By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Selamat Datang di “AI New Normal”
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Pilkada 2024: Kesadaran Politik Pemilih Muda 

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Rabu, 14 Agustus 2024 | 13:39 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: Khairul Anwar, Koordiv Rendatin PPK Ciruas Kabupaten Serang, Provinsi Banten dan Pengurus DPC GMNI Serang Periode 2022-2024/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id – Masyarakat Indonesia akan menggelar Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Di Provinsi Banten dan Kabupaten Serang sudah mulai bermunculan jagoan yang menawarkan program kepada masyarakat, baik yang sudah mantab maupun yang masih malu-malu kucing. Tentunya generasi muda selalu menjadi topik hangat dalam dunia politik, kandidat calon Kepala Daerah berusaha tampil menonjol dan mencerminkan ciri khas generasi ini.

Perlu kita ketahui bahwa generasi muda yang terdiri dari generasi milenial dan generasi Z mempunyai potensi yang sangat besar dalam mengubah dinamika pemilihan 2024 dengan antusias dan peran aktifnya.

Meskipun terdapat perbedaan dalam tingkat partisipasi individu dalam politik, banyak orang di kedua generasi menunjukkan peningkatan minat terhadap isu-isu politik. Banyak di antara mereka yang justru terlibat aktif dalam berbagai gerakan politik dan isu sosial melalui media sosial dan aksi langsung.

Pentingnya peran mereka terletak pada kemampuan mereka mempengaruhi opini publik dan memobilisasi pemilih muda lainnya. Dengan menggunakan media sosial dan teknologi, generasi ini dapat menyebarkan informasi, menggalang dukungan, dan membantu mengubah narasi politik.

Budaya politik adalah cara masyarakat berperilaku dalam kehidupan berbangsa dan pelaksanaan penyelenggaraan negara, kebijakan nasional, hukum, adat istiadat, dan standar yang dialami setiap hari oleh seluruh anggota masyarakat. Pada saat yang sama, pemilihan umum juga merupakan perwujudan demokrasi. Sebuah negara tidak bisa hidup tanpa generasi milenial dan generasi Z sebagai penerus pembangunan negaranya di masa depan.

Data KPU Kabupaten Serang menunjukan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada 2024 mencapai 1.227.094 pemilih dan dari jumlah tersebut komposisinya yang terbanyak ada di generasi milenial, yang di mana generasi yang di maksud antara lahir pada tahun 1981-1996 dari data tersebut ada 425.550 sedangkan Generasi Z (Gen Z) sebanyak 293.487.

Baca Juga:   Mengantisipasi Otoritarianisme Politik Massa Mengambang

Jika diakumulasi, total pemilih kelompok Generasi Milenial dan Generasi Z di Kabupaten Serang berjumlah 719.037. Kedua generasi ini mendominasi pemilih Pilkada 2024, yakni sebanyak 58,6%. Dengan jumlah pemilih muda sebanyak itu, wajar saja mereka menjadi rebutan para kontestan.

Sebagai kategori pemilih dengan jumlah persentase cukup banyak, pemuda memiliki peran penting dalam memastikan kelancaran dan keberhasilan proses pelaksanaan Pilkada 2024. Mereka memiliki hak pilih dan memiliki peran penting dalam menentukan masa depan mereka. Mereka dapat ikut serta dalam memilih, berpikir tentang program-program terbaik, dan memastikan bahwa hasil dari Pilkada 2024 memberikan dampak positif bagi mereka secara politik.

Makin banyak jumlah pemuda yang ikut berpartisipasi aktif dalam Pilkada, maka semakin mendorong terciptanya demokrasi lokal yang bersih dan sesuai marwah politik Indonesia. Makin banyak pemuda yang ikut dalam proses politik Pilkada dengan membawa aura perubahan positif, maka semakin cepat pula terciptanya demokratisasi ditingkat lokal.

Momentum ini juga seyogianya mendorong para pemuda untuk berkiprah melalui peran aktifnya di lapangan. Pemuda perlu ambil bagian dalam perannya untuk menciptakan dan mensukseskan hajat demokrasi yang sehat alih-alih berpangku tangan karena merasa suara pemuda sebagai suara mayoritas.

Oleh karena itu, marilah kita berpartisipasi dengan bijak, berpikir kritis, dan melakukan pemilihan berdasarkan pertimbangan yang matang untuk memastikan bahwa pemimpin yang terpilih mampu memajukan dan mensejahterakan Kabupaten Serang dan Banten. Mari kita menjadi pemilih yang santun. Kita harus mengikuti pesta demokrasi ini dengan penuh kesopanan, keceriaan, dan kegembiraan.***


Penulis Khairul Anwar, Koordinator Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Panitia Pemilihan Kecamatan (Koordiv Rendatin PPK) Ciruas Kabupaten Serang, Provinsi Banten dan Pengurus DPC GMNI Serang Periode 2022-2024.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Prof. Arief Hidayat: Perjanjian Dagang RI–AS Jadi Ujian Konstitusi dan Politik Luar Negeri Bebas Aktif
Minggu, 22 Februari 2026 | 21:23 WIB
DPP GMNI Desak Pengusutan Terbuka Dugaan Kekerasan Oknum Brimob di Kota Tual yang Tewaskan Anak 14 Tahun
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:25 WIB
Selamat Datang di “AI New Normal”
Minggu, 22 Februari 2026 | 00:06 WIB
Kader GMNI Kota Palu Desak Transparansi Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Aparat di Tual
Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:13 WIB
Antara Dapur MBG dan Nyawa di Kota Tual: GMNI Jakarta Timur Dukung Penuh Kapolri Jadi Petani!
Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

GMNI Berduka, H Soenardi Ex Presidium GMNI 1976 – 1979 Telah Berpulang Disisi Tuhan Yang Maha Esa

Marhaenist.id, Tengsel - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) saat ini dilanda kesedihan…

Menjelang 100 Hari Pemerintahan WS-HADIR, GMNI Mamasa Serukan Refleksi Pancasila sebagai Dasar Kepemimpinan

Marhaenist.id, Mamasa - Jelang Hari Lahir Pancasila, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

GMNI Jaksel Desak Kapolri Segera Copot Kapolres Kota Sukabumi atas Tindakan Represif Terhadap GMNI Sukabumi

Marhaenist. id, Jakarta – Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Taukah Kamu, Apa Itu GMNI?

Marhaenist.id - GMNI dikenal banyak orang sebagai organisasi kehasiswaan yang telah banyak melahirkan…

Alexander Pekuali (Ketua Umum HIPMA Flobamora)/MARHAENIST.

Gubernur NTT Menyerbu Kampung Adat: Transisi Energi atau Kolonialisme Baru?

Marhaenist.id – Kunjungan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena,…

Pamit dari MK, Arief Hidayat: Putusan 90 Jadi Titik Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Marhaenist.id, Jakarta — Hakim Konstitusi Arief Hidayat mengungkapkan bahwa Putusan Mahkamah Konstitusi (MK)…

GMNI Tantang Debat Terbuka Ketua DPRD Lebak

MARHAENIST - DPK GMNI Fisip USBR dan DPK GMNI Akuntansi Unilam Rangkasbitung…

DPC GMNI Majene Dorong Kongres Persatuan Bukan Persatean

Marhaenist.id, Majene - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Dialektika Mahaenisme (Metode Berpikir)

Marhaenist.id - Marhaenisme adalah ideologi perlawanan terhadap kolonialisme, kapitalisme, imperialisme, dan feodalisme…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?