By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Marhaenist
Log In
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Onward Issue:
Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika

Vivere Pericoloso

Ever Onward Never Retreat

Font ResizerAa
MarhaenistMarhaenist
Search
  • Infokini
    • Internasionale
  • Marhaen
    • Marhaenis
    • Marhaenisme
    • Study Marhaenisme
    • Sukarnoisme
  • Indonesiana
    • Kabar Alumni GMNI
    • Kabar GMNI
  • Kapitalisme
  • Polithinking
  • Insight
    • Bingkai
    • Historical
  • Manifesto
  • Opini
Ikuti Kami
Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.
ArtikelStudy Filsafat

Menggali Makna Pemikiran Ki Hadjar Dewantara: “Jadikan Setiap Tempat adalah Sekolah, Jadikanlah Setiap Orang adalah Guru”

La Ode Mustawwadhaar
La Ode Mustawwadhaar Diterbitkan : Sabtu, 14 Desember 2024 | 00:44 WIB
Bagikan
Waktu Baca 2 Menit
Foto: Ki Hadjar Dewantara lagi sedang mengajar dan kata-katanya/MARHAENIST.
Bagikan

Marhaenist.id – Dalam perspektif filsafat, pernyataan Ki Hadjar Dewantara “Jadikanlah Setiap Tempat adalah Sekolah, Jadikanlah Setiap Orang adalah Guru” mencerminkan pandangan bahwa pengetahuan tidak terbatas pada institusi formal, tetapi dapat ditemukan dalam setiap interaksi, pengalaman, dan refleksi yang kita jalani. Dunia ini adalah ruang pendidikan sejati, dan setiap individu adalah pemangku hikmah yang memiliki sesuatu untuk diajarkan.

Dari sudut pandang epistemologi, gagasan ini menunjukkan bahwa kebenaran dan pengetahuan tidak hanya berasal dari satu sumber otoritatif, seperti buku atau lembaga pendidikan. Sebaliknya, setiap pengalaman hidup memiliki nilai intrinsik sebagai “data mentah” yang dapat diolah menjadi pengetahuan.

Misalnya, pelajaran moral dapat ditemukan dalam hubungan antar manusia, sedangkan kebijaksanaan praktis dapat diperoleh melalui pengamatan terhadap alam. Dalam pandangan ini, setiap tempat adalah ruang bagi proses belajar yang tak berkesudahan, dan makna dari tempat itu tergantung pada kemampuan individu untuk menafsirkan pengalaman.

Pernyataan ini juga mengandung implikasi etis. Dengan menganggap setiap orang sebagai guru, kita diajak untuk mengembangkan sikap rendah hati dan terbuka terhadap perspektif orang lain. Filsuf seperti Socrates menekankan pentingnya dialog dan belajar dari orang-orang di sekitar kita, terlepas dari status atau pengetahuan formal mereka.

Setiap individu, melalui perjuangan hidupnya, memiliki narasi unik yang dapat memperkaya pemahaman kita tentang dunia. Ini juga menantang kita untuk melihat manusia lain sebagai sumber hikmah, bukan sebagai kompetitor atau objek.

Secara eksistensial, ungkapan ini mengingatkan bahwa pembelajaran adalah bagian dari hakikat keberadaan manusia. Dalam setiap langkah hidup, manusia terus-menerus mencari makna.

Menjadikan setiap tempat sebagai sekolah dan setiap orang sebagai guru berarti menjalani hidup dengan kesadaran penuh (mindfulness) bahwa setiap momen memiliki potensi untuk mengajar sesuatu yang baru.

