By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
IHSG, MSCI, dan Ekonomi Rakyat: Membaca Risiko Pasar Global dalam Tafsir Marhaenisme Nusantara
Solidaritas Padang Halaban Desak Gubernur Sumatera Utara Lakukan Mediasi Konflik Agraria
Penggusuran di Padang Halaban Oleh PT. SMART di Bawah Pengawalan Aparat adalah Bukti Keberpihakan Negara kepada Korporat
Waketum DPP GMNI: Sugiono Punya Modal Lengkap Pimpin Menko PMK
Eko-Marhaenisme Menagih Janji, Keadilan Sosial dalam Luka Ekologi Krisis Pesisir Tulungagung

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Polithinking

Waketum DPP GMNI: Sugiono Punya Modal Lengkap Pimpin Menko PMK

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Jumat, 30 Januari 2026 | 05:16 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
Pengurus DPP GMNI saat Pengukuhan (Dokpr)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Jakarta — Di tengah menguatnya isu reshuffle kabinet, nama Sugiono kian mencuat sebagai figur yang dinilai layak mengemban tanggung jawab strategis yang lebih luas di pemerintahan.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menilai rekam jejak Sugiono menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang mumpuni, khususnya dalam mengelola kebijakan lintas sektor dengan perspektif kenegaraan, bukan sektoral.

Wakil Ketua Umum DPP GMNI, Tulus Lumbantoruan, menegaskan bahwa pengalaman Sugiono di panggung diplomasi internasional menjadi modal penting untuk memimpin Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), yang memiliki kompleksitas persoalan tinggi.

“Pembangunan manusia hari ini tidak bisa dilepaskan dari dinamika global. Isu pangan, kesehatan, pendidikan, migrasi, hingga perlindungan warga negara saling berkaitan. Pengalaman Sugiono sebagai Menteri Luar Negeri memberi perspektif yang utuh dan komprehensif terhadap tantangan tersebut,” ujar Tulus dalam keterangannya di Jakarta.

Menurut GMNI, pendekatan diplomasi yang selama ini dijalankan Sugiono mencerminkan karakter kepemimpinan yang tenang, terukur, dan berpijak pada kepentingan nasional.

Karakter ini dinilai relevan untuk memperkuat koordinasi lintas kementerian dalam urusan pembangunan manusia, yang selama ini kerap dihadapkan pada ego sektoral serta tumpang tindih kebijakan.

Tulus menambahkan, posisi Menko PMK membutuhkan figur yang mampu membaca persoalan secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir, bukan sekadar menjalankan fungsi administratif.

“Mengurus pembangunan manusia bukan hanya soal program, tetapi soal arah kebijakan. Diperlukan pemimpin yang terbiasa berpikir strategis, lintas batas, serta memahami dampak kebijakan terhadap rakyat kecil. Dari rekam jejaknya, Sugiono menunjukkan kapasitas tersebut,” tegasnya.

GMNI juga menekankan bahwa penguatan koordinasi pembangunan manusia ke depan harus berorientasi pada keadilan sosial, perlindungan kelompok rentan, serta keberpihakan nyata kepada rakyat.

Baca Juga:   Skakmat Prabowo, Ganjar: Program Makan Siang Gratis Tidak Tepat Atasi Stunting

Dalam konteks ini, pengalaman internasional Sugiono justru dipandang sebagai nilai tambah, karena mampu memperluas horizon kebijakan nasional tanpa kehilangan pijakan kebangsaan.

“Ini bukan soal jabatan, tetapi soal kebutuhan negara. Dan negara hari ini membutuhkan figur yang matang, berpengalaman, serta tidak reaktif dalam mengambil keputusan,” pungkas Tulus.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

IHSG, MSCI, dan Ekonomi Rakyat: Membaca Risiko Pasar Global dalam Tafsir Marhaenisme Nusantara
Jumat, 30 Januari 2026 | 19:47 WIB
Solidaritas Padang Halaban Desak Gubernur Sumatera Utara Lakukan Mediasi Konflik Agraria
Jumat, 30 Januari 2026 | 16:22 WIB
Penggusuran di Padang Halaban Oleh PT. SMART di Bawah Pengawalan Aparat adalah Bukti Keberpihakan Negara kepada Korporat
Jumat, 30 Januari 2026 | 13:58 WIB
Foto: Krisna Wahyu Yanuar, Aktivis Literasi dan Gerakan Rakyat Kedaulatan Laut (Dokpri)/MARHAENIST.
Eko-Marhaenisme Menagih Janji, Keadilan Sosial dalam Luka Ekologi Krisis Pesisir Tulungagung
Kamis, 29 Januari 2026 | 23:32 WIB
GMNI Surabaya Dukung Polri Tetap Berada di Bawah Presiden
Kamis, 29 Januari 2026 | 21:23 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Imanuel Chayadi vs Independesi GMNI: Siapakah Pemenangnya?

Marhaenist.id - Ada sebuah berita yang berjudul "GMNI Tolak Ikut Gerakan Pemakzulan…

Gelar PPAB, GMNI UIN Salatiga Tanamkan Jiwa Nasionalis dan Sosialis

Marhaenist.id, Salatiga - Dewan Pimpinan Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Pengesahan RUU KUHAP Dinilai Mengancam Demokrasi: DPR Dituding Abaikan Gelombang Kritik Publik

Marhaenist.id, Jakarta - Pengesahan Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU…

Pilpres 2024, Independensi PA GMNI Diuji

Marhaenist.id - Pada Pemilihan Presiden (Pilpres) Indonesia 2024, Sempat beredar kabar dan…

GMNI Penajam Gelar PPAB Cetak Marhaenis Muda Berjiwa Nasionalisme dengan Semangat yang Berasaskan Pancasila

Marhaenist.id, Penajam - Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

PA GMNI Dalami Pembelajaran Hukum Acara Perselisihan Hasil Pemilu

Marhaenist - Mahkamah Konstitusi (MK) melalui Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi (Pusdik…

Konsep “Partai Perorangan” PSI

Marhaenist.id - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) selama ini dikenal sebagai partai yang…

Cara Melawan Kapitalisme (2): Sang Karyawan Hemat

Marhaenist.id - Ini adalah adalah sebuah cerita yang saya adopsi dari praktik nyata…

‘Tak Tahu Berterima Kasih’, Perkataan Dedy Pada Seorang Anak Kecil Seperti Maling Teriak Maling dan Hanya Melukai Hati

Marhaenist.id - Dedi Cozbuzzer (DC) adalah contoh nyata bagaimana prilaku manusia yang…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?