di tengah arus globalisasi.

Jansen menilai, saat ini Indonesia tengah menghadapi berbagai tantangan serius, mulai dari ketimpangan sosial-ekonomi, penurunan kualitas demokrasi, hingga menguatnya pragmatisme akibat tekanan globalisasi dan kapitalisme.

Baca Juga:   Sukses Gelar Konfercab, Erik R Sibu - Fridodis Korois Resmi Terpilih sebagai Pimpinan GMNI Halut Periode 2025-2027

“Mahasiswa hari ini berada di persimpangan jalan antara idealisme dan realitas. Ini menjadi tantangan utama kader GMNI untuk tetap teguh pada nilai perjuangan tanpa kehilangan relevansi,” tegasnya.

Dalam pernyataan sikapnya, DPC GMNI Jakarta Timur menegaskan empat poin utama:

  1. Meneguhkan kembali Marhaenisme sebagai landasan berpikir dan bergerak.
  2. Mengawal demokrasi dan keadilan sosial serta berani mengkritik kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat.
  3. Membangun kader progresif-revolusioner yang memiliki ketajaman intelektual dan keberpihakan ideologis.
  4. Menjadi pelopor gerakan pemuda yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri.

Lebih lanjut, Jansen menekankan bahwa Dies Natalis ke-72 harus menjadi momentum konsolidasi ideologi dan gerakan agar GMNI tetap tajam dalam analisis, kuat dalam perjuangan, dan konsisten berpihak kepada rakyat.

Ia juga mengingatkan kembali pesan Bung Karno bahwa bangsa Indonesia masih berada dalam masa pancaroba, sehingga diperlukan semangat juang yang tinggi dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“GMNI harus tetap berdiri tegak sebagai organisasi kader yang progresif, adaptif, dan berakar kuat pada Marhaenisme,” tutupnya.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Merdeka Menjadi Perempuan: Refleksi Nilai Kartini di Era Generasi Z
Selasa, 21 April 2026 | 22:17 WIB
Ilustrasi Gambar tentang "Melampaui Kartini: Ini Bukan Lagi Soal Mengenang, Tapi Melawan" karya Noufal Hanif (Desain AI)/MARHAENIST.
Melampaui Kartini: Ini Bukan Lagi Soal Mengenang, Tapi Melawan
Selasa, 21 April 2026 | 20:10 WIB
Persimpangan Krisis Filsafat dan Ideologi dalam Menyelamatkan Alam
Selasa, 21 April 2026 | 10:25 WIB
Foto: Saat Abidin Fikri memaparkan materi Sosialisasi Empat Pilar dihadapan Mahasiswa Yogjakarta, Senin (20/4/2026) (Dok. Abidin Fikri)/MARHAENIST.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
Senin, 20 April 2026 | 23:18 WIB
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Senin, 20 April 2026 | 22:09 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristianto. Dok. PDIP

Dukung KPK, PDI Perjuangan Kedepankan Integritas

Marhaenist - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan partainya mendukung upaya pemberantasan…

Refleksi 17 Agustus 1945: Menuju Kemerdekaan RI, Mengenang Peristiwa Rengasdengklok

Marhaenist.id - Pada 15 Agustus 1945, sekitar pukul 19.00, pertemuan dengan berbagai…

GMNI Soroti Memburuknya Politik Global dan Ancaman Perang Dunia III

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Mengapa Bung Karno Melepas Seluruh Kenegaraaan di Makam Rasullulah?

Marhaenist.id - Pada tahun 1955, Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, menunaikan…

Masoud Pezeshkian Seorang Reformis Iran Jadi Pengganti Ebrahim Raisi

Marhaenist.id - Kementerian Dalam Negeri Iran mengumumkan pada Sabtu (06/07/2024) bahwa kandidat…

Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Selatan, Dendy Se. MARHAENIST

GMNI Jaksel Mendesak Kapolri Listyo Sigit untuk Bebaskan 6 Aktivis yang Ditangkap di Balikpapan Tanpa Syarat

Marhaenist, Jakarta – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Jakarta Selatan (GMNI Jaksel) menuntut…

Beri Kritik Keras Ke Kabinet Prabowo-Gribran, Paul Finsen Mayor Sebut Gemuk Struktur

Marhaenist.id, Jakarta - Alumni GMNI yang juga senator terpilih asal Provinsi Papua…

Bapak Bangsa dan Pancasila-nya

Marhaenist.id - Bung Karno pernah bertanya kepada Presiden Yugoslavia, Josef Broz Tito,…

Karikatur Arief Hidayat Sang Penjaga Konstitusi (Sumber: IA)/MARHAENIST.

Mengenal Arief Hidayat, Sang Penjaga Konstitusi

Marhaenist.id - Nama Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S., dikenal luas dalam…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?