By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Dugaan Manipulasi Pengangkatan PPPK Mencuak, GMNI Pertanyakan Integritas Kepala BKD Busel

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 2 Oktober 2025 | 13:19 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: La Ode Ahmad Faisal, Ketua DPC GMNI Baubau (Ist)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Buton Selatan – Isu dugaan manipulasi dalam proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Buton Selatan (Busel) mulai mencuat ke publik dan menjadi sorotan dari organisasi kemahasiswaan yakni GMNI.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Baubau menyoroti adanya indikasi ketidaktransparanan, bahkan mempertanyakan integritas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat.

Sejumlah laporan masyarakat menyebutkan adanya dugaan intervensi dan permainan dalam seleksi PPPK, mulai dari proses administrasi hingga tahap akhir pengangkatan.

DPC GMNI Baibau menilai hal ini mencederai semangat reformasi birokrasi dan prinsip merit system yang seharusnya dijunjung tinggi dalam rekrutmen aparatur sipil negara.

Ketua DPC GMNI Baubau La Ode Ahmad Faisal, dalam keterangan persnya menegaskan bahwa dugaan praktik manipulasi ini harus segera diusut secara transparan.

“Kalau benar ada intervensi atau kecurangan dalam seleksi PPPK, itu bukan hanya merugikan peserta yang berkompetisi secara sehat, tetapi juga mencoreng integritas BKD sebagai lembaga penyelenggara,” kata Faisal, Kamis (2/10/2025).

GMNI juga mendesak Bupati Buton Selatan untuk mengambil sikap tegas dengan melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala BKD.

“Jangan sampai publik menilai pemerintah daerah tutup mata. Integritas pejabat publik dipertaruhkan di sini,” sambung Faisal.

Analisis Publik: Siapa Diuntungkan, Siapa Dirugikan?

Menurut GMNI Baubau, dugaan manipulasi dalam pengangkatan PPPK di Busel tidak hanya menimbulkan keresahan di kalangan peserta seleksi, tetapi juga memunculkan pertanyaan besar: siapa sebenarnya yang diuntungkan dari praktik ini?

“Jika benar terjadi manipulasi, pihak yang paling diuntungkan adalah mereka yang memiliki kedekatan dengan oknum tertentu di birokrasi atau akses ke jalur “belakang”. Mereka bisa mendapatkan posisi tanpa harus bersaing secara adil,” tambah Faisal.

Baca Juga:   Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di Rumah Sakit Malang, GMNI Jatim: Desak Penegakan Hukum Tegas

Sebaliknya, yang paling dirugikan adalah peserta seleksi yang mengikuti prosedur normal. Mereka kehilangan kesempatan meski memiliki kompetensi karena proses rekrutmen tidak lagi mengedepankan merit system, melainkan lebih condong pada praktik like and dislike.

Tak hanya peserta, pemerintah daerah juga ikut menanggung kerugian citra. Kepercayaan publik terhadap BKD dan institusi pengelola kepegawaian bisa menurun tajam, yang pada akhirnya berimbas pada kualitas pelayanan publik.

GMNI memperingatkan bahwa jika dugaan ini dibiarkan tanpa penindakan tegas, budaya nepotisme dan praktik manipulatif akan semakin mengakar. Hal ini berpotensi menular ke rekrutmen berikutnya, bahkan memengaruhi mentalitas ASN di Buton Selatan.

“Kasus dugaan manipulasi pengangkatan PPPK ini menjadi sorotan serius ditengah tingginya harapan masyarakat terhadap transparansi rekrutmen aparatur. Jika terbukti benar, kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah daerah bisa semakin terkikis,” tandas Faisal.

Hingga berita ini diturunkan, pihak BKD Buton Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut.

Publik masih menantikan klarifikasi terbuka guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses seleksi aparatur sipil negara di daerah ini.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

GMNI Sampaikan Seruan Matinya Demokrasi di Makam Bung Karno Blitar

Marhaenist.id, Blitar - Solidaritas Pejuang-Pemikir Pemikir-Pejuang membuat Seruan Kebanggsaan Indonesia Berkabung; Matinya…

Polres Gencar Lakukan Pemberantasan Narkoba, DPC GMNI Binjai: Kapolres Kali Ini Bukan Kaleng Kaleng!

Marhaenist.id, Binjai - Polres Binjai kembali menunjukkan tekadnya yang tak tergoyahkan untuk…

Lima Nahdiyin Bertemu Presiden Israel, PBNU Lakukan Pemanggilan, Berikan Sanksi?

Marhaenist - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Savic Ali mengatakan bahwa…

Kenang Tewasnya Randy-Yusuf sebagai Pahlawan Demokrasi, Front GMNI dan PMII Kendari Ingin Monumennya Segera Berdiri

Marhaenist.id, Kendari - Front Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Pergerakan Mahasiswa…

Hadiri Aksi 1000 Lilin di Nagekeo, GMNI NTT Desak Proses Hukum Para Pelaku Penganiayaan Prada Lucky

Marhaenist.id, Nagekeo - Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI)…

Ganjar dan Politik Rasional

Marhaenist.id - Di dunia politik, banyak hal omong kosong yang dipertontonkan bahkan…

Suport Dunia Pendidikan, PA GMNI Jalin Kerjasama Dengan UBK

Marhaenist - Universitas Bung Karno (UBK) menjalin kerjasama dengan Dewan Pimpinan Pusat…

Sambut Dies Natalis ke 71 di Bulan Ramadhan, GMNI Kendari Gelar Buka Puasa Bersama dan Tasyakuran

Marhaenist.id, Kendari - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Bung Yusuf, Api yang Kembali Menyala Buat GMNI

Marhaenist.id - Sudah enam tahun lamanya ia meninggalkan kampus. Namanya Yusuf, dulu…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?