By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Mendorong Pelaksanaan UHC: Tidak Menyisakan Ketimpangan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Refleksi Hari Jadi Kabupaten Rohul Ke-26 Tahun, GMNI: Momentum Evaluasi Pembangunan dan Penguatan Nasionalisme Kerakyatan

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Minggu, 12 Oktober 2025 | 16:32 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Khoirul Abdi, Ketua DPC GMNI Rohul/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Pasir Pengaraian – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Rokan Hulu ke-26, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Rokan Hulu (Rohul) menyampaikan ucapan selamat sekaligus refleksi kritis terhadap arah pembangunan daerah.

Bagi GMNI, dua puluh enam tahun perjalanan Rokan Hulu bukan sekadar angka, melainkan simbol perjalanan panjang perjuangan rakyat dalam membangun daerah yang berdaulat, adil, dan sejahtera.

Ketua DPC GMNI Rokan Hulu, Khoirul Abdi, menyampaikan bahwa momentum HUT ke-26 ini harus dijadikan bahan introspeksi bersama.

“Pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi serius terhadap kebijakan pembangunan yang belum sepenuhnya menyentuh kepentingan rakyat kecil. Masih banyak persoalan mendasar seperti ketimpangan ekonomi, minimnya akses pendidikan, serta pengelolaan sumber daya alam yang belum berpihak kepada masyarakat lokal,” ujarnya, Minggu (12/10/2025)

Ia menambahkan bahwa semangat hari jadi ini tidak boleh hanya berhenti pada euforia seremonial. GMNI Rokan Hulu menilai sudah saatnya pemerintah daerah menegaskan komitmen terhadap pembangunan yang berlandaskan keadilan sosial, transparansi, dan partisipasi rakyat.

“Pemerintah harus hadir sebagai pelayan rakyat, bukan sekadar pengelola kekuasaan,” tambah Khoirul.

DPC GMNI Rohul menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk terus menjaga semangat persatuan, kritis terhadap kebijakan publik, dan aktif berperan dalam membangun daerah.

Momentum HUT ke-26 ini harus menjadi titik tolak untuk memperkuat arah perjuangan menuju Rokan Hulu yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

“HUT ke-26 bukan hanya tentang usia daerah, tetapi tentang tekad kolektif untuk mewujudkan Rokan Hulu yang lebih berkeadilan dan berpihak kepada rakyat,” tutup Khoirul Abdi, Ketua DPC GMNI Rokan Hulu.

Sementara itu, Sekretaris DPC GMNI Rohul, M. Aldi Yuwansyah, menambahkan bahwa peringatan hari jadi ini harus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemuda, mahasiswa, dan pemerintah daerah dalam mengawal arah pembangunan.

Baca Juga:   Peringati Hari Tani Nasional, GMNI Nisel Gelar Audiensi bersama ATR/BPN

“Mahasiswa tidak boleh diam. Kita harus hadir sebagai mitra kritis yang mengingatkan, mengawal, dan memastikan bahwa setiap kebijakan publik berpihak pada kepentingan rakyat. GMNI akan terus berdiri di garda depan perjuangan rakyat Rokan Hulu,” katanya.

Dalam refleksinya, GMNI juga mengingatkan pentingnya mengembalikan semangat nasionalisme dan gotong royong sebagai ruh pembangunan daerah.

Pembangunan yang sejati, menurut GMNI, bukanlah sekadar proyek infrastruktur, tetapi pemberdayaan rakyat agar mampu berdikari secara ekonomi dan bermartabat secara sosial.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

DPP GMNI Mendorong Pelaksanaan UHC: Tidak Menyisakan Ketimpangan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
Selasa, 13 Januari 2026 | 18:01 WIB
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Manifesto Ekonomi Nasional GMNI

Marhaenist.id - Akhir-akhir ini ekonomi Indonesia tengah berada dalam kondisi yang tidak…

Dilanda Banjir, Poros Rakyat Salurkan Bantuan 1 Ton Beras ke Masyarakat Kecamatan Nosu Kabupaten Mamasa

Marhaenist.id, Mamasa - Poros Rakyat Mamasa yang terdiri dari Gerakan Mahasiswa Nasional…

Perajin membersihkan kedelai di salah satu rumah industri di Jakarta, Kamis (6/10). Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tahu dan Tempe Indonesia (Gakopindo) Aip Syarifuddin mengatakan kenaikan harga kedelai impor satu bulan terakhir rata-rata berada di kisaran Rp6.900 - Rp7.000 per kilogram di tingkat koperasi yang sebelumnya Rp6.300 - Rp6.500 sedangkan harga di pasaran lebih tinggi yakni Rp10.597 per kilogramnya. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/pras/16.

Berhenti Mendewakan Investasi Asing, Pembangunan Harus Bertumpu Pada Kekuatan Rakyat

Marhaenist.id - Selama bertahun-tahun, pemerintah baik pusat maupun daerah, kerap menjadikan masuknya…

Kader PMII Diserang OTK, DPD GMNI Sultra Desak Aparat Kepolisian Segera Tangkap Pelaku

Marhaenist.id, Kendari - Seorang bernama Awaludin Sisila (28) yang merupakan Kader dan…

Soal Kekurangan Tabung Oksigen, Aktivis GMNI di Mamasa Pertanyakan Keseriusan Pemda dalam Pelayanan Keseheatan

Marhaenist.id, Mamasa - Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Rihardes Langi’ Memanna…

GMNI Berduka: Kurniawan Azhari Alumni GMNI di Sumsel Telah Tutup Usia

Marhaenist.id, Pelembang - Kabar duka menyelimuti Keluarga Besar Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional…

Tur “Jejak Langkah Bung Hatta” sebagai Usaha Memperkuat Sejarah, Patriotisme, dan Integritas Anak Muda

Marhaenist.id, Jakarta - Tur Jejak Langkah Bung Hatta berbentuk kegiatan pameran, talkshow dan peresmian…

Hadapi Acaman Karena RTH, GMNI Jaktim Advokasi Pedagang UMKM di Kawasan Industri Pulogadung

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

PA GMNI: Pancasila Perekat Kemajemukan, Toleransi dan Persatuan

Marhaenist - Spirit Natal diharapkan menjadi inspirasi bagi keluarga besar Persatuan Alumni…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?