By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
GMNI Pasaman Kutuk Keras Penganiayaan Brutal terhadap Ibu Saudah, Korban Penolak Tambang Emas Ilegal
Warga TPU Kebun Nanas Didampingi GMNI Jakarta Timur dan Yayasan Teman Baik Ajukan Pengaduan ke Komnas HAM RI
Polemik Pembangunan Kopdes Merah Putih, GMNI Kendari Bongkar Dugaan Penyerobotan Lahan Warga oleh Kepala Desa Polindu
GMNI Gelar Dialog Terbuka Kader, Bahas Tantangan dan Potensi Organisasi Ideologis
Tragis! Nenek Penolak Tambang Emas Ilegal di Pasaman Timur Dianiaya Brutal dan Dibuang, Sempat Dikira Tewas

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNI

Hari Ibu di Kandang Rakyat: Ir. Robi Agustiar Salah Satu Pendiri GMNI Sumedang Tegaskan Peternak adalah Marhaen Modern

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Senin, 22 Desember 2025 | 15:30 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: , Ir. Robi Agustiar, S.Pt., MSc., IPM., ASEAN Eng bersama dua rekannya (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Bandung – Di tengah peringatan Hari Ibu, Ir. Robi Agustiar, S.Pt., MSc., IPM., ASEAN Eng menegaskan bahwa perjuangan peternak rakyat tidak bisa dilepaskan dari peran perempuan, ibu-ibu desa, istri peternak, dan Sarinah sarinah atau perempuan Marhaen, yang selama ini menjadi penyangga utama ketahanan pangan keluarga dan bangsa.

Dalam wawancara yang dilakukan Senin (22/122025), Robi membuka pernyataannya dengan refleksi ideologis.

“Sejarah selalu berpihak pada mereka yang berani melawan ketidakadilan,” ujarnya, sembari mengutip peringatan Bung Karno:

“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri,” kata Bung Karno, kutipnya.

Menurut Robi, peringatan Hari Ibu seharusnya tidak berhenti pada seremoni.

“Hari Ibu adalah hari perlawanan. Sejarahnya lahir dari Kongres Perempuan Indonesia, dari kesadaran politik, bukan dari bunga dan ucapan manis,” tegasnya.

Robi dikenal sebagai salah satu pendiri GMNI Cabang Sumedang, ditempa dalam tradisi ideologis Marhaenisme. Dari GMNI, ia belajar bahwa rakyat kecil bukanlah objek belas kasihan, melainkan subjek perjuangan.

“Bung Karno mengajarkan bahwa Marhaen bukan orang miskin, tapi orang kecil yang dimiskinkan oleh sistem. Hari ini, peternak rakyat, bersama para ibu di kandang dan dapur, adalah Marhaen modern,” ungkapnya.

Kini, sebagai Sekretaris Jenderal DPP Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), Robi berada di garis depan advokasi peternak rakyat.

Ia menilai peternakan nasional tengah menghadapi penjajahan gaya baru: impor dilegalkan, harga ternak ditekan, biaya pakan melonjak, sementara negara abai terhadap produsen pangan rakyat.

Yang paling terdampak dari ketidakadilan ini justru perempuan peternak. Ibu-ibu yang mengatur pakan, merawat ternak, menjaga ekonomi rumah tangga, tapi tidak pernah dihitung dalam kebijakan,” katanya.

Baca Juga:   PA GMNI Dalami Pembelajaran Hukum Acara Perselisihan Hasil Pemilu

Robi mengingatkan pernyataan keras Bung Karno:

“Imperialisme tidak selalu datang dengan senapan, tetapi dengan peraturan-peraturan ekonomi,” kata Bung Karno, kutipnya.

Dalam wawancara tersebut, Robi menyampaikan sejumlah usulan dan saran konkret sebagai jalan perjuangan peternakan rakyat.

Ia menekankan pentingnya pengendalian impor yang berpihak pada produksi dalam negeri.

“Kalau impor dibiarkan liar, peternak, terutama peternak kecil, akan mati pelan-pelan,” ujarnya.

Ia juga mendorong perlindungan harga ternak dan biaya produksi, agar peternak rakyat memiliki kepastian usaha dan keberlanjutan hidup.

Soal kelembagaan, Robi menegaskan kembali pentingnya koperasi peternakan rakyat.

“Bung Karno sudah menegaskan koperasi adalah sokoguru perekonomian nasional. Koperasi adalah alat perlawanan ekonomi rakyat, termasuk bagi perempuan peternak,” katanya.

