By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Seruan Ideologis, GMNI Halut Dukung Kongres Persatuan Tanpa Intervensi Kekuasaan

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Minggu, 13 Juli 2025 | 18:17 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Foto: Bung dan Sarinah GMNI Halut (ist)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Halut – Merespon dinamika nasional Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang dirundung perpecahan sejak Kongres Ambon tahun 2019, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Halmahera Utara (Halut) menyerukan agar Kongres Persatuan dilaksanakan tanpa intervensi kekuasaan serta bebas dari kepentingan sempit elit organisasi.

Secara historis sejak berdirinya pada tahun 1954, GMNI itu sendiri telah diwarnai dengan berbagai gelombang dinamika internal, termasuk perpecahan yang menghasilkan dualisme kepemimpinan. Tarik-menarik kepentingan serta intervensi kekuasaan, telah menjadi potret buruk dalam sejarah yang perlu diambil pelajaran.

Kini, GMNI kembali diperhadapkan dengan dinamika nasional serupa. Perpecahan yang tejadi sejak tahun 2019 yang menghasilkan dualisme kepemimpinan, hingga sekarang tak kunjung bersatu ditingkat pusat, DPP, hingga berimbas pada DPD dan DPC GMNI Se-Indonesia. Perpecahan itu sendiri secara organisasi telah melemahkan jantung pergerakan, menggores luka, serta memerosotkan ruh kebangsaan GMNI.

Perpecahan ini tidak hanya melumpuhkan semangat kader akar rumput dalam menjalankan roda organisasi tetapi secara ideologis telah mencederai ruh persetuan sebagai jembatan menuju kemerdekaan, jembatan mencapai tujuan yang menjadi basis pemikiran Bung Karno.

Kita juga tak boleh lupa bahwa GMNI sendiri lahir dari tiga organisasi mahasiswa dengan nama berbeda, dari tempat berbeda. Tetapi jangan lupa, mereka punya tujuan yang sama, yakni sama-sama menyelamatkan kaum marhaen Indonesia. Itulah semangat ideologis yang amat penting, maha penting, yang tak boleh kita lupakan, apalagi luput dari kita.

Atas dasar semangat itu, apabila kongres versi-versian masih dipaksakan maka ini tidak hanya memperpanjang kelumpuhan organisasi tetapi sekaligus telah melenceng jauh dari cita-cita organisasi, cita-cita marhaenis Indonesia untuk kejayaan GMNI serta kemenangan kaum marhaen. Akhirnya, persatuan bukanlah hanya sekedar pilihan, ia adalah satu-satunya jalan ideologis yang harus ditempuh.

Baca Juga:   GMNI Gelar Dialog Terbuka Kader, Bahas Tantangan dan Potensi Organisasi Ideologis

Menyikapi dinamika ini DPC GMNI Halut melalui Ketua DPC GMNI Halut, Erik Sibu menyerukan agar dualisme kepemimpinan GMNI harus segera di akhiri, dengan bersikap:

1. DPC GMNI Halut mendukung penuh pelaksanaan kongres persatuan yang bebas dari intervensi kekuasaan.

2. DPC GMNI Halut mendorong terbentuknya Forum Nasional Komunikasi Persatuan untuk segera melaksanakan KLB GMNI.

3. DPC GMNI Halut mendesak agar dihentikan segala bentuk upaya memecah belah DPC dan DPD se-Indonesia hanya demi kepentingan politik sempit.***

Penulis: Redaksi/Editor: Redaksi.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Foto: Saat Abidin Fikri memaparkan materi Sosialisasi Empat Pilar dihadapan Mahasiswa Yogjakarta, Senin (20/4/2026) (Dok. Abidin Fikri)/MARHAENIST.
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama H. Abidin Fikri Perkuat Semangat Kebangsaan Mahasiswa di Yogyakarta
Senin, 20 April 2026 | 23:18 WIB
GMNI Jakarta Timur Soroti Dugaan Cacat Hukum Transaksi Tanah, Desak Keadilan Agraria untuk Kaum Marhaen
Senin, 20 April 2026 | 22:09 WIB
Marhaenisme dalam Titik Nadir Rakyat
Senin, 20 April 2026 | 21:21 WIB
MBG, Sukarno, dan Politik di Meja Makan
Senin, 20 April 2026 | 13:49 WIB
PA GMNI Kaltim: Aksi 21 April Harus Jadi Momentum Koreksi dan Menjaga Marwah Pergerakan Mahasiswa
Senin, 20 April 2026 | 12:35 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Persatuan Alumni GMNI dan GMNI Touna Gelar Donor Darah dalam Rangka Bulan Bung Karno

Marhaenist.id, Touna : Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Pseudo-Democracy di Indonesia: Upaya Mengembalikan Marwah Demokrasi di Pilkada 2024

Latar Belakang Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar…

Ganjar: Bansos Kewajiban Negara, Tidak Boleh Diklaim Pihak Tertentu!

Marhaenist.id, Jakarta - Persoalan bantuan sosial menjadi topik menarik dalam perhelatan debat…

Sikap GMNI Bandung: Bandung Bukan Arena Konsolidasi Patologi, Tetapi Historis Manifestasi Persatuan Ideologi

Marhaenist.id - Di Bandung, Soekamo tak hanya belajar menuntut ilmu, melainkan membangun…

Pemimpin Baru Yogya Harus Bisa Wujudkan Kota Yang Bersih, Berbudaya, Bermartabat dan Berkemajuan

Marhaenist.id, Yogyakarta - Lima tahun ke depan, Yogyakarta akan menjadi kota yang…

Mungkinkah De-Sukarnoisasi Djilid II Terjadi ?: Rekonsilisasi Elit & Harga Sembako Melejit era Pseudo-Demokrasi 2024

Marhaenis.id - Pada 2019, tahun yang tepat, hajatan demokrasi seperti Pemilihan Presiden…

GMNI Situbondo Tolak Pemberian Gelar Pahlawan Nasional Kepada Soeharto

Marhaenist.id, Situbondo - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Jelang Pilkada 2024, KIPP Wakatobi Ingatkan KPU dan Bawaslu Jaga Netralistas

Marhaenist.id, Wakatobi - Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kabupaten Wakatobi meminta penyelenggara…

Seleksi CPNS Akan Segera Dibuka, Siapkan Dirimu Ini Jadwal Pendaftarannya

Marhaenist - Pendaftaran CPNS 2024 dikabarkan akan mulai dibuka pada bulan Juli.…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?