By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Nubuat Bung Karno Terbukti: Saat Bangsa Sendiri Menjadi Algojo Bagi Nalar dan Demokrasi Rakyat
DPC GMNI Jeneponto Bedah Film ‘Pesta Babi’, Soroti Praktik Kolonialisme Modern di Daerah
DPD GMNI Sultra Buka Posko Pengaduan Tenaga Kerja, Perkuat Perjuangan Hak Buruh di Sulawesi Tenggara
DPC GMNI Jember Tolak Tegas Wacana Reduksi Kampus sebagai Instrumen Industri
DPC GMNI Jember Kecam Krisis Etika DPRD Jember: Legislator Gen Z Gagal Menjadi Teladan Politik

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

DPC GMNI Batam Gelar Kelas Ideologi dan Buka Bersama, Tegaskan Peran Perempuan dalam Barisan Marhaenisme

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Jumat, 6 Maret 2026 | 00:09 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Foto: DPC GMNI Kota Batam saat usai menggelar kegiatan Kelas Ideologi dan Buka Bersama yang melibatkan kader serta alumni GMNI se-Kota Batam pada Jumat (6/3/2026) (Dok. GMNI Batam)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Batam – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Batam menggelar kegiatan Kelas Ideologi dan Buka Bersama yang melibatkan kader serta alumni GMNI se-Kota Batam pada Jumat (6/3/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Dari Kesadaran ke Pergerakan: Perempuan dalam Barisan Marhaenisme.”

Agenda ini diselenggarakan sebagai ruang refleksi sekaligus penguatan kesadaran ideologis mengenai peran perempuan dalam perjuangan sosial.

Diskusi yang berlangsung menyoroti pemikiran Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, sebagaimana tertuang dalam buku Sarinah, yang menegaskan bahwa pembebasan perempuan tidak dapat dipisahkan dari perjuangan rakyat melawan berbagai bentuk penindasan sosial, ekonomi, dan politik.

Melalui forum diskusi yang berlangsung dinamis, para peserta diajak memahami bahwa semangat Marhaenisme tidak hanya berhenti pada kesadaran ideologis semata, tetapi harus diwujudkan dalam praktik gerakan yang nyata.

Perempuan dipandang sebagai subjek perjuangan yang memiliki peran strategis dalam mendorong perubahan sosial menuju masyarakat yang lebih adil dan berkeadaban.

Kegiatan ini juga menjadi momentum reflektif menjelang peringatan Hari Perempuan Internasional (International Women’s Day) yang diperingati setiap tanggal 8 Maret. Peringatan tersebut merupakan simbol penghargaan atas perjuangan, keberanian, serta kontribusi perempuan dalam berbagai bidang kehidupan.

Berawal dari gerakan perempuan yang menuntut hak-hak dasar seperti kesempatan kerja yang layak dan kesetaraan sosial-politik, International Women’s Day kini menjadi pengingat penting akan perjuangan menciptakan dunia yang lebih adil dan setara bagi perempuan.

Ketua DPC GMNI Kota Batam, Bung Alwie Djaelani, menegaskan pentingnya kesetaraan peran antara laki-laki dan perempuan dalam perjuangan sosial. Ia mengutip pemikiran Soekarno dalam buku Sarinah yang menyatakan bahwa “laki-laki dan perempuan adalah dua sayap dari seekor burung.”

“Apabila kedua sayap tersebut sama kuatnya, maka burung itu mampu terbang mencapai ketinggian yang setinggi-tingginya. Namun apabila salah satu sayapnya patah atau dilemahkan, maka burung tersebut tidak akan mampu terbang sama sekali,” ujarnya.

Baca Juga:   Gelar Muskom, Rakhmadhan terpilih sebagai Ketua DPK GMNI Polbeng Bengkalis

Ia menambahkan, dalam organisasi pun prinsip tersebut harus dijaga. Jika kader laki-laki dan perempuan tidak saling bahu-membahu memperjuangkan kepentingan bersama, maka organisasi hanya akan menjadi sekumpulan individu yang mementingkan kepentingan pribadi.

Sementara itu, Ketua Komisariat Caretaker GMNI Raja Haji Fisabilillah, Bung Otniel, menegaskan bahwa peringatan International Women’s Day tidak boleh sekadar menjadi seremoni tahunan.

