By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Opini

Mengapa Tahun Baru Terdengar Istimewa?

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Rabu, 1 Januari 2025 | 16:39 WIB
Bagikan
Waktu Baca 3 Menit
Selamat Tahun Baru 2025 (Sumber Foto: pngtree)/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Sudah bukan rahasia lagi bagi kita semua, “Tahun Baru” selalu menjadi waktu yang paling ditunggu-tunggu. Kata-kata penuh penantian yang sering terdengar, “Tinggal beberapa hari lagi, kita sudah memasuki tahun baru.” Momen tahun baru menjadi tamu penantian sekaligus paling istimewa bagi setiap orang.

Setelah memasuki tanggal 1 Januari (tahun baru), semua orang berperilaku sopan tanpa diperintah, berjabat tangan saling ucap selamat, bergembira dan berbahagia karena penantian dua belas bulan lamanya telah tiba. Hati kecil kita seolah-olah memerintahkan kita bahwa “inilah saatnya” untuk melakukan segala sesuatu yang baru pula.

Pertanyaannya, mengapa hari Tahun Baru terdengar istimewa dan menjadi sesuatu yang paling ditunggu dibandingkan dengan hari-hari biasa lainnya? Apakah hari Tahun Baru sengaja diciptakan spesial oleh Tuhan?

Tentu saja tidak. Hari Tahun Baru hanya hitungan waktu dalam kalender yang disepakati, tetapi sesungguhnya setiap hari, setiap jam, setiap detik diciptakan spesial. Mengapa kita hanya begitu menantikan hari itu dan berbahagia ketika hari itu tiba?

Jawabannya, karena kita mengidentifikasi hari itu sebagai hari istimewa, memandang hari itu sebagai hari besar dan penuh bahagia, padahal hari Tahun Baru tidak diciptakan khusus, hanya pandangan kita yang membuatnya menjadi hari khusus dan spesial. Dengan demikian, perilaku kita pun mengikuti apa yang kita anggap dan yakini spesial.

Jika cara pandang kita membuatnya begitu berharga dan istimewa, mengapa kita tidak memandang hari-hari biasa sebagai hari berharga dan istimewa?

Apakah kamu telah menunggu Tahun Baru untuk menikmati hidup dan merasa bahagia? Bukankah setiap hari itu sama, ada pagi, ada siang, dan ada malam? Sama istimewanya, bukan?

Mengapa tidak menantang diri untuk membuat setiap hari terasa seperti hari Tahun Baru dengan menjadikan setiap hari “menjadi” hari Tahun Baru. Biarkan diri kita bahagia setiap hari, berjabat tangan dan berucap selamat setiap hari karena sesungguhnya setiap hari adalah hari baru dan itu berharga.

Baca Juga:   Inisiatif Kebijakan Impor Garam dan Gula

Kita tidak perlu menunggu “Tahun Baru”, menghabiskan dua belas bulan lamanya untuk menikmati hidup dan merasa bahagia. Ini adalah tantangan pola pikir dan mulai menjalani hidup bahagia setiap hari.***


Penulis: Erik Risaldi Sibu, Kader GMNI Halmahera Utara.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

DPD GMNI Sulbar Minta Kejati Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Perusda Milik Pemprov

Marhaenist.id, Mamuju - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat (Sulbar) memanggil mantan Gubernur…

Prihatin Dengan Kondisi Demokrasi, Keluarga Besar GMNI Kritisi Intervensi Presiden Jokowi di Pemilu 2024 Lewat Manifesto Politik

Marhaenist.id, Jakarta - Keluarga Besar Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) membacakan Manivesto…

Gelar Aksi Kemanusiaan, GMNI Touna Serakan Bantuan untuk Korban Gempa Poso

Marhaenist.id, Touna - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tojo Una-Una (Touna) menyerahkan…

Kasat Narkoba Polres Berhasil Gagalkan Penyelundupan 76 Kg Sabu, Ketua DPC GMNI Asahan Berikan Apresiasi

Marhaenist.id, Asahan - Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan di bawah kepemimpinan Kasat…

Sikapi Situasi Nasional Saat Ini, DPP GMNI Terbitkan ‘Seruan Pejuang Pemikir – Pemikir Pejuang’

Marhaenist.id, Jakarta - Di tengah eskalasi demonstrasi nasional yang dipicu oleh ketimpangan…

Politik Budi Nurani Ir. Sukarno

Marhaenist.id - Dalam menggambarkan tokoh-tokoh yang berani dan bijaksana, saya selalu dihinggapi…

Aceh, Helsinki, dan Konstelasi Kekuasaan Baru: Dari Perlawanan ke Koalisi Elit

Marhaenist.id - Dua dekade setelah Perjanjian Damai Helsinki 2005, relasi antara Negara…

Kasus Oplosan BBM: Negara Harus Bertanggung Jawab atas Kerugian Konsumen

Marhaenist.id, Jakarta - Terungkapnya praktik pengoplosan BBM di PT Pertamina Patra Niaga…

Jaga Demokrasi, Ribuan Alumni Perguruan Tinggi se-Jawa Barat Deklarasi Dukung Ganjar

Marhaenist.id, Jakarta - Ribuan alumni perguruan tinggi se-Jawa Barat mendeklarasikan diri untuk…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?