By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

DPC GMNI Majene Dorong Kongres Persatuan Bukan Persatean

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Senin, 17 Februari 2025 | 23:42 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Skuad DPC GMNI Majene/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Majene – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Majene turut menanggapi dan ingin segera mengakhiri pertengkaran internal yang terus menerus terjadi di GMNI secara nasional.

Dualisme DPP GMNI membawa dampak besar ke beberapa pengurus GMNI yang ada daerah, mulai dari tingkat DPD sampai ke tingkatan DPC, juga ikut dualisme.

Terkait dengan hal tersebut, Ketua DPC GMNI Majene, Misbahudin, turut memberikan tanggapan dan berharap agar GMNI dapat melakukan rekonsiliasi dalam wujud Kongres Persatuan.

“Perpecahan ini harus segera diakhiri karena ini memperburuk organisasi, mencederai cita-cita yang diinginkan para pendahulu kita, Ir. Soekarno yang selalu menggaungkan persatuan,” kata Bung Misbah sapaan akrabnya, Senin, (17/2/2024).

Misbah juga mendorong untuk diadakannya rekonsosiasi secara nasional agar dualisme di GMNI tak ada lagi demi keberlanjutan organisasi.

“Jadi kami mendorong rekonsiliasi besar-besaran mulai dari pengurus pusat sampai ke daerah, karena semuanya demi keberlanjutan organisasi,” sambung Bung Misbah.

Menurut Misbahudin, dinamika internal GMNI saat ini harus segera diakhiri dan harus segera berbenah untuk fokus pada cita-cita GMNI dalam memperjuangkan masyarakat Marhaen.

“Karena kondisi yang carut marut ini, mengakibatkan organisasi tidak lagi membicarakan masyarakat yang lapar, marhaen sedang apa? Tetapi sibuk bicara soal siapa yang pantas, siapa yang lebih baik, siapa yang paling kuat,” tambah Misbah.

Bagi dia, fenomena dualisme di tubuh GMNI tidaklah ideologis dan hanya mendidik kader yang berwatak pragmatis dan tidak pro marhaen.

“Bagi saya fenomena demikian ini sangat tidak ideologis, kondisi buruk (dualisme) mendidik kader berwatak yang pragmatis. Dan juga menjauhkan organisasi dari rakyat itu sendiri,” lanjut Bung Misbah.

Ia pun berharap agar semua kader GMNI bersama-sama memikirkan GMNI yang lebih baik ke depan.

Baca Juga:   Aliansi Mahasiswa Gelar Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Musibah Kebakaran Pasar Tobelo

“Maka sekali lagi mari sama-sama kita pikirkan organisasi tercinta kita kedepannya seperti apa, karena GMNI tidak hanya untuk hari ini, GMNI untuk hari-hari esok selanjutnya,” harap Bung Misbah.

Lanjut, Misbah menyampaikan bahwa GMNI pada saat ini hanya bergelut pada perkara kuasa bukan pada hal-hal besar untuk bangsa Indonesia dan masyarakat yang ada didalamnya.

“Sangat disayangkan kalau GMNI mengingkari sejarahnya, dan hanya bergelut pada perkara kuasa, perlu saya tegaskan GMNI dilahirkan untuk hal-hal besar (Ad Maiora Natus Sum),” tandas Misbah.

Lenyapkan steriliteit dalam gerakan mahasiswa! Nyalakan terus obor kesetiaan terhadap kaum Marhaen! Agar semangat marhaenisme bernyala-nyala murni! Dan agar yang tidak murni terbakar mati! (Penggalan Kutipan Pidato Bung Karno).***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Refleksi Hari Lahir Bapak Proklamator: Pemuda Harus Meneladani Ajaran Bung Karno

Marhaenist.id - Bangsa Indonesia kembali diingatkan oleh sejarah bahwa tanggal 06 Juni…

GMNI Bersama Masyarakat Mamuju Tengah Gelar Aksi di Kantor ATR/BPN, Desak Pencopotan Kepala BPN

Maehaenist.id, Mamuju Tengah -Puluhan kader dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang…

Kooperasi sebagai Kekuatan Politik

Marhaenist.id - Saul D. Alinsky, mentor pengorganisir komunitas hebat ini mengatakan bahwa…

Sukses Gelar Konfercab, Erik R Sibu – Fridodis Korois Resmi Terpilih sebagai Pimpinan GMNI Halut Periode 2025-2027

Maharenist.id, Halut - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halmahera Utara (Halut) sukses…

Merdeka dalam Bayang-Bayang Kekerasan dan Kebijakan Serampangan: Refleksi 80 Tahun Republik Indonesia

Marhaenist.id - Delapan puluh tahun Indonesia merdeka, kita kembali ditarik pada pertanyaan…

Polisi dengan kendaraan yang rusak di lapangan stadion Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, setelah bentrokan antara pendukung tim berseteru. AP/Yudha Prabowo

Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Minta Liga 1 Dihentikan

Marhaenist - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya…

Mahfud MD: 62 Persen Kepala Daerah Terlibat Korupsi

Marhaenist.id, Jakarta- Mantan Menkopolhukam Mahfud MD mengharapkan, Pilkada Serentak 2024 dapat melahirkan…

Pertamina Perkuat Sinergi Dengan GMNI dan Cipayung Plus di Proyek RDMP Balikpapan

MARHAENIST - Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan dan…

Serukan 5 Point Penting Terkait Kondisi Bangsa, DPP PA GMNI Minta Semua Elemen Bangsa Menahan Diri dan Tak Terprovokasi

Marhaenist.id, Bandung - Dewan Pimpinan Pusat (DPD) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?