“Peringatan ini harus menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen bersama dalam memperjuangkan kesetaraan dan keadilan. Sejalan dengan pemikiran Soekarno dalam Sarinah, perempuan merupakan kekuatan revolusioner yang memiliki peran strategis dalam perjuangan kaum Marhaen,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa perjuangan perempuan bukanlah perjuangan yang berdiri sendiri, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dari perjuangan bersama dalam semangat Marhaenisme guna mewujudkan masyarakat yang adil, setara, dan berkeadaban.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Komisariat GMNI Fakultas Hukum Universitas Riau Kepulauan (Unrika), Bung Daffa, menyampaikan bahwa tema kegiatan tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan perempuan dalam perjuangan sosial.

Menurutnya, dalam sejarah bangsa Indonesia banyak tokoh perempuan yang turut menjadi penggerak perubahan sosial dan reformasi. Dalam gagasan Marhaenisme yang diperkenalkan oleh Soekarno, perjuangan rakyat tidak hanya berbicara mengenai persoalan ekonomi, tetapi juga melawan ketimpangan struktural yang terjadi dalam masyarakat.

“Perempuan sebagai bagian dari rakyat memiliki pengalaman langsung terhadap realitas tersebut. Karena itu, keterlibatan perempuan dalam barisan perjuangan bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari upaya mewujudkan keadilan sosial,” jelasnya.

Ia menambahkan, dari kesadaran itulah lahir pergerakan, di mana perempuan turut mengambil peran aktif dalam memperjuangkan nilai kemanusiaan, kesetaraan, dan keberpihakan kepada kaum Marhaen.

Melalui kegiatan bertema “Dari Kesadaran ke Pergerakan: Perempuan dalam Barisan Marhaenisme” ini, DPC GMNI Batam berharap para kader mampu menyerap nilai-nilai ideologi tersebut dan mengkonversikannya ke dalam gerakan nyata yang berpihak pada kedaulatan rakyat banyak.***

Baca Juga:   DPP GMNI Soroti Tragedi Siswa SD di NTT, Cermin Gagalnya Sistem Pendidikan

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Nubuat Bung Karno Terbukti: Saat Bangsa Sendiri Menjadi Algojo Bagi Nalar dan Demokrasi Rakyat
Rabu, 13 Mei 2026 | 15:49 WIB
DPC GMNI Jeneponto Bedah Film ‘Pesta Babi’, Soroti Praktik Kolonialisme Modern di Daerah
Rabu, 13 Mei 2026 | 14:23 WIB
DPD GMNI Sultra Buka Posko Pengaduan Tenaga Kerja, Perkuat Perjuangan Hak Buruh di Sulawesi Tenggara
Rabu, 13 Mei 2026 | 13:11 WIB
DPC GMNI Jember Tolak Tegas Wacana Reduksi Kampus sebagai Instrumen Industri
Rabu, 13 Mei 2026 | 00:57 WIB
DPC GMNI Jember Kecam Krisis Etika DPRD Jember: Legislator Gen Z Gagal Menjadi Teladan Politik
Selasa, 12 Mei 2026 | 22:06 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Mas Bambang Patjul Dibutuhkan Fokus Skala Nasional

Marhaenist.id - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) - Perjuangan memandang Pemilu 2029 memiliki…

Indonesia Menggugat: GMNI Jakarta Timur Desak Pencopotan Menteri HAM

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Dialektika

Marhaenist - Maka itu, hukum-hukum dialektika diabstraksikan dari sejarah alam dan masyarakat…

Kampus Kelola Tambang, GMNI Jatim: Ancam Tujuan Utama Pendidikan

Marhenist.id, Surabaya - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI)…

Menteri ATR/BPN Temui Warga Kebon Sayur Setelah Didesak Massa Aksi untuk Tuntaskan Konflik Sengketa Lahan 

Marhaenist.id, Jakarta — Setelah didesak oleh warga, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala…

DPC PA GMNI Touna Apresiasi Kunjungan Bubati ke Mahasiswa Touna di Gorontalo

Marhaenist.id, Touna - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Para aktivis berkumpul selama pertemuan musim gugur tahunan IMF untuk memprotes pendanaan bahan bakar fosil di seluruh dunia. FOTO: AFP

IMF dan Bank Dunia Dituntut Tangani Perubahan Iklim

Marhaenist - Puluhan pengunjuk rasa berdemonstrasi di luar tempat pertemuan tahunan Dana…

Gelar Sosialisasi dan Dialog Interaktif, KPU Ajak GMNI Jaksel Kawal Pilkada Jakarta

Marhaenist.id, Jaksel - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jakarta Selatan (Jaksel) gelar…

Pemuda Kaubun Tekankan Bawaslu Kutim ke Panwascam Kawal PKPU No 15 Tahun 2023 Tentang Larangan Pemilu 2024

Marhaenist.id, Kutai Timur  - Marak terjadi pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) Politik…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?