By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Nubuat Bung Karno Terbukti: Saat Bangsa Sendiri Menjadi Algojo Bagi Nalar dan Demokrasi Rakyat
DPC GMNI Jeneponto Bedah Film ‘Pesta Babi’, Soroti Praktik Kolonialisme Modern di Daerah
DPD GMNI Sultra Buka Posko Pengaduan Tenaga Kerja, Perkuat Perjuangan Hak Buruh di Sulawesi Tenggara
DPC GMNI Jember Tolak Tegas Wacana Reduksi Kampus sebagai Instrumen Industri
DPC GMNI Jember Kecam Krisis Etika DPRD Jember: Legislator Gen Z Gagal Menjadi Teladan Politik

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

GMNI Jakarta Selatan Bedah Pemikiran Tan Malaka dan Soekarno dalam Dialog Sejarah dan Ideologi

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 11 Desember 2025 | 02:37 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto Kebersamaan Para Pemateri dan Peserta Diskusi bedah buku de Republik Indonesia dilangsungkan di Sekretariat GMNI Jaksel, berlangsung pada hari Selasa (9/12/2025) (Sumber: okeguys.com)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta — Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Selatan kembali menunjukkan komitmennya sebagai ruang intelektual progresif dengan menggelar Bedah Buku “Naar de Republiek Indonesia” karya Airlangga Pribadi Kusman.

Diskusi yang berlangsung pada Selasa (9/11/2025), di Sekretariat GMNI Jaksel ini menghadirkan pembahasan mendalam mengenai gagasan dua tokoh penting bangsa: Tan Malaka dan Ir. Soekarno.

Kegiatan tersebut menghadirkan langsung Airlangga Pribadi Kusman sebagai narasumber utama, dengan penanggap penulis sekaligus aktivis Bob Randilawe serta Aktivis GMNI, Bung Rauf.

Diskusi berlangsung hangat, kritis, dan menarik perhatian peserta yang ingin memahami kembali sejarah gagasan republik dan arah perjuangan nasional.

Dalam Buku itu, pemikiran Tan Malaka memberikan kontribusi besar bagi kesadaran kaum muda Indonesia atas perkembangan sosialisme dunia dan perjuangan melawan kolonialisme serta imperialisme.

Melalui gagasan republik, Tan Malaka menilai bentuk negara tersebut paling sesuai bagi Indonesia sebagai bangsa kepulauan yang beragam etnis, ras, dan agama.

Tidak hanya Tan Malaka, diskusi juga menyinggung pemikiran Soekarno dalam gagasannya mengenai “Partai Negara” pada awal kemerdekaan.

Meski akhirnya tidak berkembang, gagasan ini menunjukkan upaya Soekarno dalam merumuskan bentuk organisasi politik yang ideal bagi bangsa yang baru merdeka. Perubahan situasi politik melalui “Maklumat X” yang dikeluarkan Bung Hatta kemudian membuka ruang multipartai yang bertahan hingga kini.

Bob Randilawe dalam ulasannya menyarankan agar pembaca memahami konteks global saat Tan Malaka menulis Naar de Republiek Indonesia.

Pada masa itu, gerakan sosialisme internasional tengah mengalami fase transisi dan perpecahan, mulai dari Internasional I hingga munculnya Internasional II di Paris yang dipelopori Marx, Engels, Bernstein, hingga Lenin.

Revolusi Bolsyevik 1917 yang melahirkan Uni Soviet juga memengaruhi dinamika pemikiran Tan Malaka.

Baca Juga:   Tolak Gelar Pahlawan Untuk Soeharto, GMNI Halut: Ini Pengkhianatan Terhadap Sejarah

Meski dekat dengan dunia komunisme internasional, Tan Malaka kerap berbeda pandangan dengan kelompok komunis Hindia Belanda yang dipengaruhi Joseph Stalin.

Ia menolak pemberontakan PKI pada 1920-an maupun 1948, dan bahkan sempat terhubung dengan gerakan Comintern yang dekat dengan pemikiran Leon Trotsky.

