By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Warisan Nasionalisme Indonesia: Nilai yang Mempertemukan Perbedaan Dalam Ikatan Persatuan
Kunjungan DPK GMNI UBP Karawang ke DPP GMNI Jadi Ruang Refleksi Kepemimpinan Berbasis Marhaenisme
Tanggapi Dugaan Keracunan Massal MBG di Duren Sawit, Direktur Eksekutif Sentra Institute Soroti Lemahnya Pengawasan dan Transparansi Vendor
RTH Penting, GMNI Jakarta Timur: Jangan Sampai Menumbalkan Rakyat dan Jadi Lahan Korupsi
Tan Malaka Bukan Pendiri Republik?

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Sesak Napas di Realita: Seni Melukis Mooi Indië Ala Wali Kota Jakarta Timur

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Selasa, 10 Februari 2026 | 17:40 WIB
Bagikan
Waktu Baca 4 Menit
Ilustrasi AI Kota Jakarta Timur/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Timur di bawah kepemimpinan Jansen Henry Kurniawan menyampaikan catatan kritis terhadap orientasi kepemimpinan Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin.

Kritik ini menyoroti paradoks tajam antara visual kota yang dipoles rapi dengan kualitas udara serta kesehatan warga yang kian terancam polusi industri.

Mooi Indië Abad ke-21: Estetika yang Menutupi Realitas

Istilah Mooi Indië merujuk pada mentalitas kolonial Hindia Belanda yang menonjolkan keindahan bumi Nusantara demi memuaskan mata pendatang atau penjajah, sembari menyembunyikan penderitaan rakyat di baliknya.

DPC GMNI Jakarta Timur menilai konsep usang ini muncul kembali di Jakarta Timur dalam bentuk penataan ruang publik, taman, dan protokol administratif yang indah dipandang secara visual, namun membiarkan persoalan polusi industri tetap akut dan tak tertangani secara struktural.

Data Faktual: Kegagalan Pengawasan di Balik Pulasan Citra

Kritik DPC GMNI Jakarta Timur didasarkan pada fakta-fakta lapangan yang dihimpun sepanjang awal tahun 2026 sebagai bukti lemahnya pengawasan wilayah:

– Beban Emisi Industri: Kawasan Industri Pulogadung menyumbang sekitar 14% dari total polutan udara di Jakarta. Meski Kementerian Lingkungan Hidup telah mendesak pemasangan pemantau emisi cerobong (CEMS), koordinasi pengawasan di level wilayah Jakarta Timur dinilai masih pasif dan tidak substantif. (Sumber: ANTARA, 2026).

– Kebocoran Pengawasan Logistik: Operasi gabungan di kawasan industri Cakung secara konsisten menemukan puluhan kendaraan operasional industri yang gagal uji emisi, mencerminkan rendahnya political will Wali Kota dalam menertibkan sumber polutan bergerak di wilayahnya. (Sumber: VOI, 2026).

– Kualitas Udara “Tidak Sehat”: Pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di titik-titik vital Jakarta Timur masih sering menunjukkan kategori tidak sehat, menempatkan warga pada risiko tinggi gangguan pernapasan kronis. (Sumber: ANTARA/IQAir, 2026).

Baca Juga:   Trump, Amerika dan Jerman: Babak Baru Geopolitik

Political Will: Antara Wewenang Formal dan Keberanian Bertindak

DPC GMNI Jakarta Timur menegaskan bahwa Political will adalah kemauan nyata untuk bertindak demi kepentingan publik, yang melampaui sekadar memiliki wewenang formal.

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur memang bukan pembuat regulasi strategis lingkungan hidup, namun ia memegang mandat penuh atas koordinasi wilayah dan tanggung jawab respons terhadap aduan warga.

Dalam konteks Jakarta Timur, political will seharusnya terwujud melalui:

– Pengawasan Lapangan yang Rigid: Termasuk inspeksi emisi cerobong dan kendaraan industri secara berkala.

– Respons Cepat Publik: Koordinasi instan terhadap laporan warga terkait polusi udara atau bau industri yang menyengat.

