By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Tamansiswa: Membangun Pedagogi Indonesia
Negeri Kaya, Buruh Sengsara: Saat Negara Menjadi Pelayan Modal
Aliansi PERISAI Tegaskan “MayDay Bukan Pesta”, Serukan Aksi Nasional di Berbagai Daerah
Mahasiswa Apatis, Ketua DPK GMNI STIE Indonesia Jakarta Soroti Sikap Individualis dan Pentingnya Kesadaran Kolektif
Menuju Indonesia Emas 2045, DPP GMNI Dorong Pemanfaatan Kebudayaan Nasional

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
Indonesiana

5 Lukisan Bertema Jokowi Dibredel, Intervensi Kekuasaan Merambah ke Dunia Seni Rupa

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 21 Desember 2024 | 02:14 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
4 Lukisan Yos Suprapto yang dibredel oleh Pihak Galeri Nasional untuk tidak dipamerkan. Satu lukisan tidak ditampilkan karena terlalu vulgar atau berfose bugil/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Pelukis Yos Suprapto menggelar pameran tunggal di Galeri Nasional, Jakarta (19/12). Sebanyak 30 lukisan dipajang dalam pameran bertajuk: “Kebangkitan: Tanah Untuk Kedaulatan Pangan”.

Apa yang terjadi pada malam pembukaan pameran membuktikan ada intervensi kekuasaan yang mulai merambah dunia seni rupa di Indonesia. Pihak keamanan meminta 5 dari 30 lukisan dilarang untuk ditampilkan.

Yos Suprapto menolak dengan tegas, akibatnya pintu masuk Galeri Nasioal disegel aparat keamanan. Pengunjung yang sudah berderet masuk gagal menyaksikan semua lukisan yang ada di dalam.

5 lukisan yang dibredel bertema sosok penguasa dan intrik politik kekuasaannya. Lukisan pertama menggambarkan sosok penguasa duduk di kursi singgasana. Di belakangnya ada kekuatan Polisi dan Militer sementara di bawah kaki penguasa ada beberapa sosok elite yang sedang bersusah payah menghamba di bawah ancaman senapan.

Lukisan kedua bercerita tentang seekor banteng merah bermoncong putih yang sedang dibujuk seseorang berbaju putih dengan latar belakang Bangunan Istana Negara bertulis tahun 2010.

Pada lukisan ketiga mencitrakan kursi kekuasaan yang dibawa terbang oleh seorang berwajah lelaki setengah baya namun bertubuh bayi. Sementara pada lukisan keempat mengilustrasikan sosok petani yang sedang menyuapi lelaki berpakaian pejabat yang sedang tergeletak tak berdaya.

Yang terakhir lukisan dengan latar belakang bangunan IKN, di depannya 2 sosok telanjang mengilustrasikan proses persenggamaan dan perselingkuhan disaksikan puluhan kepala berbagai ekspresi kemarahan. Salah satu sosok telanjang memakai mahkota khas negara Tiongkok.

Jika kemudian 5 lukisan tersebut diartikan sebagai Jokowi hingga berujung pembredelan, maka justru menjadi penegasan makna dari lukisan tersebut. Sosok mantan orang nomer satu di Republik ini selama 10 tahun yang sudah kebal dihujat dan dicaci maki, namun mendadak geram pada 5 lukisan yang bercerita banyak hal.

Baca Juga:   Surat Megawati ke Iran Jadi Perhatian Internasional, Pesannya Dinilai Mewakili Suara Moral Indonesia

Apakah seorang Jokowi sedang berkuasa? Secara aturan tidak. Dia justru lebih berkuasa saat meninggalkan singgasana, membawa terbang kursi kekuasaan.

Seniman dalam posisi tatanan sosial menjadi jembatan antara penguasa dan rakyatnya. Jika katalisator itu ikut dibungkam maka tinggal menunggu waktu meledaknya kemarahan rakyat kepada penguasanya.


Penulis : Dahono Prasetyo, Tokoh Nasional.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Ad image

ARTIKEL TERBARU

Tamansiswa: Membangun Pedagogi Indonesia
Kamis, 30 April 2026 | 21:47 WIB
Negeri Kaya, Buruh Sengsara: Saat Negara Menjadi Pelayan Modal
Kamis, 30 April 2026 | 19:07 WIB
Aliansi PERISAI Tegaskan “MayDay Bukan Pesta”, Serukan Aksi Nasional di Berbagai Daerah
Kamis, 30 April 2026 | 18:56 WIB
Mahasiswa Apatis, Ketua DPK GMNI STIE Indonesia Jakarta Soroti Sikap Individualis dan Pentingnya Kesadaran Kolektif
Kamis, 30 April 2026 | 16:59 WIB
Menuju Indonesia Emas 2045, DPP GMNI Dorong Pemanfaatan Kebudayaan Nasional
Kamis, 30 April 2026 | 14:53 WIB

BANYAK DIBACA

Cara Melakuan Registrasi Data Alumni GMNI di Website Resmi PA GMNI
Cara Masuk di Login Database Alumni Untuk Mendapatkan Kartu Anggota di Website PA GMNI
Negara Hukum Berwatak Pancasila
Tirani yang Tersenyum dalam Bayang Kiamat Epistemik: Evolusi Kekuasaan dari Orwellian ke Huxleyian – Part I
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa

Lainnya Dari Marhaenist

Waketum DPP GMNI: Sugiono Punya Modal Lengkap Pimpin Menko PMK

Marhaenist.id, Jakarta — Di tengah menguatnya isu reshuffle kabinet, nama Sugiono kian…

Gelar Konfercablub, Ogi Sahputra – Daniel Alfa Resmi Terpilih sebagai Ketua dan Sekretaris DPC GMNI Pekanbaru Periode 2025-2027

Marhaenist.id, Pekanbaru - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Marhaenisme: Suatu Tanya Jawab Sederhana

Marhaenist.id -Tanya jawab sederhana berikut ini penulis buat atas dasar inisiatif penulis…

Jokowi Kecam Israel Atas Pembunuhan Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh

Marhaenist - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecam keras pembunuhan pemimpin Hamas Ismail…

Kasus Bahar Bin Smith Aniaya Banser: Tantangan Bagi Reformasi Polri

Marhaenist.id - Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan tokoh kontroversial Bahar Bin Smith…

Manajer Asing Pimpin BUMN: Saatnya Berhenti Merasa Rendah Diri

Marhaenist.id - Rencana pemerintah membuka peluang bagi manajer asing untuk memimpin Badan…

GMNI Touna Kecam Aksi Dugaan Intimidasi Sekdes Kepada Anak di Bawah Umur hingga Nekat Melakukan Aksi Bundir

Marhaenist.id, Touna - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia(GMNI) Tojo…

Dukung Rakyat Kecil, Kepengurusan DPC GMNI Purworejo Resmi Dilantik

Marhaenist - Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)…

Mengenal Aliran-Aliran Filsafat!

Marhaenist.id - Ada satu teman bertanya yang telah lama mengusik dalam pikirannya.…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format
  • ▪️Donasi Perjuangan

Vivere Pericoloso

🎧 Radio Online

Copyright © 2026 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Marhaenist
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?