
Marhaenist.id, Jakarta — Anggota DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyoroti kemacetan berkepanjangan yang terjadi di jalur Ketapang. Dalam unggahan terbarunya di Instagram, ia menilai persoalan tersebut bukan sekadar masalah lalu lintas, melainkan mencerminkan lemahnya manajemen logistik nasional.
“Macet di Ketapang lebih dua minggu ini bukan sekadar masalah lalu lintas, tapi juga kegagalan manajemen logistik,” tulisnya.
Sonny menegaskan, dampak kemacetan tidak hanya dirasakan oleh pengguna jalan, tetapi juga sektor pangan. Distribusi yang terhambat menyebabkan sayuran membusuk di perjalanan, merugikan petani, serta mengganggu pasokan bahan pokok di pasar.
“Sayur busuk di jalan berarti petani rugi. Stok sembako terhambat, harga pangan pun naik,” lanjutnya.
Ia pun mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah serius dalam mengatasi persoalan tersebut. Menurutnya, jalur Ketapang memiliki peran vital sebagai urat nadi distribusi pangan, sehingga gangguan yang terjadi berpotensi memicu efek berantai pada stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.
“Pemerintah harus serius. Jalur Ketapang adalah urat nadi pangan kita,” tegasnya.
Pernyataan ini menambah sorotan publik terhadap pentingnya pembenahan sistem logistik nasional, khususnya pada titik-titik krusial distribusi yang berdampak langsung terhadap ketahanan pangan.***
Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.