By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
DPP GMNI Mendorong Pelaksanaan UHC: Tidak Menyisakan Ketimpangan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Songsong Pilkada Serentak 2024, DPC GMNI Kendal Adakan Seminar Kebangsaan

Indo Marhaenist
Indo Marhaenist Diterbitkan : Jumat, 26 Juli 2024 | 17:06 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Menyongsong Pilkada Serentak 2024, DPC GMNI Kendal undang Akademisi, KPU Kendal dan KPID Jawa Tengah jadi narasumber dalam Seminar Kebangsaan. MARHAENIST
Bagikan

Marhaenist – Sebagai mahasiswa yang peduli terhadap demokrasi Indonesia, DPC GMNI Kendal undang seluruh perwakilan mahasiswa yang berasal dari berbagai kampus di Kabupaten Kendal untuk ikut berpartisipasi dan berdiskusi terkait Nasionalisme dan Demokrasi dalam menyongsong Pemilihan Kepala Daerah serentak se-Indonesia.

Acara diskusi berupa Seminar Kebangsaan dibuka oleh Zania Aula Dina selaku ketua DPC GMNI Kendal, pada (24/07/2024). Hal itu bertujuan untuk memperkuat rasa nasionalisme serta meningkatkan kesadaran partisipasi politik khususnya di kalangan Gen-Z.

Seminar dihadiri oleh narasumber dari akademisi, penyelenggara pemilu, dan dari media. Beberapa narasumber tersebut diantaranya adalah Erik Ardiyanto, dosen Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina Jakarta yang juga adalah alumni GMNI, Rizky Kustyardhi, komisioner KPU Kabupaten Kendal, dan Sonakha Yuda Laksono, komisioner KPID Jawa Tengah. Ketiga narasumber tersebut menekankan kepada mahasiswa tentang peningkatan rasa nasionalisme ditengah melemahnya rasa kepedulian terhadap adanya pesta demokrasi dan peningkatan terhadap literasi digital serta peningkatan pengetahuan pemilih pemula menjelang pemilihan kepala daerah 2024. Selain itu juga berfokus pada pencegahan apatisme politik pemilih pemula.

“Nasionalisme dalam konteks ini bukanlah sekedar semangat patriotisme tetapi juga landasan moral dan budaya yang mempersatukan individu dalam sebuah identitas bangsa yang kuat,” kata Erik.

DPC GMNI Kendal bersama Akademisi, KPU Kendal dan KPID Jawa Tengah pada saat Seminar Kebangsaan. MARHAENIST

Sementara itu, komisioner KPID Jawa Tengah, Sonakha Yuda Laksono, memaparkan materi tentang demokrasi Indonesia era post truth.

“Era post-truth adalah kondisi dimana opini publik banyak dibentuk oleh emosi dan keyakinan pribadi dibandingkan fakta objektif fenomena ini dipicu oleh penyebaran informasi yang tidak akurat melalui media sosial dan platform digital lainnya. Di Indonesia, era post-truth juga mempengaruhi demokrasi dalam beberapa cara,” ujar Yudo.

Adapun Rizky Kustyardhi, yang merupakan komisioner KPU Kabupaten Kendal memberikan gagasanya tentang upaya pencegahan apatisme politik untuk pemilih pemula.

Baca Juga:   Mahasiswa UNDAR Laksanakan KKM di Desa Sumberpitu - Kabupaten Blora

Menururtnya, pemilu dan pilkada merupakan simbol demokrasi dalam suatu negara serta sumber kontribusi yang memberikan ruang suara yang sebesar-besarnya bagi setiap warga negara sebagai perwujudan dari hak asasi warga negara.

“Partisipasi masyarakat di dalam negara demokrasi merupakan suatu indikator penting dalam menggambarkan proses demokrasi berjalan dengan baik atau tidak, dalam artian semakin rendahnya tingkat partisipasi pemilih dalam pemilihan umum maka menandakan bahwa proses demokrasi berjalan dengan kurang baik begitupun sebaliknya. Oleh sebab itu partisipasi dari setiap kalangan khususnya pemilih pemula sangat diperlukan untuk mendukung terbentuknya sebuah negara demokrasi yang baik,” ungkapnya.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

DPP GMNI Mendorong Pelaksanaan UHC: Tidak Menyisakan Ketimpangan Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
Selasa, 13 Januari 2026 | 18:01 WIB
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Kerawanan Perpres 75/2024 tentang Percepatan Pembangunan IKN

Marhaenist - Dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 75 Tahun 2024, terdapat kebijakan…

Jangan Mereduksi GMNI Sebagai Wadah Perpanjangan Karir!

Marhaenist.id - Tentunya kita mengucap syukur Alhamdulillah lantaran kita baru saja memperingati…

Hidupkan Suara Utusan Golongan di MPR

Marhaenist.id - Rusaknya bangsa ini karena semua semua ditentukan suara terbanyak. Dari…

Presiden atau Cuma OMON-OMON?

Marhaenist.id - Prabowo Subianto mungkin punya satu keinginan sederhana: namanya tercatat dalam…

Dukung Wacana Pembentukan Zaken Kabinet di Pemerintahan Prabowo, Inilah Kata DPP GMNI!

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Bahas Otonomi Daerah, Mahfud MD Akan Isi FGD di Agenda 45

Marhaenist.id, Jakarta- Mantan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud…

Sevisi Dengan Kader PDIP Yogyakarta, Arya Siap Dipasangkan Jadi Wakil Walikota

Marhaenist, Yogyakarta - Ariyanto menyatakan dirinya siap menjadi calon wakil walikota untuk…

Paradoks Demokrasi Hilangnya Makna Mensen (Rakyat) Dalam Demokrasi Indonesia

MARHAENIST - Panggung sosial politik akhir-akhir ini diselimuti paradoks. Di satu sisi…

Peringati HUT Kemerdekaan RI, DPC GMNI Touna dan DPK GMN Bung Tomo Manajenen Gelar Nobar Sekaligus Bedah Film bersama Masyarakat

Marhaenist.id, Touna - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?