By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Mendorong Pelaksanaan UHC: Tidak Menyisakan Ketimpangan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Lemahnya Penanganan Skandal Kebakaran Aset Negara, GMNI Mimika Desak Polda Papua Tengah Turun Tangan

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 25 September 2025 | 13:24 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Kebesamaan Bung Juventus bersama GMNI Mimika (Ist)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Timika – Dewan Pimpinan Cabamg (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mimika mendesak Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Tengah untuk turun tangan langsung dan mengusut tuntas kasus kebakaran Kantor Eks Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika.

Desakan ini disampaikan GMNI Mimika melaui Kabid Politiknya, Bung Juventus psda Kamis (25/9/2025) menyusul penilaian lemahnya penanganan penyelidikan oleh aparat dari Polres Mimika hingga saat ini.

Bung Juventus dalam pernyataan resminya, menyatakan kekecewaannya terhadap progres penyidikan yang dilakukan oleh pihak Polres Mimika.

“Kami menilai penanganan polisi dalam mengusut kasus ini lemah. Kami juga mempertanyakan kerja tim forensik yang notabene bekerja pada olah TKP, yang hingga kini belum memberikan kepastian dan kejelasan,” ujarnya.

Bung Juventus mengungkapkan kekhawatiran mendalam atas hilangnya Data-data atau Dokumen penting Milik Bappeda dan juga terdapat didalamnya Dokumen Penting Milik Dinas perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan).

“Kami sangat khawatir dengan hilang data dan dokumen atas insiden kebakaran tersebut karena itu semua adalah data-data penting milik Dinas perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan Mimika,” sambungnya.

Melalui Bung Juventus, GMNI Mimika juga menduga adanya indikasi penanganan yang tidak optimal dalam masalah ini sehingga muncul kecurigaan ada penghilangan barang bukti secara sengaja.

“Ada pula dugaan lain, yaitu adanya tindakan menghilangkan barang bukti secara sengaja,” tambahnya.

GMNI Mimika juga memberikan keterangan bahwa kasus kebakaran Eks Kantor Bappeda Mimika telah berkembang dari insiden keamanan menjadi ujian bagi akuntabilitas dan transparansi pemerintahan Papua Tengah yang masih sangat muda.

“Insiden ini telah menjadi ujian bagi akuntabilitas dan transparansi pemerintahan Papua Tengah, jadi kelambanan dan ketidakjelasan penyelidikan polisi tidak bisa lagi dilihat sebagai kelalaian biasa, melainkan sebagai bagian dari gejala yang lebih besar: yaitu lemahnya penegakan hukum dan potensi praktik tutup-tutupan dalam tata kelola pemerintahan daerah,” lanjutnya.

Baca Juga:   DPC GMNI Touna Sukses Gelar Kegiatan Akrab Marhaenis

Bung Juventus juga mengatakan bahwa desakan dari GMNI Mimika adalah alaram yang menyatakan bahwa masyarakat tidak akan mudah percaya begitu saja dan menelan mentah-mentah persaolan yang telah terjadi.

“Kapolda Papua Tengah sekarang berada di persimpangan: menunjukkan kewibawaannya dengan mengusut tuntas hingga ke akar-akarnya, atau membiarkan kasus ini menjadi luka pertama yang menganga bagi demokrasi dan good governance di daerah baru. Disini, kepercayaan publik lagi sedang dipertaruhkan,” lanjutnya lagi.

Oleh karena itu, GMNI Mimika mendesak dengan sangat agar Kapolda Papua Tengah segera turun tangan dan terlibat langsung dalam proses penyelidikan.

“Kami mendesak Kapolda Papua Tengah untuk segera bertindak karena ini menyangkut kepentingan banyak orang dan daerah. Kejelasan kasus ini juga merupakan bentuk pertanggung jawaban negara kepada masyarakat,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian Resor Mimika belum memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan terakhir penyelidikan kasus kebakaran tersebut.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

DPP GMNI Mendorong Pelaksanaan UHC: Tidak Menyisakan Ketimpangan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
Selasa, 13 Januari 2026 | 18:01 WIB
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Sikapi Revisi UU Pilkada, GMNI Blitar Gruduk Kantor DPRD

MARHAENIST - Pelantikan anggota DPRD Kota Blitar terpilih periode 2024-2029 berlangsung pada…

Gelar Diskusi Terbatas dengan Perhimpunan Agenda 45, Andi Widjajanto: Indonesia Butuh Strategi Tepat Hadapi Perubahan Global

Marhaenist.id, Jakarta - Tatanan Global tengah bergeser menuju sebuah tatanan baru, saat…

Bung Yusuf, Api yang Kembali Menyala Buat GMNI

Marhaenist.id - Sudah enam tahun lamanya ia meninggalkan kampus. Namanya Yusuf, dulu…

Taufiq Kiemas dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia

MARHAENIST - Palembang, siang hari yang terik, 19 Agustus 1960. Remaja yang…

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. FILE/Marhaenist

GMNI dan Dunia Aktivisme Ganjar Pranowo

Marhaenist - Ganjar Pranowo lahir pada masa ketika Indonesia sedang merayakan peringatan…

Tanggapi Issu Kongres Versi Imanuel, Eksponen GMNI: Jangan Terprovokasi Jika tidak Menyatukan

Marhaenist.id, Jakarta – Polemik internal Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) kembali memanas.…

GMNI Minta Jokowi Evaluasi Kinerja Menkominfo Terkait Amburadulnya Penghentian Siaran TV Analog

Marhaenist - Kebijakan penghentian siaran TV analog atau Analog Swicth Off (ASO)…

Leon Trotsky: Partai, Kelas dan Kepemimpinan

Marhaenist.id - Sejauh mana gerakan kelas buruh telah terlempar ke belakang dapat…

Airlangga Hartarto Mundur Dari Ketua Umum Golkar, Ada Apa?

Marhaenist, Jakarta - Airlangga Hartarto mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Ketua Umum (Ketum)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?