By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Kawal Dugaan Korupsi Proyek KDMP Rp112 T, Aliansi Mahasiswa Jakarta Gelar Aksi Ketiga & Serahkan Berkas Laporan Resmi ke Kejaksaan Agung
Di Balik Kenaikan BBM: Ketika Beban Fiskal Dialihkan kepada Masyarakat dan Paradoks Swasembada Energi
DPC GMNI Jakarta Timur Serukan “Revolusi Total”, Soroti Krisis Ekonomi hingga Dugaan Korupsi Program Strategis Negara
Papan Catur Global dan Jerat Fosil: Menggugat Rabun Jauh Penguasa atas Kenaikan BBM dan Hilangnya Marwah Bangsa
Prof. Ikrar Nusa Bhakti Soroti Minimnya Keterlibatan Dubes dalam Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

DPC GMNI Batam Gelar Kelas Ideologi dan Buka Bersama, Tegaskan Peran Perempuan dalam Barisan Marhaenisme

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Jumat, 6 Maret 2026 | 00:09 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: DPC GMNI Kota Batam saat usai menggelar kegiatan Kelas Ideologi dan Buka Bersama yang melibatkan kader serta alumni GMNI se-Kota Batam pada Jumat (6/3/2026) (Dok. GMNI Batam)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Batam – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Batam menggelar kegiatan Kelas Ideologi dan Buka Bersama yang melibatkan kader serta alumni GMNI se-Kota Batam pada Jumat (6/3/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Dari Kesadaran ke Pergerakan: Perempuan dalam Barisan Marhaenisme.”

Agenda ini diselenggarakan sebagai ruang refleksi sekaligus penguatan kesadaran ideologis mengenai peran perempuan dalam perjuangan sosial.

Diskusi yang berlangsung menyoroti pemikiran Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, sebagaimana tertuang dalam buku Sarinah, yang menegaskan bahwa pembebasan perempuan tidak dapat dipisahkan dari perjuangan rakyat melawan berbagai bentuk penindasan sosial, ekonomi, dan politik.

Melalui forum diskusi yang berlangsung dinamis, para peserta diajak memahami bahwa semangat Marhaenisme tidak hanya berhenti pada kesadaran ideologis semata, tetapi harus diwujudkan dalam praktik gerakan yang nyata.

Perempuan dipandang sebagai subjek perjuangan yang memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan sosial menuju masyarakat yang lebih adil dan berkeadaban.

Kegiatan ini juga menjadi momentum reflektif menjelang peringatan Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day) yang diperingati setiap tanggal 8 Maret. Peringatan tersebut merupakan simbol penghargaan atas perjuangan, keberanian, serta kontribusi perempuan dalam berbagai bidang kehidupan.

Berawal dari gerakan perempuan yang menuntut hak-hak dasar seperti kesempatan kerja yang layak dan kesetaraan sosial-politik, International Women’s Day kini menjadi pengingat penting akan perjuangan menciptakan dunia yang lebih adil dan setara bagi perempuan.

Ketua DPC GMNI Kota Batam, Bung Alwie Djaelani, menegaskan pentingnya kesetaraan peran antara laki-laki dan perempuan dalam perjuangan sosial. Ia mengutip pemikiran Soekarno dalam buku Sarinah yang menyatakan bahwa “laki-laki dan perempuan adalah dua sayap dari seekor burung.”

“Apabila kedua sayap tersebut sama kuatnya, maka burung itu mampu terbang mencapai ketinggian yang setinggi-tingginya. Namun apabila salah satu sayapnya patah atau dilemahkan, maka burung tersebut tidak akan mampu terbang sama sekali,” ujarnya.

Baca Juga:   Sukses Gelar Konfercab, Erik R Sibu - Fridodis Korois Resmi Terpilih sebagai Pimpinan GMNI Halut Periode 2025-2027

Ia menambahkan, dalam organisasi pun prinsip tersebut harus dijaga. Jika kader laki-laki dan perempuan tidak saling bahu-membahu memperjuangkan kepentingan bersama, maka organisasi hanya akan menjadi sekumpulan individu yang mementingkan kepentingan pribadi.

Sementara itu, Ketua Komisariat Caretaker GMNI Raja Haji Fisabilillah, Bung Otniel, menegaskan bahwa peringatan International Women’s Day tidak boleh sekadar menjadi seremoni tahunan.

“Peringatan ini harus menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen bersama dalam memperjuangkan kesetaraan dan keadilan. Sejalan dengan pemikiran Soekarno dalam Sarinah, perempuan merupakan kekuatan revolusioner yang memiliki peran strategis dalam perjuangan kaum Marhaen,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa perjuangan perempuan bukanlah perjuangan yang berdiri sendiri, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari perjuangan bersama dalam semangat Marhaenisme guna mewujudkan masyarakat yang adil, setara, dan berkeadaban.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Komisariat GMNI Fakultas Hukum Universitas Riau Kepulauan (Unrika), Bung Daffa, menyampaikan bahwa tema kegiatan tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan perempuan dalam perjuangan sosial.