– Sinergi Strategis: Kolaborasi aktif dengan instansi provinsi dan kementerian untuk memastikan standar lingkungan ditegakkan tanpa kompromi.

– Transparansi Data: Membuka data kualitas udara secara jujur agar publik memahami risiko yang mereka hadapi.

Ketika kemauan politik ini lemah, fungsi administratif hanya menjadi formalitas, dan estetika kota cenderung dimenangkan di atas keselamatan nyawa warga.

Citra vs Kenyataan

“Bung Karno pernah berpesan bahawa kepemimpinan tidak diukur dari penampilan luar yang elok, tetapi keberpihakan nyata pada penderitaan rakyat,” tegas DPC GMNI Jakarta Timur.

Jakarta Timur hari ini membutuhkan kota yang aman untuk dihirup, bukan sekadar kota yang cantik untuk difoto. Tanpa keberanian mengoordinasikan pengawasan industri, estetika yang dipamerkan hanyalah Mooi Indië versi birokrasi abad ke-21 yang abai pada napas rakyatnya.***


Penulis: Mufty Arya Dwitama, Wakil Ketua Bidang Analisa Isu dan Kajian Strategis DPC GMNI Jakarta Timur

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Warisan Nasionalisme Indonesia: Nilai yang Mempertemukan Perbedaan Dalam Ikatan Persatuan
Minggu, 5 April 2026 | 12:58 WIB
Kunjungan DPK GMNI UBP Karawang ke DPP GMNI Jadi Ruang Refleksi Kepemimpinan Berbasis Marhaenisme
Sabtu, 4 April 2026 | 08:53 WIB
Tanggapi Dugaan Keracunan Massal MBG di Duren Sawit, Direktur Eksekutif Sentra Institute Soroti Lemahnya Pengawasan dan Transparansi Vendor
Jumat, 3 April 2026 | 21:24 WIB
RTH Penting, GMNI Jakarta Timur: Jangan Sampai Menumbalkan Rakyat dan Jadi Lahan Korupsi
Jumat, 3 April 2026 | 20:00 WIB
Tan Malaka Bukan Pendiri Republik?
Jumat, 3 April 2026 | 18:34 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Ijazah yang Cacat, Rekam Akademik yang Tak Lagi Menyelamatkan

Marhaenist.id - Dalam hukum administrasi dan pidana, keaslian sebuah dokumen tidak bergantung…

Megaphone Diplomacy, Upaya Penggalangan Sokongan Publik Penyelenggara Pemilu

Marhaenist - "Megaphone diplomacy" adalah upaya mengandalkan pers untuk manggalang sokongan publik,…

Gelar Diskusi Publik, GMNI-FMN-AGRA-GSBI: Agenda Reforma Agraria dalam Bayang-Bayang Militerisme dan Ancaman Krisis Pangan

Marhaenist.id, Jakarta – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Jakarta…

Peringati Hari Lahir Pancasila, Sekjend PA GMNI: Momentum Penguatan Konsepsi Bernegara Bagi Oase Indonesia Raya

Marhaenist - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia…

Sesalkan Kekerasan Aparat ke Pembentang Spanduk di Gunungkidul, Ganjar: Anda Tahu kan Itu Rakyat?

Marhaenist.id, Pontianak - Kasus kekerasan yang dilakukan oknum aparat terhadap warga yang…

Pseudo-Democracy di Indonesia: Upaya Mengembalikan Marwah Demokrasi di Pilkada 2024

Latar Belakang Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar…

Mungkin Lebih Baik GMNI Dibubarkan Saja!

Marhaenist.id - Sebagai mantan aktifis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI ),…

Tolak Gelar Pahlawan Untuk Soeharto, GMNI Halut: Ini Pengkhianatan Terhadap Sejarah

Marhaenist.id, Halmahera Utara - Peringatan Hari Pahlawan Nasional tahun ini menuai kontroversi…

Prabowo-Gibran Ingin Hapus Subsidi BBM dan LPG, GMNI: Menyengsarakan Rakyat

Marhaenist.id, Jakarta - Calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?