Sementara itu, Airlangga menjelaskan, Tan Malaka tidak pernah secara terang-terangan menyebut dirinya sebagai pengikut Trotsky, karena ia memiliki cita-cita membangun negara Republik Indonesia.

“Tan Malaka tidak pernah menyatakan dirinya sebagai Trotskyis. Ia tetap berpijak pada cita-cita membangun Republik Indonesia,” jelas Airlangga.

Karena sikapnya yang tegas dan konsisten, Airlangga menyebut banyak sejarawan menyebut Tan Malaka sebagai nasionalis radikal, sementara Soekarno pernah menjulukinya sebagai seorang “sosialis sepenuh-penuhnya”.

Salah satu fakta sejarah penting yang kembali mencuat dalam diskusi adalah testamen politik 1945, di mana Soekarno menunjuk Tan Malaka sebagai penerus kepemimpinan revolusi apabila dirinya dan Hatta tidak dapat lagi memimpin.

Dokumen ini menjadi bukti akan pengakuan Soekarno terhadap kapasitas dan integritas Tan Malaka dalam perjuangan nasional.

Melalui kegiatan ini, GMNI Jakarta Selatan berharap diskusi-diskusi pemikiran progresif terus digelorakan, demi memperkuat kesadaran sejarah dan ideologi generasi muda.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Nubuat Bung Karno Terbukti: Saat Bangsa Sendiri Menjadi Algojo Bagi Nalar dan Demokrasi Rakyat
Rabu, 13 Mei 2026 | 15:49 WIB
DPC GMNI Jeneponto Bedah Film ‘Pesta Babi’, Soroti Praktik Kolonialisme Modern di Daerah
Rabu, 13 Mei 2026 | 14:23 WIB
DPD GMNI Sultra Buka Posko Pengaduan Tenaga Kerja, Perkuat Perjuangan Hak Buruh di Sulawesi Tenggara
Rabu, 13 Mei 2026 | 13:11 WIB
DPC GMNI Jember Tolak Tegas Wacana Reduksi Kampus sebagai Instrumen Industri
Rabu, 13 Mei 2026 | 00:57 WIB
DPC GMNI Jember Kecam Krisis Etika DPRD Jember: Legislator Gen Z Gagal Menjadi Teladan Politik
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:06 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Sukarno dan Islam Sontoloyo

MARHAENIST - Ikatan Sukarno dan islam tidak sulit dijelaskan. Bukan hanya karena…

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto. FILE/PDI Perjuangan

Hasto Sebut Banyak Manuver PSI Yang Merugikan PDI Perjuangan

Marhaenist - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, meski sesama…

Jelang Debat Capres Terakhir, Ganjar Jalan Sehat di Pluit; Sosialisasi Agar Tak Golput

Marhaenist.id, Jakarta - Calon Presiden Ganjar Pranowo jalan sehat bareng ribuan massa…

Perkembangan Advokasi Kasus PRT Benhil: Negara Harus Hadir, Pelaku Harus Ditahan

Marhaenist.id, Jakarta – Tim Advokasi PRT Benhil terus mengawal kasus tragis yang menimpa…

Arjuna Putra Aldino Lantik Pengurus DPC GMNI Halut Periode 2025-2027

Marhaenist.id, Tobelo - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halmahera…

DPC dan DPK GMNI Se-Bangka Belitung Resmi di Lantik

Marhaenist.id, Bangka - Dengan mengusung tema “Mewujudkan Tri Sakti Bung Karno yang…

Hidupkan Suara Utusan Golongan di MPR

Marhaenist.id - Rusaknya bangsa ini karena semua semua ditentukan suara terbanyak. Dari…

Pentingnya Audit Terbuka untuk Mencegah Korupsi dalam Proses Rekomendasi Politik

Maerhaenist.id - Pencalonan calon kepala daerah oleh partai politik merupakan proses fundamental…

Arief Hidayat Terpilih Sebagai Ketua Umum PA GMNI 2021-2026

Marhaenist - Kongres IV Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia memilih secara…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?