Menurutnya, dalam sejarah bangsa Indonesia banyak tokoh perempuan yang turut menjadi penggerak perubahan sosial dan reformasi. Dalam gagasan Marhaenisme yang diperkenalkan oleh Soekarno, perjuangan rakyat tidak hanya berbicara mengenai persoalan ekonomi, tetapi juga melawan ketimpangan struktural yang terjadi dalam masyarakat.

“Perempuan sebagai bagian dari rakyat memiliki pengalaman langsung terhadap realitas tersebut. Karena itu, keterlibatan perempuan dalam barisan perjuangan bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari upaya mewujudkan keadilan sosial,” jelasnya.

Ia menambahkan, dari kesadaran itulah lahir pergerakan, di mana perempuan turut mengambil peran aktif dalam memperjuangkan nilai kemanusiaan, kesetaraan, dan keberpihakan kepada kaum Marhaen.

Melalui kegiatan bertema “Dari Kesadaran ke Pergerakan: Perempuan dalam Barisan Marhaenisme” ini, DPC GMNI Batam berharap para kader mampu menyerap nilai-nilai ideologi tersebut dan mengkonversikannya ke dalam gerakan nyata yang berpihak pada kedaulatan rakyat banyak.***

Baca Juga:   GMNI Persoalkan 10 Calon Dewas KPK, Sebut Upaya Jokowi Lindungi Diri dari KKN

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Kawal Dugaan Korupsi Proyek KDMP Rp112 T, Aliansi Mahasiswa Jakarta Gelar Aksi Ketiga & Serahkan Berkas Laporan Resmi ke Kejaksaan Agung
Kamis, 11 Juni 2026 | 19:02 WIB
Di Balik Kenaikan BBM: Ketika Beban Fiskal Dialihkan kepada Masyarakat dan Paradoks Swasembada Energi
Kamis, 11 Juni 2026 | 18:02 WIB
DPC GMNI Jakarta Timur Serukan “Revolusi Total”, Soroti Krisis Ekonomi hingga Dugaan Korupsi Program Strategis Negara
Kamis, 11 Juni 2026 | 08:55 WIB
Papan Catur Global dan Jerat Fosil: Menggugat Rabun Jauh Penguasa atas Kenaikan BBM dan Hilangnya Marwah Bangsa
Rabu, 10 Juni 2026 | 22:54 WIB
Prof. Ikrar Nusa Bhakti Soroti Minimnya Keterlibatan Dubes dalam Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo
Rabu, 10 Juni 2026 | 14:21 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Kerawanan Perpres 75/2024 tentang Percepatan Pembangunan IKN

Marhaenist - Dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 75 Tahun 2024, terdapat kebijakan…

Ketua Mahkamah Konstitusi Buka Bimbingan Teknis Angkatan II PA GMNI

Marhaenist - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman membuka Bimbingan Teknis (Bimtek)…

Pengakuan Bung Karno Soal Pergumulan Batin: Dari ‘Islam Raba-raba’ menjadi ‘Islam yang Yakin’

Marhaenist.id - Saat ini, mungkin masih ada sebagian orang Indonesia yang setelah…

DPP GMNI Audiensi ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Tekankan Supremasi Sipil dan Akuntabilitas Penanganan Konflik Sosial

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

3 Pembacok Aktivis GMNI Sukabumi Dibekuk, Redaksi Marhaenist.id Minta Hukuman Seberatnya Sesuai Prilakunya

Marhaenist.id, Kendari - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi Kota berhasil…

Pengendara sepeda motor saat menerabas hujan di jalan raya. FILE/Mila Arinda

Waspada Hujan Akan Guyur Sebagian Kota Besar di Indonesia

Marhaenist - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau agar masyarakat waspada…

Lanyangkan Pernyataan Sikap, GMNI Sulut: Akhiri Dualisme, Tolak Intervensi dan Jaga Persatuan

Marhsenist.id, Manado – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Mengapa Rakyat Marah dan Ingin Membubarkan DPR?

Marhaenist.id, Jakarta - Aksi unjuk rasa Rakyat dengan tuntutan ingin membubarkan Dewan…

Ganjar: Jaga Perdamaian, Gunakan Hak Pilih Tanpa Takut Ditekan

Marhaenist.id, Klaten - Lapangan Merdeka di Delangu Klaten mendadak ramai, Rabu (07/02/2023)…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?