By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Diduga Tak Taat Bayar Pajak Restoran, GMNI Minta Pemerintah Kota Cabut Izin Mixue dan Menutup Seluruh Cabangnya di Kota Binjai

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Senin, 18 Maret 2024 | 13:07 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Windi Tanjung, Ketua DPC GMNI Binjai/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenis.id, Binjai – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Binjai, Windi Tanjung meminta kepada Pemerintah Kota Binjai dalam hal ini; Kepala Dinas DPMPPTSP Kota Binjai, Kepala BPKPAD Kota Binjai, dan Kepala Satpol PP Kota Binjai untuk menutup dan menyegel seluruh cabang Mixue di Kota Binjai.

Menurut Windi Tanjung, hal ini dikarena Mixue diduga tidak taat membayar pajak restoran sesuai dengan Perda Kota Binjai No.1 Tahun 2024 untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), padahal Mixue adalah salah satu brand yang terkenal dan juga banyak peminatnya.

“Kami meminta Pemerintah Kota Binjai dalam hal ini yaitu Dinas DPMPPTSP, BKPAD Kota Binjai dan juga Satpol PP Kota Binjai untuk menindak Mixue karena diduga tidak taat membayar pajak restoran. Padahal ia bukan merek kecil dan banyak pula peminatnya tapi untuk membayar pajak saja kita duga mereka tidak taat, padahal ini untuk menambah PAD yang digunakan untuk kemajuan pembangunan daerah,” ucap Windi saat ditemui di Sekeretariat DPC GMNI Kota Binjai, (30/03/2024).

Windi Tanjung juga menyarankan kepada Pemerintah Kota Binjai agar memiliki data yang lengkap terkait restoran-restoran yang tidak taat membayar pajak untuk memenuhi kewajiban restoran tersebut membayar pajak sebagai upaya meningkatkan PAD.

“Sekarang ini sepertinya ekonomi sudah mulai tumbuh, banyak juga restoran yang ramai pengunjung, yang pasti omsetnya sudah memenuhi syarat untuk membayar pajak. Ayo dong pemilik usaha-usaha yang Besar taat lah bayar pajak restoran untuk menambah PAD Kota Binjai jangan banti ketika ditindak, kalian menyalahkan Pemerintah! Sedangkan kalian yang tidak taat bayar pajak!,” saran Windi sapaan akrabnya.

Windi menyerukan kepada pemilik-pemilik usaha besar yang ada di Kota Binjai untuk taat dalam membayar pajak restoran agar pembangunan daerah berjalan.

Baca Juga:   GMNI Sulsel Apresiasi Langkah Prabowo Bebaskan Dua Guru di Luwu Utara

“Bantulah kerja Kepala Dinas BPKPAD itu, nanti kalo tidak taat kalian bayar pajak yang disalahkan Kepala BPKPAD sedangkan kalian yang salah, kalian yang bandel tidak taat bayar pajak, nanti kalo disegel bilang-nya pemerintah tidak pro rakyat tidak mendukung usaha masyarakat. Kita punya aturan yang harus kalian taati!,” tegas Windi.

Aktivis Kota Binjai ini, juga menuturkan, jika restoran-restoran yang tidak patuhi aturan, Pemerintah Kota Binjai harus bertindak tegas terhadap pelaku usaha tersebut sehingga dapat memberikan efek jera atau pelajaran bagi pengusaha restoran lainnya.

Pasalnya, kata Windi, banyak restoran yang telah meraup keuntungan setiap hari, bahkan hingga jutaan namun enggan membayar pajak.

“Kalau dibiarkan, pembangunan tidak bakal maju karena PAD turun, tidak mampu membiayai semua kebutuhan yang ada,” tutur Windi.

Windi, dalam waktu dekat akan menyambangi seluruh cabang Mixue yang ada di Kota Binjai guna untuk mempertanyakan dan menginvestigasi kebenaran tentang dugaan tidak taatnya pihak Mixue dalam membayar pajak restoran.

“Dalam waktu dekat ini, kami GMNI Kota Binjai akan turun langsung di lapangan guna mengecek kebenaran ketidakpatuhan Restoran Mixue dalam pembayaran pajak kepada Pemerintah Kota Binjai sebagai upaya untuk melakukan investigasi,” tutup Windi.***

Penulis: Bung Windi/ Editor: Bung Wadhar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Kinerja Kepolisian Dipertanyakan, GMNI Mimika: Patroli Tidak Efisien Sebabkan Korban Begal di Mimika

Marhaenist.id, Timika - Kinerja aparat kepolisian di Kabupaten Mimika kembali menuai sorotan.…

Revisi UU Minerba, Apakah Solusi atau Musibah?

Marhaenist.id - Pengelolaan sumber daya alam (SDA) di Indonesia, khususnya di sektor…

Peringati Hari Lahir Pancasila, Sekjend PA GMNI: Momentum Penguatan Konsepsi Bernegara Bagi Oase Indonesia Raya

Marhaenist - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

17 Agustus 1945: Salah Kaprah Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia menjadi HUT RI

Marhaenist.id - Banyak yang masih salah kaprah menganggapi tanggal 17 Agustus 1945…

Sarinah: Jiwa Besar dalam Tubuh Kecil, Refleksi Perempuan Indonesia Masa Kini

Marhaenist.id - Bung Karno pernah menulis, "...Sarinah orang kecil tapi memiliki jiwa…

Alexander Pekuali (Ketua Umum HIPMA Flobamora)/MARHAENIST.

Gubernur NTT Menyerbu Kampung Adat: Transisi Energi atau Kolonialisme Baru?

Marhaenist.id – Kunjungan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena,…

Dialektika

Marhaenist - Maka itu, hukum-hukum dialektika diabstraksikan dari sejarah alam dan masyarakat…

Persoalkan Flayer Bawaslu, GMNI Ternate Anggap Statement Oknum yang Mengatasnamakan GMNI Malut Kekanak-Kanakan

Marhaenist.id, Ternate - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Forkomcab GMNI Sumsel Menolak Kongres yang tidak berlandaskan Persatuan

Marhaenist.id, Sumsel - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) saat ini telah memasuki…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?