By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Gelar Seri Diskusi Publik Edisi V, PA GMNI Jakarta Raya Tekankan Front Marhaenis Ambil Peran untuk Berdaulat, Berdikari, Berbudaya
Program PKPA Beasiswa Peradi Utama Berlanjut, 140 Kader Ikuti Pertemuan Keempat dengan Materi Tata Acara Pengadilan Pidana
Front Marhaenis Ditengah Kekacauan Politik, Hukum, dan Ekonomi Indonesia Hari Ini
Republik Jenderal Multitasking
DPC PA GMNI Humbahas Ajak Kampus di Sumut Gerakkan Mahasiswa sebagai Relawan Pemulihan Psikologis Anak Korban Bencana

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Di Hari Lahir Pancasila, GMNI Kendari Harapkan Nilai Pancasila harus Mampu Diimplementasikan Pemangku Kebijakan di Sultra

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Minggu, 2 Juni 2024 | 00:40 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Aji Darmawan, Ketua Bidang Agistasi dan Propaganda Aksi DPC GMNI Kendari/Marhaenist.id.
Bagikan

Marhaenist.id, Kendari – Dewan pimpinan cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Kendari menegaskan bahwa nilai-nilai pancasila harus mampu di implementasikan oleh pemangku kebijakan di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal ini ditegaskan oleh Aji Darmawan, Ketua Bidang Agitasi dan Propaganda Aksi DPC GMNI Kendari karena menganggap Pemerintah di Sultra tak mampu mengimplemtasikan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan pemerintahan serta dalam menghadapi setiap masyarakat yang membawa aspirasi.

“Harapan kami para pemangku kebijakan termasuk pada Aparat Penegak Hukum dalam hal ini Kepolisian Daerah Sultra harus menginstruksikan kepada seluruh jejerannya yang tersebar dibeberapa kabupaten/kota untuk lebih bersikap humanis dalam menyerap serta menerima aspirasi rakyat, agar prinsip keadilan serta kenyamanan warga negara terkhusus Sultra bisa rasakan,” ujar Aji sapaan akrabnya, Sabtu (1/6/2024).

GMNI Kota Kendari selalu meneropong kejadian dimasa lalu bagaimana tindakan Kepolisian dan tindakan Pemerintah Provinsi Sultra serta akan melakukan pengawalan dan tetap menjadi garda terdepan, sebagai upaya penyelamatan warga negara terhadap kesewenang-wenangan dan agar nilai-nilai Pancasila bisa diwujudkan di Provinsi Sultra.

“GMNI di Kota Kendari memiliki harapan besar kepada Kepolisian dan Pemerintah Provinsi Sultra agar didalam menjalankan tugas lebih mengedepankan aspirasi rakyat, dan mampu bersikap adil sebagai yang tertuang dalam poin sila ke 2 Kemanusiaan yang adil dan beradab serta ke 5 yaitu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” sambung Aji.

Selain itu, dalam moment Hari Lahir Pancasila, Aji Darmawan mengatakan bahwa setiap tanggal 1 Juni adalah momentum yang diharapkan dapat menjadi filter serta menanamkan fondasi bangsa yang kokoh dengan Pancasila agar Indonesia tidak mengalami disonentasi dimasa depan.

“Tentunya nilai-nilai yang ada didalam Pancasila harus dapat diwujudkan dan ditanamkan dalam kehidupan kita sehari-hari, dan untuk dapat mewujudkan nilai-nilai pancasila dalam pemerintahan diperlukan juga pemerintah yang bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme agar Indonesia tidak mengalami disonentasi dimasa yang akan datang,” lanjut Aji.

Baca Juga:   DPC GMNI Bantaeng Kutuk Keras Tindakan Represif Oknum ASN Dinas PUPR Sinjai terhadap Kader GMNI Sinjai

Disisi lain, Aji mengungkapkan bahwa setiap rentetan sejarah Indonesia selalunya nilai-nilai didalam pancasila tidak dijalanankan oleh para pemangku kebijakan apalagi legislatif yang tidak lagi bersikap sebagai lembaga penerima aspirasi rakyat.

Sedangkan didalam Trias Politika kekuasan itu dibagi menjadi tiga yaitu Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif, dan Legislatiflah yang mempunyai tugas untuk menyerap dan menerima asprasi rakyat.

“Dari tiga ini memiliki tugas yang berbeda namun mempunyai fokus yang sama yaitu mengaktualisasikan lima sila didalam Pacansila,” tandas Aji.***

Penulis: Bung Wadhar/ Editor: Bung Wadhar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Gelar Seri Diskusi Publik Edisi V, PA GMNI Jakarta Raya Tekankan Front Marhaenis Ambil Peran untuk Berdaulat, Berdikari, Berbudaya
Sabtu, 6 Desember 2025 | 23:40 WIB
Program PKPA Beasiswa Peradi Utama Berlanjut, 140 Kader Ikuti Pertemuan Keempat dengan Materi Tata Acara Pengadilan Pidana
Sabtu, 6 Desember 2025 | 23:04 WIB
Front Marhaenis Ditengah Kekacauan Politik, Hukum, dan Ekonomi Indonesia Hari Ini
Sabtu, 6 Desember 2025 | 22:30 WIB
Republik Jenderal Multitasking
Sabtu, 6 Desember 2025 | 12:46 WIB
DPC PA GMNI Humbahas Ajak Kampus di Sumut Gerakkan Mahasiswa sebagai Relawan Pemulihan Psikologis Anak Korban Bencana
Sabtu, 6 Desember 2025 | 12:24 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Resmikan Sekretariat Gotong-Royong GMNI Banyuwangi, Rifqi Nuril Huda: Ini Siap Jadi Pusat Penguatan Intelektual Kader

Marhaenist.id, Banyuwangi - Sekretariat Gotong Royong Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Banyuwangi di…

Hidupkan Suara Utusan Golongan di MPR

Marhaenist.id - Rusaknya bangsa ini karena semua semua ditentukan suara terbanyak. Dari…

Pengembangan Koperasi Listrik Zambia

Marhaenist - Delegasi pemerintah dari Zambia tiba di Nashville, Tennessee, untuk menghadiri…

Lagi Viral Filem Dirty Vote, Inilah Sinopsis atau Ringkasan Ceritanya

Marhaenist.id - Film dokumenter eksplanatory "Dirty Vote" yang dirilis pada 11 Februari…

Peningkatan PPN akan Menjadi Disinsentif Bagi Masyarakat Kecil

Marhaenist.id - Keputusan pemberlakuan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 12 persen…

Pengesahan RUU KUHAP Dinilai Mengancam Demokrasi: DPR Dituding Abaikan Gelombang Kritik Publik

Marhaenist.id, Jakarta - Pengesahan Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU…

Sukses Gelar PPAB, GMNI UIN Jakarta Bentuk Kader Progresif Berjiwa Kerakyatan

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Maret 2025, PA GMNI Berduka: 3 Kadernya Telah Pergi

Marhaenist.id - Di Bulan Maret 2025, Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional…

Gelar Dies Natalis ke 71 dengan Tasyakuran, GMNI Malang: Ini Refleksi Mendalam tentang Arah Gerakan Dimasa Depan

Marhaenist.id, Malang  – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Malang…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?