Selain itu, Robi menyoroti akses pembiayaan yang selama ini justru menjerat peternak kecil. “Peternak butuh pembiayaan yang membebaskan, bukan yang mencekik,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya regenerasi peternak muda, dengan melibatkan perempuan secara setara. “Peternakan bukan sektor kelas dua. Ini soal masa depan kedaulatan pangan dan martabat bangsa,” ujarnya.

Bagi Robi, kandang adalah medan juang ideologis, tempat Marhaenisme diuji dalam praktik sehari-hari.

“Bangsa yang tidak berdiri di atas kaki sendiri akan menjadi bangsa kuli,” ucapnya mengutip Bung Karno.

Menutup wawancara pada momentum Hari Ibu, 22 Desember, Robi menegaskan bahwa perjuangan peternak rakyat adalah perjuangan keluarga, perjuangan perempuan, dan perjuangan bangsa.

“Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah,” pesan Bung Karno yang terus ia gaungkan.

Dari GMNI ke kandang rakyat, dari teori ke praktik, dari wacana ke perlawanan Ir. Robi Agustiar menegaskan bahwa Marhaenisme masih hidup, bernafas bersama peternak rakyat, dan dijaga oleh tangan-tangan ibu Indonesia.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

GMNI Pasaman Kutuk Keras Penganiayaan Brutal terhadap Ibu Saudah, Korban Penolak Tambang Emas Ilegal
Rabu, 7 Januari 2026 | 04:01 WIB
Warga TPU Kebun Nanas Didampingi GMNI Jakarta Timur dan Yayasan Teman Baik Ajukan Pengaduan ke Komnas HAM RI
Rabu, 7 Januari 2026 | 02:04 WIB
Polemik Pembangunan Kopdes Merah Putih, GMNI Kendari Bongkar Dugaan Penyerobotan Lahan Warga oleh Kepala Desa Polindu
Selasa, 6 Januari 2026 | 23:30 WIB
GMNI Gelar Dialog Terbuka Kader, Bahas Tantangan dan Potensi Organisasi Ideologis
Selasa, 6 Januari 2026 | 22:03 WIB
Tragis! Nenek Penolak Tambang Emas Ilegal di Pasaman Timur Dianiaya Brutal dan Dibuang, Sempat Dikira Tewas
Selasa, 6 Januari 2026 | 19:47 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Presiden FIFA Gianni Infantino memberikan kaos bertuliskan nama “Jokowi” kepada Presiden RI, usai pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/10/2022). Setkab/Rahmat

Presiden FIFA Minta Persiapan Piala Dunia U-20 Ditangani Secara Profesional

Marhaenist - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama FIFA memastikan Piala Dunia U-20…

Kasus Oplosan BBM: Negara Harus Bertanggung Jawab atas Kerugian Konsumen

Marhaenist.id, Jakarta - Terungkapnya praktik pengoplosan BBM di PT Pertamina Patra Niaga…

Refleksi Juni, DPK GMNI FISIP UHO Kendari Buka Mimbar Bebas Kenang Perjuangan Sukarno

Marhaenist.id, Kendari - Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Wujudkan Pilkada Damai, Mari Kolaborasi bersama Kepolisian, TNI dan Stakeholder serta Seluruh Masyarakat Butur!

Marhaenist.id - Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan…

Menag Adakan Natal Bersama: Simbol Kecil, Dampak Besar — Asal Jangan Sekadar Panggung Saja

Marhaenist.id - Ketika Kementerian Agama menetapkan tema “C-LIGHT: Christmas — Love in…

PA GMNI Jakarta Raya Desak Pemprov DKI Koreksi Arah Pembangunan Ekonomi Ibukota yang Dikuasai Kapitalisme Global

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional…

Sesalkan Kekerasan Aparat ke Pembentang Spanduk di Gunungkidul, Ganjar: Anda Tahu kan Itu Rakyat?

Marhaenist.id, Pontianak - Kasus kekerasan yang dilakukan oknum aparat terhadap warga yang…

Ribuan Warga Solo Raya di Sumut Nyatakan Dukung Ganjar-Mahfud, Siap Menangkan Presiden Rakyat

Marhaenist.id, Simalungun - Sebanyak dua ribu warga asal Solo Raya di Kabupaten…

GMNI Jombang Sesalkan Tindakan Tidak Etis Tenaga Kesehatan RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung: Desak Evaluasi dan Investigasi Menyeluruh

Marhaenist.id, Jombang - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?