Baca Juga:   Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso

Dengan demikian, hidup menjadi perjalanan yang penuh dengan peluang untuk bertumbuh dan memahami lebih dalam tentang diri sendiri, orang lain, dan alam semesta.***


Disusun oleh Redaksi yang diambil dari berbagai macam sumber.

iRadio
Bagikan Artikel
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print

ARTIKEL TERBARU

Demokrasi Bukan Dagangan Elite: GMNI Situbondo Tolak Tegas Pilkada oleh DPRD
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Dokumen Rahasia Amerika: AS Mengetahui Skala Pembantaian Tragedi 1965
Selasa, 13 Januari 2026 | 10:42 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Kendalikan Hama Belalang dengan Ayam: Kebijakan Kemandirian Pangan Ibrahim Traoré di Burkina Faso
Senin, 12 Januari 2026 | 19:19 WIB
Sukarno dan Analisis Anti-Kolonialnya yang tidak Rasis
Senin, 12 Januari 2026 | 15:03 WIB
Foto: Ibrahim Traore, Presiden Burkina Faso (Sumber: Inilah.com)/MARHAENIST.
Ibrahim Traoré, Pan-Afrikanisme dan Langkah-Langkahnya untuk Kedaulatan Afrika
Senin, 12 Januari 2026 | 15:02 WIB

BANYAK DIBACA

Negara Hukum Berwatak Pancasila
Kelompok Cipayung Plus Jatim Ajak Masyarakat Utamakan Persatuan dan Perdamaian Bangsa
DPR Nilai Saatnya Mahkamah Agung Bersih-Bersih
UU PDP Disahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Pengawas Independen
Beliau Ini Tukang Buat Masjid Bagus

Lainnya Dari Marhaenist

GMNI Demo KPU dan DPR Yang Adakan Rapat Konsinyering di Malam Hari

MARHAENIST - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menggelar demonstrasi di depan Hotel…

GMNI: Konstitusi Dibegal, Demokrasi Dikebiri

MARHAENIST - Dalam UUD tahun 1945 hasil amandemen, Pasal 1 Ayat (2)…

Perempuan dan Kesejahteraan Buruh Era Rezim Jokowi

Marhaenist - hampir secara keseluruhan masyarakat internasional, mengetahui bahwa 1 mei merupakan…

Menyalakan Api Konferensi Asia-Afrika

Marhaenist.id - Tujuh puluh tahun lalu, Bandung menjadi saksi sebuah kebangkitan moral…

Refleksi Hari Perempuan Internasional: Guyonan Seksis, Cerminan Mentalitas Bobrok!

Marhaenist.id - Perempuan selalu dielu-elukan sebagai simbol keindahan, kelembutan, dan inspirasi. Namun,…

Dukung Langkah Kongres Persatuan, GMNI Mamasa Serukan Rekonsiliasi Internal dan Nasional 

Marhaenist.id, Mamasa - Gerakan mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) akan segera mengelar Kongres…

Toleransi Beragama: Jalan Hidup Damai Antar Umat Beragama di Indonesia

Marhaenist.id - Ketika anda menganggap pemeluk agama lain adalah sesat, memangnya mereka…

Ibu, Ibu, dan Sejarah Hari Ibu

Marhaenist.id - Setiap tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu. Peringatan Hari…

DPC PA GMNI Touna Apresiasi Kunjungan Bubati ke Mahasiswa Touna di Gorontalo

Marhaenist.id, Touna - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa…

Tampilkan Lebih Banyak
  • Infokini
  • Indonesiana
  • Historical
  • Insight
  • Kabar Alumni GMNI
  • Kabar GMNI
  • Bingkai
  • Kapitalisme
  • Internasionale
  • Marhaen
  • Marhaenis
  • Marhaenisme
  • Manifesto
  • Opini
  • Polithinking
  • Study Marhaenisme
  • Sukarnoisme
Marhaenist

Ever Onward Never Retreat

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • ▪️ Kirim Artikel
  • ▪️ Format

Vivere Pericoloso

🎧 Online Radio

Copyright © 2025 Marhaenist. Ever Onward Never Retreat. All Rights Reserved.

Marhaenist
Ikuti Kami
Merdeka!

Masuk ke akunmu

Lupa passwordmu?