By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Inilah Alasan Soekarno tidak Menginginkan Masjid Istiqlal Dibangun dengan Kayu
Pemuda Sumba Timur Soroti Penghentian Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana Desa di Sumba Timur
Indonesia Menggugat: DPC GMNI Jakarta Timur Desak Evaluasi Kapolri dan Pecat Menteri HAM
Siapakah Marhaen di Butta Turatea Hari Ini?
Hidup 13 Hari, Disebut Tidak Miskin: DPD GMNI DKI Jakarta Bongkar Kemiskinan Semu Versi Negara

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Siapakah Marhaen di Butta Turatea Hari Ini?

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 26 Februari 2026 | 16:23 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
Foto: Nasrul Cicin, Ketua DPC GMNI Jeneponto (Ilustrasi AI)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Di ruang-ruang diskusi dan meja ngopi, banyak yang bertanya, apakah Marhaenisme hanya lahir ketika Bung Karno bertemu dengan seorang petani bernama Marhaen di pematang sawah Bandung tahun 1927 yang kini hanya menjadi artefak sejarah yang telah usai?

Marhaenisme bukanlah fosil, ia adalah metode berpikir (method of thought) yang hidup dan bernapas mengikuti dialektika zaman. Bung Karno pun mengajarkan bahwa Marhaen adalah mereka yang memiliki alat kerja, namun tetap tertindas oleh sistem.

Coba Kita lihat di Bumi Turatea, Marhaenisme menemukan denyut nadinya yang paling kencang, sebab Ia adalah satu faham yang timbul dari rasa kemanusiaan yang mendalam. Kita harus berani bertanya secara radikal: Jika Bung Karno berjalan di sepanjang pesisir Binamu-Arungkeke hari ini, atau mendaki perbukitan Kelara-Rumbia, siapa yang akan beliau sebut sebagai Marhaen?

Wajah Marhaen itu bertransformasi: Ia adalah petani yang punya lahan, tapi nasibnya tetap ditentukan oleh tengkulak. Ia adalah driver ojol/kurir paket yang bertaruh nyawa dijalanan yang mungkin tidak memiliki jaminan kesehatan dan nasibnya ditentukan oleh rating serta algoritma aplikasi, seluruh hidupnya dikendalikan oleh server kapitalis yang berada ribuan kilometer dari Jeneponto. Ia adalah Mahasiswa cerdas yang terancam putus mimpi dan menggadaikan idealisme demi sekadar bertahan hidup di tengah kerasnya ekonomi pendidikan.

Jadi, Siapa Marhaen di Jeneponto hari ini? Mereka adalah tetangga kita, saudara kita, dan mungkin diri kita sendiri. Bagi kami, Marhaenisme adalah iman politik. Ia adalah instruksi untuk tidak pernah diam selama masih ada tangis di gubuk-gubuk si miskin.

Bung Karno pernah menegaskan: “Kita bukan saja hendak mendirikan negara Indonesia merdeka, tetapi kita hendak mendirikan satu kekeluargaan yang besar, satu Gotong-Royong yang besar”. Mari merapatkan barisan. Karena hanya dengan persatuan, kita bisa mengubah keluh kesah menjadi kekuatan, dan mengubah penindasan menjadi kedaulatan.***

Baca Juga:   Studi Terhadap Prilaku Keserakahan, Seberapa Mengerikannya Manusia? (Bagian 2)

Penulis: Nasrul Cicin, Ketua DPC GMNI Jeneponto.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Inilah Alasan Soekarno tidak Menginginkan Masjid Istiqlal Dibangun dengan Kayu
Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:23 WIB
Pemuda Sumba Timur Soroti Penghentian Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana Desa di Sumba Timur
Jumat, 27 Februari 2026 | 23:46 WIB
Indonesia Menggugat: DPC GMNI Jakarta Timur Desak Evaluasi Kapolri dan Pecat Menteri HAM
Kamis, 26 Februari 2026 | 18:29 WIB
Foto: Deodatus Sunda Se, Ketua DPD GMNI DKI Jakarta (Dokpri)/MARHAENIST.
Hidup 13 Hari, Disebut Tidak Miskin: DPD GMNI DKI Jakarta Bongkar Kemiskinan Semu Versi Negara
Kamis, 26 Februari 2026 | 08:13 WIB
Tebar Kepedulian di Ramadhan, DPK GMNI Teknik UHO Kendari Gelar aksi Berbagi Takjil
Kamis, 26 Februari 2026 | 00:01 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Presiden atau Cuma OMON-OMON?

Marhaenist.id - Prabowo Subianto mungkin punya satu keinginan sederhana: namanya tercatat dalam…

Hadiri Sidang Palti Hutabarat, Ganjar: Ini Soal Persaudaraan dan Kemanusiaan

Marhaenist - Mantan Capres dan politisi PDIP, Ganjar Pranowo hadir langsung dalam…

Ilustrasi ojek online Gojek. SHUTTERSTOCK/Sukarman

Marhaen dan Gig Economy

MARHAENIST - Konsep “Marhaen” yang dicetuskan oleh Bung Karno seringkali mengalami penyempitan…

Whoosh dan Demokratisasi BUMN

Marhaenist.id - Polemik soal kerugian kereta cepat Whoosh atau Kereta Cepat Bandung–Jakarta…

Nyanyian dan Sumpah Tanpa Jiwa

Marhaenist.id - Ada yang sunyi di tengah gegap gempita peringatan Sumpah Pemuda.…

Prabowo-Gibran Ingin Hapus Subsidi BBM dan LPG, GMNI: Menyengsarakan Rakyat

Marhaenist.id, Jakarta - Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran…

Tanggapi Kenaikan PPN 12%, GMNI Kendari Minta PJ Gubernur Sultra Lakukan Upaya Antisipasi Dampak Eskalasinya

Marhaenist.id, Kendari - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Marhaenisme & Pengentasan Kemiskinan: Momentum Hari Raya Idul Fitri

Marhaenist - Hari raya Idul fitri 1445H telah berlalu, menjadi momentum bagi…

Pesan Terakhir Ki Hadjar Pada Bung Karno

Marhaenist.id - Bung Karno membesuk Ki Hadjar Dewantoro sekitar April 1959, salah…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?