By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Benarkah Soekarno Komunis?
Diplomasi Kesehatan Indonesia di Masa Transisi Global Pasca Keluarnya AS Dari WHO
Herwyn J. H. Malonda Resmi Menjabat sebagai Anggota DKPP RI Ex Officio Bawaslu RI
DPD GMNI DKI Jakarta Bakal Gelar Konferda I Tahun 2026, Dorong Transformasi Menuju Jakarta Kota Global
Proyek Pembangunan Daerah dan Kewenangan Eksekutif Tanpa Persetujuan DPRD

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Aksi Mahasiswa: Bubarkan DPR?

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Senin, 25 Agustus 2025 | 13:28 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Saman Amirudin Patty, Kader GMNI Ambon/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Salah satu syarat dari Negara Hukum yang demokratis ya harus ada yang disebut sebagai Separation Of Power atau yang sering disebut sebagai Pemisahan kekuasaan dalam Negara. Tujuannya agar tidak ada sentralisasi kekuasaan yang bertumpu pada satu lembaga Negara yang berbahaya bagi Demokrasi karena berpotensi terjadinya totalitarianisme dalam Negara.

Isu pembubaran DPR adalah ide Bodoh dan konyol yang disuarakan oleh teman-teman Mahasiswa yang tidak memiliki dasar kajian akademis yang baik.

Memang benar, publik hari ini sedang marah dengan adanya kenaikan gaji DPR ditengah ekonomi masyarakat yang sedang sulit, tetapi apakah dengan membubarkan DPR adalah solusi?

Bukannya mau membela DPR, tetapi hasil konsensus bernegara kita sudah selesai ketika gerakan Revolusi 98 yang membuka babak baru pada sistem ketatanegaraan Indonesia. Sistem Pemerintahan otoriter dibawah kepemimpinan mantan Presiden Suharto berhasil ditumbangkan dan bangsa kita bersepakat agar sistem Hukum yang demokratis dijadikan sebagai aturan main dalam lalulintas bernegara.

Syarat dari Negara Hukum yang demokratis itu bagaimana?

Salah satunya adalah: Pembatasan Kekuasaan.
Lord Acton pernah berkata bahwa “Power tends to corrupt Absulute Power corrupts Absulutely” artinya (Kekuasaan cenderung Korup, dan kekuasaan yang absolut korup secara absolut).

Korupsi atau Abuose of power atau Penyalahgunaan kewenangan itu selalu berjalan seiring dengan kekuasaan, demikian pula sebaliknya dengan kekuasaan merupakan pintu masuk bagi tindakan Korup.

Nah dengan demikian maka, untuk mencegah kekuasaan yang absolut, perlu adanya pembatasan terhadap kekuasaan (Separation Of Power) dengan membagi kekuasaan Negara dalam tiga bentuk, yakni: Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif agar adanya saling mengawasi dan mengimbangi (Chek and Balance) antara Lembaga Negara.

Bagaimana mungkin sistem Check and Balance bisa terjadi jika DPR yang merupakan lembaga legislatif dibubarkan?

Baca Juga:   Indonesia Darurat Part 2, 100 Hari Kerja = 1000 Masalah

Pergerakan Mahasiswa yang dilakukan tanpa adanya kajian yang mendalam, yang terjadi adalah penyampaian aspirasi konyol yang tidak didasarkan pada hal-hal yang prinsipil.

Saya teringat sekitar tahun 2019 ada demo besar-besaran yang dilakukan secara serentak oleh mahasiswa di seluruh Indonesia. Dalam pertemuan dengan DPR, salah satu ketua BEM dengan lantang menyampaikan bahwa “Bubarkan DPR!!!”

Beberapa tahun kemudian, Si Ketua BEM tersebut malah mencalonkan diri menjadi anggota DPRD di DKI Jakarta.

Sungguh konyol bukan?


Penulis: Saman Amirudin Patty, Kader GMNI Ambon, Tokoh Muda Maluku.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Benarkah Soekarno Komunis?
Jumat, 23 Januari 2026 | 01:44 WIB
Diplomasi Kesehatan Indonesia di Masa Transisi Global Pasca Keluarnya AS Dari WHO
Kamis, 22 Januari 2026 | 19:43 WIB
Herwyn J. H. Malonda Resmi Menjabat sebagai Anggota DKPP RI Ex Officio Bawaslu RI
Kamis, 22 Januari 2026 | 16:35 WIB
DPD GMNI DKI Jakarta Bakal Gelar Konferda I Tahun 2026, Dorong Transformasi Menuju Jakarta Kota Global
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:52 WIB
Proyek Pembangunan Daerah dan Kewenangan Eksekutif Tanpa Persetujuan DPRD
Kamis, 22 Januari 2026 | 10:55 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Inspirasi Juang Makmurkan Marhaen Indonesia: Terapkan Pajak Harta Bukan Naikkan PPN

Marhaenist.id - Salah satu tujuan utama diterapkan pajak oleh negara adalah untuk keadilan.…

Mahfud MD Ungkap Dana Otsus Papua Masa Lukas Enembe untuk Foya-foya

Marhaenist - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD berterus…

Inginkan Persatuan, DPC GMNI Oku Timur Menolak Tegas Kongres GMNI di Kota Bandung

Marhaenist.id, Oku Timur- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Komitmen Berantas Premanisme, Ketua Pemuda Demokrat Surabaya: Parkir Liar Rugikan Masyarakat dan PAD

Marhaenist.id, Surabaya – Viral kasus dugaan tindak kekerasan yang dilakukan oleh juru…

GMNI Nyatakan RSU Sylvani Salah Satu Rumah Sakit Terbaik di Kota Binjai

Marhaenist.id, Binjai - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Mengenang Tragedi Trisakti di Bulan Mei 1998

Marhaenist.id - Tanggal 12 Mei 1998, 4 Mahasiswa Universitas Trisakti tewas ditembak…

Gelar Kongres Persatuan, DPC GMNI Ternate Dorong Adanya Rekonsoliasi Nasional

Marhaenist.id, Ternate - Gerakan mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) akan segera mengelar Kongres…

Politik Inklusif Ganjar Pranowo

Perhelatan kontestasi politik melalui Pemilihan Umum 2024 semakin dekat dan berjalan dinamis.…

Tragis! Nenek Penolak Tambang Emas Ilegal di Pasaman Timur Dianiaya Brutal dan Dibuang, Sempat Dikira Tewas

Marhaenist.id, Pasaman Timur — Peristiwa kekerasan yang memilukan menimpa seorang nenek renta…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?