By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Komplikasi Program Makan Bergizi Gratis

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar Alumni GMNI

Gelar Seri Diskusi Publik Edisi V, PA GMNI Jakarta Raya Tekankan Front Marhaenis Ambil Peran untuk Berdaulat, Berdikari, Berbudaya

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 6 Desember 2025 | 23:40 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Bambang Patjul saat memaparkan materinya dalam Seri Diskusi Publik Edisi V yang digelar oleh DPD PA GMNI Jakarta Raya, Sabtu (6/12/2025) (Ist)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta — DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jakarta Raya menggelar Seri Diskusi Publik V bertema “Front Marhaenis Ambil Peran: Berdaulat, Berdikari, Berbudaya”.

Kegiatan tersebut telah menjadi bagian dari rangkaian agenda diskusi menuju Konferensi Daerah (Konferda) V PA GMNI Jakarta Raya yang digelar di Kantor DPP PA GMNI, Jakarta pada Sabtu (6/12/2025).

Diskusi menghadirkan dua narasumber penting, yakni Wakil Ketua MPR RI sekaligus kader GMNI, Bambang “Pacul” Wuryanto, dan Guru Besar Ilmu Politik Universitas Padjadjaran, Prof. Muradi. Acara berlangsung interaktif dengan partisipasi alumni dan kader GMNI dari berbagai wilayah di Jakarta.

Dalam pemaparannya, Bambang Wuryanto menekankan urgensi kemandirian finansial bagi kaum Marhaen sebagai fondasi perjuangan.

Ia menguraikan struktur sosial masyarakat, mulai dari kelompok lumpen, pekerja, birokrat, elite politik hingga pemilik modal.

“Kaum Marhaenis itu minimal harus bebas dari masalah keuangan. Kalau masih berada di posisi lumpen atau sekadar pekerja, sulit membangun barisan perjuangan,” ujarnya.

Ia juga menyinggung dinamika politik nasional pada 1967, termasuk proses lengsernya Bung Karno hingga penandatanganan kontrak Freeport. Menurutnya, pemikiran Soekarno tetap relevan, tetapi memerlukan pembaruan agar sesuai dengan konteks kekinian.

“Marhaenis muda harus membangun mentalitas kuat. Setelah berhasil, bantu yang lain dengan jaringan, tenaga, dan pikirannya,” tambahnya.

Sementara itu, Prof. Muradi menyoroti arah politik nasional yang dinilainya semakin pragmatis. Ia menyebut banyak aktor politik kehilangan konsistensi ideologis dan keberanian memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Pertanyaan pentingnya: apakah pemerintahan hari ini masih menjalankan nilai ideologis? Saya jawab tidak. Kita terjebak dalam sandera politik,” tegasnya.

Ia juga menilai kampus sebagai ruang terakhir tempat demokrasi tetap bertahan.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal DPP PA GMNI, Abdy Yuhana, memberikan perspektif historis mengenai karakter sosial masyarakat Indonesia yang terdiri dari priyayi, abangan, dan santri. menurutnya, kelompok abangan merupakan basis yang kuat bagi tradisi ideologi Soekarnois.

Baca Juga:   Prof. Arief Hidayat Purnabakti dari Mahkamah Konstitusi, Tutup 13 Tahun Pengabdian

“Sepanjang republik ini ada, kaum abangan selalu hadir. Itu basis ideologis kita. Karena itu, tidak boleh ada ketakutan kehilangan massa,” ujarnya.

Abdy menegaskan perlunya menjaga fondasi ideologi dalam setiap langkah perjuangan.

“Taktik boleh berubah, tapi asas perjuangan tidak boleh bergeser,” katanya.

DPP PA GMNI mengapresiasi antusiasme peserta dan menilai forum ini sebagai momentum penting menjelang Konferda V. Diskusi dipandu oleh Direktur IPI, Karyono Wibowo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Ketua Umum DPP PA GMNI Ugik Kurniadi, Ketua Dewan Pakar DPD PA GMNI Jakarta Raya Rico Sinaga, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Dwi Rio Sambodo, Ketua DPD PA GMNI Jakarta Raya Ario Sanjaya, serta jajaran pengurus DPD dan DPC GMNI se-DKI Jakarta.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Merayakan atau Melupakan Kartini di Tengah Krisis Ruang Aman Perempuan
Sabtu, 18 April 2026 | 10:23 WIB
Nasib Guru Honorer di Tengah Gelombang Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG
Sabtu, 18 April 2026 | 10:01 WIB
Kunjungan Seremonial Kepala BGN di Jember dalam Bayang Bayang
Sabtu, 18 April 2026 | 09:57 WIB
Indikasi Skandal dalam Program makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:53 WIB
Komplikasi Program Makan Bergizi Gratis
Sabtu, 18 April 2026 | 09:42 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Dampak Perang terhadap Lingkungan

Marhaenist id - Perang bukan sekadar pertempuran antar tentara. Ia adalah mesin…

Gelar FDG, DPD PA GMNI Jakarta Raya Dorong Pemprov Lakukan Reforma Agraria Perkotaan

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

PBB Selidiki Kejahatan Perang yang Terjadi di Ukraina

PENYELIDIK Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan pada Jumat (23/9) bahwa adanya kejahatan perang…

Aliansi Peduli Bencana Sumatera dan GMNI Gelar Aksi Penggalangan Dana di Lubuk Linggaua

Marhaenist.id, Lubuk Linggau - Aliansi Peduli Bencana Sumatera bersama Gerakan Mahasiswa Nasional…

KUHP Baru Berlaku 2 Januari 2026, Warganet Soroti Ancaman Kriminalisasi Kritik Hingga Trending Platform X

Marhaenist.id, Jakarta — Kata kunci “KUHP” menjadi trending topic di platform X…

GMNI Penajam Desak Evaluasi Proyek RDMP Bukti Lemahnya Pengawasan Disnaker & DPRD

Marhaenist.id, Penajam Paser Utara - Duka mendalam menyelimuti kalangan masyarakat Penajam usai insiden longsor…

Ancaman Pidana dan Krisis Penegakan Hukum: Vakum Badan Sengketa PDP

Marhaenist.id - UU PDP dan Fondasi Keamanan Hukum - Undang-Undang Nomor 27…

Akar Konflik di Palestina Berasal Dari Inggris

Marhaenist.id - Pada tahun 1917, pemerintah Inggris mengeluarkan Deklarasi Balfour yang terkenal.…

Fotografer Anadolu Raih Juara Lomba Fotografi di Uni Emirat Arab

Marhaenist.id, Dubai - Fotografer jurnalistik Anadolu, Ali Jadallah, meraih juara pertama pada…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?