By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Kehilangan yang Tidak Disadari: Suku Terasing di Ambang Lenyap
Dirgahayu GMNI ke-72, Heri Pudyatmoko Serukan Penguatan Marhaenisme dan Persatuan
Memperkuat Demokrasi di Tengah Badai Digital: Tanggapan Kritis atas Buku “Bawaslu di Tengah Era Big Data”
Dies Natalis Ke 72, GMNI Jaktim Serukan Tetaplah di Garis Marhaen meski berada di Persimpangan Jalan antara Idealisme dan Realistis
Konflik Geopolitik dalam Perspektif Marhaen antara Perebutan Kuasa Global dan Nasib Rakyat Kecil

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

DPD GMNI DKI Jakarta Peringatkan Ancaman “Bunuh Diri Fiskal” Pemerintah di Tengah Konflik Global 2026

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Senin, 16 Maret 2026 | 18:39 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Deodatus Sunda Se, Ketua DPD GMNI DKI Jakarta (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marharnist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) DKI Jakarta menyampaikan peringatan keras kepada pemerintah terkait kondisi fiskal Indonesia yang dinilai semakin rentan di tengah eskalasi konflik global tahun 2026.

Ketua DPD GMNI DKI Jakarta, Deodatus Sunda SE yang akrab disapa Dendy SE, menilai kebijakan fiskal pemerintah saat ini berpotensi membawa Indonesia pada kondisi krisis ekonomi jika tidak segera dikoreksi.

Menurut Dendy, berbagai indikator ekonomi menunjukkan adanya tekanan serius terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Ia merujuk pada data riset ekonomi yang menyebutkan bahwa dengan asumsi harga minyak dunia mencapai USD105 per barel dan nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp17.000 per dolar AS, defisit APBN diprediksi dapat menembus angka 3,55 persen.

“Jika angka tersebut benar terjadi, maka ini berpotensi melampaui batas defisit yang diatur dalam Undang-Undang Keuangan Negara, yakni maksimal 3 persen dari PDB,” ujar Dendy dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (16/3/2026).

DPD GMNI DKI Jakarta juga menyoroti dampak konflik geopolitik global terhadap perekonomian Indonesia. Salah satu risiko yang disampaikan adalah potensi gangguan terhadap jalur energi dunia, khususnya di kawasan Teluk Persia dan Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi migas Asia.

Menurut GMNI, gangguan pada jalur tersebut berpotensi memicu lonjakan harga energi global yang dapat berdampak langsung pada inflasi dan stabilitas ekonomi domestik.

Di sisi lain, GMNI menilai pemerintah justru sedang mendorong program-program besar yang membutuhkan anggaran sangat besar, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.

“Total kebutuhan anggaran program tersebut diperkirakan mencapai Rp418 triliun. Dalam kondisi tekanan fiskal seperti sekarang, kebijakan ini harus dikaji secara serius agar tidak mempersempit ruang fiskal negara,” kata Dendy.

Baca Juga:   Minim Subtansi, Maha Sakti Esa Jaya: Debat Pilkada Penajam Paser Utara Jadi Ajang Jual Program

Selain aspek fiskal, GMNI juga mengkritisi wacana keterlibatan militer dalam berbagai program sipil serta rencana penguatan komponen cadangan (Komcad) yang menyasar aparatur sipil negara (ASN).

Menurut Dendy, kebijakan tersebut perlu dievaluasi agar tidak menimbulkan persoalan baru dalam tata kelola birokrasi sipil dan sistem demokrasi.

“Negara harus tetap menjaga prinsip supremasi sipil serta memastikan bahwa birokrasi bekerja secara profesional dan independen,” ujarnya.

Dalam pernyataannya, DPD GMNI DKI Jakarta juga menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah, antara lain meminta evaluasi terhadap program-program yang dinilai membebani anggaran negara, peninjauan kembali kebijakan ekonomi internasional yang dianggap merugikan kepentingan nasional, serta penguatan kebijakan fiskal yang berpihak pada stabilitas ekonomi rakyat.

GMNI menegaskan bahwa kritik tersebut merupakan bagian dari kontrol demokratis terhadap kebijakan publik.

“Kami menyampaikan ini sebagai bentuk tanggung jawab moral gerakan mahasiswa untuk memastikan kebijakan negara tetap berpihak pada kepentingan rakyat,” tutup Dendy.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Kehilangan yang Tidak Disadari: Suku Terasing di Ambang Lenyap
Rabu, 25 Maret 2026 | 09:44 WIB
Dirgahayu GMNI ke-72, Heri Pudyatmoko Serukan Penguatan Marhaenisme dan Persatuan
Selasa, 24 Maret 2026 | 09:31 WIB
Memperkuat Demokrasi di Tengah Badai Digital: Tanggapan Kritis atas Buku “Bawaslu di Tengah Era Big Data”
Senin, 23 Maret 2026 | 14:20 WIB
Dies Natalis Ke 72, GMNI Jaktim Serukan Tetaplah di Garis Marhaen meski berada di Persimpangan Jalan antara Idealisme dan Realistis
Senin, 23 Maret 2026 | 10:30 WIB
Konflik Geopolitik dalam Perspektif Marhaen antara Perebutan Kuasa Global dan Nasib Rakyat Kecil
Jumat, 20 Maret 2026 | 16:53 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

DPD PA GMNI Jakarta Raya Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional…

PERADAH Jakarta/MARHAENIST

Lokasabha PERADAH Jakarta, Bryan Pasek – Eka Dharmayudha Fokus Pemberdayaan Ekonomi Keumatan

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Provinsi Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia Provinsi DKI…

Demokrasi Bukan Hadiah Elite, Tetapi Hak Rakyat

Marhaenist.id - Pemilihan Kepala Daerah bukan sekadar persoalan teknis elektoral, melainkan merupakan…

Front Marhaenis Ditengah Kekacauan Politik, Hukum, dan Ekonomi Indonesia Hari Ini

Marhaenist.id - Indonesia hari ini berada dalam pusaran kekacauan politik, hukum, dan…

Pernyataan Sikap SP-NTT: Polemik Geothermal Flores-Lembata dan Polemik Investasi di Pulau Padar Taman Nasional Komodo

Marhaenist.id, Jakarta - Serikat Pemuda Nusa Tenggara Timur (SP-NTT) menilai gempuran investasi…

GMNI Soroti Debat Pilkada Bantaeng di Makassar: Bikin Malu, Ricuh di Kampung Orang

Marhaenist.id, Makassar - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Pilkada 2024: Kesadaran Politik Pemilih Muda 

Marhaenist.id - Masyarakat Indonesia akan menggelar Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada…

GMNI Jakarta Timur Gelar Aksi di KPK, Desak Pengusutan Tuntas Kasus JICT

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tanggapi Pertemuan Imanuel Cs dan Menteri Hukum RI, Eksponen GMNI: Arjuna-Dendy Akan Tetap Sah Jika Hukum Tak di Permainkan

Marhaenist.id, Jakarta – Salah satu Eksponen Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) memberikan…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?