By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Kehilangan yang Tidak Disadari: Suku Terasing di Ambang Lenyap
Dirgahayu GMNI ke-72, Heri Pudyatmoko Serukan Penguatan Marhaenisme dan Persatuan
Memperkuat Demokrasi di Tengah Badai Digital: Tanggapan Kritis atas Buku “Bawaslu di Tengah Era Big Data”
Dies Natalis Ke 72, GMNI Jaktim Serukan Tetaplah di Garis Marhaen meski berada di Persimpangan Jalan antara Idealisme dan Realistis
Konflik Geopolitik dalam Perspektif Marhaen antara Perebutan Kuasa Global dan Nasib Rakyat Kecil

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

GMNI Batam: Jangan Terlena Propaganda, Negara Harus Kembali ke Jalan Keadilan Sosial

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 19 Maret 2026 | 19:28 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Donny Setiawan, Wakil Ketua Bidang Politik Hukum DPC GMNI Batam (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Batam – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Batam melalui Wakil Ketua Bidang Politik Hukum, Dony Setiawan, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap kondisi kebangsaan yang tengah diwarnai berbagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang melibatkan aparat negara.

Rentetan peristiwa kekerasan, perbedaan pernyataan antar institusi, serta pertarungan narasi di ruang publik dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Situasi ini juga memunculkan keraguan terhadap kemampuan negara dalam menjamin rasa aman bagi rakyatnya.

Dony Setiawan menegaskan bahwa kasus-kasus yang menyeret aparat Kepolisian Negara Republik Indonesia maupun oknum Tentara Nasional Indonesia bukanlah persoalan biasa.

Menurutnya, hal tersebut merupakan masalah serius yang menyangkut kepercayaan rakyat terhadap negara.

“Ketika aparat yang seharusnya menjadi pelindung justru diduga terlibat dalam tindakan yang berpotensi melanggar HAM, maka negara wajib menyelesaikannya secara terbuka, objektif, dan tanpa konflik kepentingan,” ujarnya kepada Marhaenist.id, Kamis (19/3/2026).

Ia juga menilai kondisi saat ini berbahaya karena masyarakat disuguhi perbedaan pernyataan dan pertarungan opini yang berpotensi mengalihkan perhatian dari substansi utama, yakni perlindungan terhadap rakyat.

“Bangsa ini tidak boleh terlena dalam propaganda, sementara persoalan kemanusiaan justru diabaikan,” tambahnya.

DPC GMNI Batam mengingatkan bahwa sebagaimana diajarkan oleh Bung Karno, perjuangan bangsa Indonesia berlandaskan Sosio-Nasionalisme dan Sosio-Demokrasi yang berpijak pada Marhaenisme.

Sosio-Nasionalisme menempatkan kemanusiaan dan keadilan sebagai dasar persatuan, sedangkan Sosio-Demokrasi menegaskan bahwa demokrasi harus melindungi rakyat dan menghadirkan rasa aman.

Lebih lanjut, DPC GMNI Batam menilai bahwa peran Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) perlu diperkuat secara nyata.

Keberadaan tim atau lembaga ad-hoc dalam penanganan dugaan pelanggaran HAM dinilai belum bekerja maksimal serta belum mampu menjawab harapan masyarakat.

Baca Juga:   Sukses Gelar PPAB, Ketua GMNI Halut: Bumikan Ajaran Bung Karno!

“Proses yang lambat, kurang transparan, dan tidak memberikan kepastian hukum menimbulkan kesan bahwa mekanisme ad-hoc hanya menjadi pelengkap formal tanpa kekuatan pengawasan yang benar-benar independen,” jelas Dony.

Atas dasar itu, DPC GMNI Batam mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pengawasan pelanggaran HAM, serta memperkuat peran lembaga independen agar setiap kasus, khususnya yang melibatkan aparat negara, dapat ditangani secara objektif, transparan, dan berkeadilan.

Sebagai organisasi mahasiswa, GMNI Batam juga menegaskan komitmennya untuk tetap berada di garis perjuangan rakyat.

“Mahasiswa tidak boleh diam. Demokrasi tidak boleh hanya menjadi slogan, dan hukum tidak boleh tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas,” tegasnya.

DPC GMNI Batam menolak segala bentuk kekerasan dan pelanggaran HAM, serta mendesak negara untuk menegakkan hukum secara jujur dan berkeadilan sosial.

“Selama rakyat masih merasa tidak aman di tanah airnya sendiri, maka perjuangan belum selesai,” tutupnya.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Kehilangan yang Tidak Disadari: Suku Terasing di Ambang Lenyap
Rabu, 25 Maret 2026 | 09:44 WIB
Dirgahayu GMNI ke-72, Heri Pudyatmoko Serukan Penguatan Marhaenisme dan Persatuan
Selasa, 24 Maret 2026 | 09:31 WIB
Memperkuat Demokrasi di Tengah Badai Digital: Tanggapan Kritis atas Buku “Bawaslu di Tengah Era Big Data”
Senin, 23 Maret 2026 | 14:20 WIB
Dies Natalis Ke 72, GMNI Jaktim Serukan Tetaplah di Garis Marhaen meski berada di Persimpangan Jalan antara Idealisme dan Realistis
Senin, 23 Maret 2026 | 10:30 WIB
Konflik Geopolitik dalam Perspektif Marhaen antara Perebutan Kuasa Global dan Nasib Rakyat Kecil
Jumat, 20 Maret 2026 | 16:53 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Pilkada Kota Yogyakarta Sungguh Istimewa

Marhaenist.id - Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta sudah berjalan dengan lancar…

DPD GMNI DKI Jakarta Bakal Gelar Konferda I Tahun 2026, Dorong Transformasi Menuju Jakarta Kota Global

Marhaenist.id, Jakarta — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Resmi Terpilih Melalui Konfercab ke I, Fadli Lahalik Berharap Kehadiran PA GMNI Touna dapat Memberi Manfaat untuk Rakyat

Marhaenist.id, Touna - Konferensi Cabang (Konfercab) ke-I Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Cegah Korupsi, GMNI Desak KPK & Kejaksaan Lakukan Pengawasan Ketat pada Program Air Bersih Gratis di PPU

Marhaenist.id, Penajam Paser Utara - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Penajam Paser…

Hukum sebagai Instrumen Penindasan oleh Rezim Kuasa: Studi Kasus Putusan Pidana Tom Lembong

Marhaenist.id - Beredar info tersiar di media massa, Mantan Menteri Perdagangan 2015–2016,…

Potensi Krisis Ekonomi, GMNI Ingatkan Prabowo Soal Pesan Bung Karno

Marhaenist.id, Jakarta - Beberapa indikator makroekonomi pada awal tahun 2025 menujukan ekonomi…

Abdy Yuhana: PA GMNI Mendorong Tiga Tokoh Mendapat Gelar Pahlawan Nasional

Marhaenist.id, Bandung - DPP Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Picuh Kemarahan Rakyat hingga Lahirnya Gerakan Bubarkan DPR, Inilah Deretan Anggota DPR RI yang Dianggap Kontroversial!

Marhaenist.id - Beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) belakangan…

Tantang Keberpihakan Pram Doel Ke Seniman, Pelukis Kota Tua Kirim Undangan Ke Markas Timses Jl Cemara 19

Marhaenist.id, Jakarta - Perhelatan Pemilu acapkali ramai dengan banyak acara yang bertujuan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?