By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Kabar GMNI

Rencana Perluas Perkebunan Sawit, Kader GMNI Kota Tangsel Kritik Presiden

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Rabu, 1 Januari 2025 | 11:28 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
Apriansyah, Kader GMNI Kota Tangsel/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id, Tangsel – Pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong perluasan perkebunan kelapa sawit dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) RPJMN 2025–2029 menuai kritik dari berbagai pihak.

Dalam pidatonya di Jakarta pada Senin (30/12/2024), Prabowo menyebut bahwa kelapa sawit merupakan aset negara yang harus dijaga dan dikembangkan lebih luas.

“Itu aset-aset negara dan saya kira ke depan kita harus tambah tanam kelapa sawit. Nggak usah takut (dengan) apa itu, membahayakan (karena menyebabkan) deforestation,” ujar Prabowo di hadapan kepala daerah dan sejumlah pejabat negara.

Prabowo juga menegaskan bahwa kelapa sawit mampu menyerap karbon dioksida, sehingga tudingan bahwa sawit menjadi penyebab emisi adalah tuduhan yang ia anggap tidak berdasar.

“Namanya kelapa sawit itu ya pohon, ya kan. Bener nggak? Kelapa sawit itu ya pohon, ada daunnya,” tambahnya.

Menurutnya, Eropa bahkan merasa panik jika pasokan minyak sawit Indonesia terganggu. Meski beberapa negara sempat menerapkan larangan impor sawit yang dianggap terlibat dalam deforestasi, Prabowo menyebut bahwa minyak sawit Indonesia tetap menjadi kebutuhan strategis di pasar global.

Apriansyah Wijaya, kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Tangerang Selatan, melalui unggahannya di Instagram pada Selasa (31/12/2024).

Ia menilai pernyataan Prabowo yang menyamakan kelapa sawit dengan hutan menunjukkan pemahaman yang keliru mengenai fungsi ekosistem.

“Hutan tropis bukan sekadar kumpulan pohon yang menyerap karbon, tetapi ekosistem yang mendukung ribuan spesies, menjaga siklus air, dan menyimpan karbon jauh lebih besar daripada perkebunan sawit,” tulisnya.

Apriansyah juga menyoroti dampak buruk dari ekspansi sawit, seperti deforestasi, pengeringan lahan gambut, konflik lahan, dan pelanggaran hak masyarakat adat.

Menurutnya, kebijakan yang lebih bijak adalah memaksimalkan produktivitas lahan sawit yang ada dengan praktik berkelanjutan daripada terus memperluas lahan.

Baca Juga:   Kedepankan Spirit Gotong-Royong, GMNI Resmi Terbentuk di Bumi Lamaranginang

“Kalau kita terus berpikir sesederhana ini, jangan heran kalau generasi mendatang hanya bisa mengenal hutan Indonesia dari cerita sejarah,” sindirnya.

Pandangan Apriansyah mencerminkan kekhawatiran generasi muda terhadap keberlanjutan lingkungan di tengah fokus pemerintah pada pembangunan ekonomi berbasis sumber daya alam.***

Penulis: Redaksi/Editor: Bung Wadhaar.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

Manifesto Ekonomi Nasional GMNI

Marhaenist.id - Akhir-akhir ini ekonomi Indonesia tengah berada dalam kondisi yang tidak…

DPC PA GMNI Bengkalis Ucapkan Selamat atas Terselenggaranya Konfercab Ke- I GMNI Bengkalis

Marhaenist.id, Bengkalis - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Mengapa PDI Perjuangan Memecat Joko Widodo?

Marhaenist.id, Jakarta - PDI Perjuangan resmi memecat pemecatan Joko Widodo (Jokowi), Gibran…

Alumni GMNI Ingatkan Gagasan Soekarno untuk Mengatasi Situasi Global

Marhaenist.id, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Sekelompok suporter membawa seorang korban pria di stadion Kanjuruhan, Malang selama huru-hara keributan terjadi. AFP/Getty Images

127 Orang Tewas Dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang

Marhaenist - Sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal dunia dalam tragedi yang terjadi…

Alumni UI Garda Pancasila (AUIGP) Dukung DPR-RI Gunakan Hak Angket

Marhaenist.id, Jakarta - Alumni Universitas Indonesia Garda Pancasila (AUIGP) mendukung DPR RI…

Pengesahan RUU KUHAP Dinilai Mengancam Demokrasi: DPR Dituding Abaikan Gelombang Kritik Publik

Marhaenist.id, Jakarta - Pengesahan Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU…

UKT Mahal, Sekjend DPP GMNI: Pendidikan Harus Dijamin Oleh Pemerintah

MARHAENIST - Munculnya persoalan tentang mahalnya uang kuliah tunggal (UKT) mendapat respon…

Bahayakan Demokrasi, Alumni GMNI Kecam Revisi Putusan MK Terkait UU Pilkada

MARHAENIST - Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengecam dan menentang keras…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?