By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Ketua GMNI NTT Desak Presiden Prabowo Tetapkan Perangkat Desa sebagai ASN atau PPPK

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Marianus Krisanto Haukilo, Ketua DPD GMNI Nusa Tenggara Timur (Dokpri)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Kupang – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Nusa Tenggara Timur, Marianus Krisanto Haukilo, meminta Presiden Prabowo Subianto menetapkan kebijakan agar perangkat desa diberi kesempatan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sebagaimana yang saat ini berlaku bagi pendamping desa.

Permintaan tersebut disampaikan Marianus bertepatan dengan peringatan Hari Desa Nasional, pada Kamis (15/1/2026), yang menandai diundangkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Menurut Marianus, lahirnya UU Desa merupakan bentuk pengakuan negara terhadap posisi strategis desa sebagai ujung tombak pembangunan nasional. Desa tidak hanya dipandang sebagai komunitas administratif, tetapi juga sebagai pusat penggerak pembangunan berbasis nilai dan kearifan lokal.

“Ideologi Marhaenisme yang digagas Bung Karno berakar dari petani desa sebagai pemilik alat produksi kecil yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri, namun tetap berada dalam ketimpangan sosial dan ekonomi. Karena itu, kesejahteraan perangkat desa sebagai dinamisator dan administrator pemerintahan di tingkat desa harus menjadi perhatian serius pemerintah,” kata Marianus.

Ia menegaskan bahwa beban kerja perangkat desa sangat tinggi, mulai dari pelayanan administrasi, pendataan, hingga pelaksanaan berbagai program pemerintah pusat dan daerah. Namun, hingga kini penghasilan mereka belum sepenuhnya sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2019.

“Perangkat desa bekerja dari pukul 08.00 hingga 16.00 WITA setiap hari, dengan beban kerja yang menyita waktu dan tenaga. Kesempatan untuk mencari tambahan penghasilan sangat terbatas, sementara hak pengupahan belum sepenuhnya terpenuhi sesuai regulasi. Karena itu, sangat wajar jika mereka diberi peluang menjadi ASN atau PPPK,” tegasnya.

Marianus juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data Indeks Desa Membangun (IDM) 2024, dari total 3.173 desa di Provinsi NTT, masih terdapat kesenjangan pembangunan yang besar. Rinciannya, terdapat 47 desa sangat tertinggal, 986 desa tertinggal, 1.546 desa berkembang, 355 desa maju, dan hanya 27 desa mandiri.

Baca Juga:   GMNI Sulawesi Barat Serukan Rekonsiliasi dan Dukung Kongres Persatuan

“Data ini menunjukkan bahwa desa-desa di NTT masih membutuhkan dukungan kebijakan yang kuat dan sumber daya manusia yang profesional. Program Presiden Prabowo seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, dan Kampung Nelayan Merah Putih harus benar-benar menjadikan masyarakat desa sebagai subjek utama pembangunan,” ujarnya.

Selain itu, Marianus menilai program One Village One Product (OVOP) yang dicanangkan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena memiliki potensi besar, namun membutuhkan manajemen yang lebih terencana dan terukur.

“OVOP akan berhasil jika diawali dengan identifikasi potensi unggulan desa, diikuti intervensi anggaran sebagai stimulan, pendampingan tenaga profesional, hingga akses jaringan pemasaran. Tanpa itu, program ini akan menghadapi banyak kendala di lapangan,” pungkas Marianus.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Foto: Saat Abidin Fikri memaparkan materi Sosialisasi Empat Pilar dihadapan Mahasiswa Yogjakarta, Senin (20/4/2026) (Dok. Abidin Fikri)/MARHAENIST.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
Senin, 20 April 2026 | 23:18 WIB
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Senin, 20 April 2026 | 22:09 WIB
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
Senin, 20 April 2026 | 21:21 WIB
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
Senin, 20 April 2026 | 13:49 WIB
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa
Senin, 20 April 2026 | 12:35 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Ribuan Warga Solo Raya di Sumut Nyatakan Dukung Ganjar-Mahfud, Siap Menangkan Presiden Rakyat

Marhaenist.id, Simalungun - Sebanyak dua ribu warga asal Solo Raya di Kabupaten…

DPP GMNI Dorong Hilirisasi Adil dan Berkelanjutan untuk Bangsa

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

DPK GMNI Faperta-Sainstek UNARS Situbondo Menyatakan Sikap Tegas: Tolak Tambang Nikel di Raja Ampat

Marhaenist.id, Situbondo - Dewan Pengurus Komisariat (DPK) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Aktualisasi Marhaenisme dalam Gerakan, GMNI Malang Gelar KTD

Marhaenist.id, Malang - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Tiongkok yang Terbangun: Antara Ambisi Adidaya dan Narasi Jebakan Utang

Marhaenist.id - Napoleon Bonaparte pernah mengatakan, “Biarkan Tiongkok tertidur, sebab ketika ia…

Jangan Mereduksi GMNI Sebagai Wadah Perpanjangan Karir!

Marhaenist.id - Tentunya kita mengucap syukur Alhamdulillah lantaran kita baru saja memperingati…

DPC GMNI Touna Sukses Gelar Kegiatan Akrab Marhaenis

Marhaenist.id, Touna - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Gelar Diskusi Terbatas dengan Perhimpunan Agenda 45, Andi Widjajanto: Indonesia Butuh Strategi Tepat Hadapi Perubahan Global

Marhaenist.id, Jakarta - Tatanan Global tengah bergeser menuju sebuah tatanan baru, saat…

Partai NasDem resmi mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai (Capres) calon presiden di 2024 oleh Ketua Umum NasDem Surya Paloh. Flash/Detik

NasDem Deklarasikan Anies Baswedan Capres Ditengah Suasana Berkabung Tragedi Kanjuruhan

Marhaenist - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh mengumumkan Anies…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?