By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Komplikasi Program Makan Bergizi Gratis

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

GMNI Jaksel Desak Transparansi: Bareskrim Harus Buka Hasil Pemeriksaan Dugaan Korupsi Direksi PT ATPI ke Publik

Trian Walem
Trian Walem Diterbitkan : Jumat, 18 April 2025 | 06:51 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
GMNI Jakarta Selatan
Foto: GMNI Jakarta Selatan/Marhaenist
Bagikan

Marhaenist, Jakarta – Korupsi di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali mencuat ke permukaan, menimbulkan pertanyaan dan keresahan publik. Dugaan kasus di tubuh PT Pertamina yang merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah menjadi bukti nyata lemahnya tata kelola perusahaan pelat merah yang di pimpin oleh Erick Tohir. Bahkan, total kerugian negara akibat praktik korupsi di BUMN diperkirakan mencapai Rp968,5 triliun. Temuan ini mengindikasikan bahwa korupsi di BUMN bukan sekadar kasus per kasus, melainkan persoalan sistemik yang harus segera ditindaklanjuti secara serius oleh aparat penegak hukum dan pemerintah.

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Selatan pun angkat suara. Mereka menggelar aksi unjuk rasa dan konferensi pers di depan Gedung Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri, Rabu (16/4). Aksi ini merupakan bentuk protes keras terhadap respons Bareskrim yang terkesan menutup hasil pemeriksaan dalam menangani laporan dugaan korupsi pengadaan mobil mewah oleh lima direksi PT ATPI.

Perlu kami ingatkan kembali bahwa kasus pembelian mobil-mobil mewah tersebut tidak memiliki urgensi dalam operasional perusahaan, bahkan mobil mewah tersebut diklaim menjadi milik pribadi 5 Direksi PT ATPI. Praktik ini jelas bertentangan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Laporan resmi telah diajukan sejak 10 maret 2025, namun hingga kini Bareskrim belum mengumumkan hasil pemeriksaan terhadap 5 Direksi PT ATPI.

Dalam aksinya , massa GMNI menyampaikan empat tuntutan utama:

1. Menuntut Kapolri Jenderal Pol Drs.Listyo Sigit Prabowo.Msi melakukan pengawasan dan memberi perhatian khusus atas dugaan Korupsi mobil mewah 5 Direksi PT ATPI.

2. Mendorong Kejaksaan Agung turut memeriksa dan menindaklanjuti kasus dugaan korupsi di PT ATPI sebagai bentuk penyeimbang dan penguatan supremasi hukum.

Baca Juga:   DPP GMNI Desak Presiden dan DPR Segera Sahkan RUU PPRT, 22 Tahun Tanpa Kepastian Hukum

3. Menuntut transparansi proses hukum agar publik mengetahui progres penangan kasus dugaan korupsi 5 Direksi PT ATPI.

4. Mendesak Menteri BUMN Erick Thohir turun tangan langsung memeriksa dugaan korupsi tersebut dan memastikan pengawasan internal berjalan optimal.

GMNI Jaksel menegaskan bahwa keterbukaan adalah kunci pemberantasan korupsi. Mendesak Bareskrim segera membuka hasil pemeriksaan lima direksi PT ATPI ke publik. Tanpa transparansi, upaya penegakan hukum hanya akan dianggap tebang pilih dan mencederai kepercayaan publik.

Penulis: GMNI Jakarta Selatan

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Sabtu, 18 April 2026 | 10:23 WIB
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Sabtu, 18 April 2026 | 10:01 WIB
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Sabtu, 18 April 2026 | 09:57 WIB
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:53 WIB
Komplikasi Program Makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:42 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Ketua TPN: Quick Count Bukan Hasil Akhir, Tunggu Rekapitulasi Manual KPU

Marhaenist.id, Jakarta – Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar- Mahfud menyatakan semua barisan…

Garis polisi terpasang di gerbang 13 Stadion Kanjuruhan, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (06/10/2022) tempat korban meninggal berdesak-desakan akibat gas air mata. TELEGRAF/Koeshondo W. Widjojo

Jumlah Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah 1 Orang, Total Meninggal 132 Jiwa

Marhaenist - Korban tewas dalam tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur bertambah satu…

The Art oF War Sun-Tzu: Menyerang Dengan Siasat

Marhaenist.id - Dalam sepanjang sejarah Kekaisaran Tiongkok, ada banyak jenderal dan ahli…

Dukung Fatwa Mahkamah Internasional, Indonesia Minta Israel Akhiri Pendudukan di Palestina

Marhaenist.id, Den Haag - Mahkamah Internasional (ICJ) di Den Haag, Belanda, pada…

PBB Selidiki Kejahatan Perang yang Terjadi di Ukraina

PENYELIDIK Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan pada Jumat (23/9) bahwa adanya kejahatan perang…

Atatürk, Prabowo, dan Arah Baru Geopolitik Indonesia: Membaca Sinyal Negara Kuat di Tengah Turbulensi Global

Marhaenist.id - Kekaguman Prabowo Subianto terhadap Mustafa Kemal Atatürk tidak dapat dibaca…

GMNI Soroti Debat Pilkada Bantaeng di Makassar: Bikin Malu, Ricuh di Kampung Orang

Marhaenist.id, Makassar - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Cak Imin Doakan Puan Jadi Presiden, Puan Doakan Cak Imin Jadi Wapres

Marhaenist - Ketua DPR RI yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan…

Biografi Singkat Bung Karno

Marhaenist.id - Para Marhaenis pasti sudah tidak asing lagi dengan Ir. Soekarno…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?