By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Adi Maliano Satu-Satunya dalam Catatan Sejarah Kader GMNI Kendari yang Menjabat sebagai Ketua KNPI Kendari
DPP GMNI Desak Pemerintah Segera Benahi Ketimpangan Infrastruktur dan Akses Pendidikan di Daerah 3T
Peta Baru Kekuasaan Kazakhstan Pasca-Referendum
Soekarno Bukan Sekedar Presiden
Ekonomi Biru: Analisis Kritis Atas Kapitalisme Maritim

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Cegah Korupsi, GMNI Desak KPK & Kejaksaan Lakukan Pengawasan Ketat pada Program Air Bersih Gratis di PPU

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Rabu, 26 Februari 2025 | 19:47 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Ega, Sekretaris GMNI PPU/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Penajam Paser Utara – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Penajam Paser Utara (PPU) menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan Program Air Bersih Gratis di PPU yang memiliki potensi besar untuk terjadinya praktik korupsi yang dapat menyebabkan kerugian daerah.

Sekertaris Umum GMNI PPU, Ega mengatakan bahwa Program Air Bersih Gratis di PPU merupakan angin baru untuk masyarakat yang dapat membantu masyarakat dalam menyelesaikan kebutuhan bakunya.

“Program ini merupakan salah satu trobosan baru yang dicanangkan pemerintah untuk menyelesaikan kebutuhan dasar masyarakat, bagus sekali untuk disambut oleh masyarakat,” Ega.

Dalam pelaksanaan program air bersih ini memiliki potensi-potensi konflik tehadap pembengkakan anggaran, realiasi program yang tidak tepat sasaran dan penjelasan terhadap warga-warga yang belum teraliri PDAM, sehingga GMNI PPU khawatir dengan edukasi yang tidak matang dari Pemerintah dapat menyebabkan terjadi pembengkakan pengunaan kubik air di masyarakat.

“Adapun dengan antisipasinya menggunakan sistem Subsidi Kubik dalam menjalankan program yang dapat dilakukan oleh Pemkab, sebenarnya makin menambahkan kebingungan atas asas manfaat dalam realisasi Program Air Bersih Gratis sehingga kami mengajak masyarakat untuk lebih peka dalam melihat program ini, agar dapat dirasakan manfaatnya,” sambung Ega

Ega menyebut bahwa dalam menjalankan program, Pemerintah PPU perlu untuk memperketat dan memperhatikan pengawasannya pada Program Air Bersih Gratis, karena berpotensi besar untuk terjadinya praktik-praktik korupsi, maka sangat memungkinkan terjadinya kebocoran anggaran atau penyalahgunaan anggaran dalam program tersebut.

Oleh karena itu, pengawasan dalam pelaksanaan program harus lebih diperhatikan oleh pihak-pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung, Kejaksaan Negeri, Badan Pengawasan Keuangan & Pembangunan (BPKP) untuk meminimalisir potensi terjadinya praktik-praktik korupsi.

“Progaram ini sangat berpotensi terjadinya praktik-pratrik Koropsi. Dari itu, kami mendesak KPK dan Kejaksaan, serta BPKP untuk melakukan pengawasan ketat pada jalannya program ini di Penajam Paser Utara,” tambah Ega.

Baca Juga:   Alami Kelangkaan dan Kenaikan, DPC GMNI Wakatobi Minta Perindag Turun Tangan Tertibkan Harga BBM

GMNI PPU melihat bahwa skema program air bersih gratis masih perlu pengakajian secara lebih mendalam sehingga mereka berharap program ini tidak menjadi program asal-asalan seperti Makan Bergizi Gratis yang pada akhirnya membebankan anggaran Nasional.

“Hari ini kita bisa lihat imbas program gratisan yang tidak memiliki kajian komperhensif, sehingga menimbulkan beban anggaran untuk negara. Semoga ini tidak terjadi untuk Penajam Paser Utara,” lanjut Ega

Ega menuturkan perlu adanya pengujian ulang dalam realisasi program tersebut sehingga pentingnya pengawasan, transparansi, dan penerapan hukum yang sesuai, dalam setiap tahap pengembangan program di PUU agat dapat memeberikan kemaslahatan bagi masyarakat.

“Saya sangat berharap instansi-instansi yang berkaitan dapat melakukan pengkajian mendalam kembali. Semoga kedepannya pemerintah bisa lebih transparan dalam pelaksanaan program,” tutup Ega.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Adi Maliano Satu-Satunya dalam Catatan Sejarah Kader GMNI Kendari yang Menjabat sebagai Ketua KNPI Kendari
Senin, 13 April 2026 | 12:29 WIB
DPP GMNI Desak Pemerintah Segera Benahi Ketimpangan Infrastruktur dan Akses Pendidikan di Daerah 3T
Minggu, 12 April 2026 | 23:11 WIB
Foto: Fauzan Luthsa, Analis Geopolitik Eurasia Strategi Institute (Dokpri)/MARHAENIST.
Peta Baru Kekuasaan Kazakhstan Pasca-Referendum
Minggu, 12 April 2026 | 16:52 WIB
Soekarno Bukan Sekedar Presiden
Minggu, 12 April 2026 | 13:37 WIB
Foto: Benediktus Aquino, Alumni GMNI DKI Jakarta (Dokpri)/MARHAENIST.
Ekonomi Biru: Analisis Kritis Atas Kapitalisme Maritim
Sabtu, 11 April 2026 | 22:02 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Netral, DPC PA GMNI Solo Larang Anggota Hadiri Deklarasi Dukungan Capres-Cawapres

Marhaenist - Ketua DPC Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI)…

PKPA Beasiswa PA GMNI – PERADI Utama Resmi Dibuka, Prof. Hardi Fardiansyah Tekankan Integritas Advokat

Marhaenist.id - Program Beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) hasil kerja sama…

Audiens Bersama Kapolres, DPC GMNI Kota Metro Lampung Siap menjadi Mitra Kritis Polisi

Marhaenist.id, Kota Metro Lampung - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional…

Gelar Kuliah Umum, Institut Marhaenisme 27 dan GMNI Jaksel Soroti Etika Pancasila di Tengah Ancaman Otoritarianisme Baru

Marhaenist.id, Jaksel – Institut Marhaenisme 27 bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Cabang…

Ideologi Marhaenisme di Era Neo-Orba: Masihkah Relevan dalam Membela Kaum Marhaen?

Marhaenist.id - Indonesia telah mengalami perubahan besar dalam sistem politik dan ekonomi…

Ajak Masyarakat Tolak Pemilu 2024, Relawan Marhaen Cyber Army Minta Jokowi Mundur dan Pilpres di Ulang

Marhaenist.id, Jakarta - Relawan Marhaen Cyber Army mengeluarkan pernyataan sikap dalam sebuah…

Genosida Bangsa Palestina Terus Berlanjut, PM Israel: Ini Baru Permulaan, Kami akan terus Gempur Gaza Tanpa Ampun

Marhaenist.id, Tel Aviv - Perdana Menteri Negara Pendudukan Israel Benjamin Netanyahu menegaskan…

Mas Bambang Patjul Dibutuhkan Fokus Skala Nasional

Marhaenist.id - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) - Perjuangan memandang Pemilu 2029 memiliki…

Gelar Aksi, DPK GMNI UM Buton dan PK IMM Faperta UM Buton Desak Pencopotan Dosen atas Dugaan Pelecehan Seksual

Baubau, Marhaenist.id - Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?